JawaPos.com – Format kompetisi Championship musim 2025-2026 dinilai sudah berada di jalur yang tepat. Jumlah pertandingan yang lebih banyak dianggap mampu menciptakan persaingan yang lebih kompetitif sekaligus membuat tim yang promosi benar-benar layak secara kualitas.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menjelaskan bahwa format Championship disusun untuk menghadirkan competitive balance yang lebih baik. Selain itu, sistem tiga putaran juga dirancang agar setiap klub memiliki jumlah pertandingan yang cukup panjang dalam satu musim.
“Kalau format Championship yang menjadi latar belakangnya adalah membuat format kompetisi yang bisa melahirkan competitive balance yang bagus,” ujar Asep kepada Jawa Pos.
Menurut dia, format saat ini membuat klub memiliki lebih banyak pertandingan sehingga pantas dan memenuhi syarat untuk promosi ke Super League secara sporting. Juara grup juga dianggap layak menyandang status terbaik karena harus melewati total 27 pertandingan.
“Juara tiap grup pantas menjadi juara sejati di grupnya dengan 27 pertandingan yang dijalani, tanpa harus beradu nasib lagi di semifinal untuk tiket promosi,” katanya.
Asep menuturkan bahwa format tersebut sebenarnya sudah dirancang sejak tiga tahun lalu. Saat itu, I.League mulai menyusun piramida kompetisi jangka panjang dengan penyesuaian jumlah peserta secara bertahap.
“Kompetisi ini awalnya diikuti 28 tim. Lalu dikerucutkan menjadi 26 tim, dan setelah itu menjadi 20 tim untuk keberlanjutan kompetisi ke depannya,” jelasnya.
Meski demikian, evaluasi tetap akan dilakukan setelah musim selesai. I.League membuka kemungkinan adanya penyempurnaan berdasarkan pelaksanaan kompetisi musim ini.
Baca Juga: Persita Tangerang Dirikan Akademi, Libatkan Bambang Nurdiansyah hingga Ilham Jaya Kesuma