← Beranda
Tatap Piala Dunia 2030, John Herdman Minta Skuad Garuda Terbiasa Hadapi Lawan Berat dan Main di Luar Indonesia
Andika RachmansyahSelasa, 12 Mei 2026 | 01.28 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

 

JawaPos.com–Pelatih Timnas Indonesia John Herdman ingin anak asuhnya terbiasa menghadapi lawan berat dan bermain di luar negeri. Dua hal tersebut akan menjadi bekal positif bagi Skuad Garuda dalam menatap Piala Dunia 2030.

Timnas Indonesia asuhan John Herdman akan menghadapi sejumlah agenda penting pada 2026 hingga 2027. Mulai dari agenda FIFA Matchday periode Juni, Piala AFF, hingga Piala Asia.

Di FIFA Matchday, Timnas Indonesia akan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni 2026. Kemudian, Skuad Garuda akan beraksi di Piala AFF pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Nah, yang tak kalah penting, anak asuh John Herdman bakal tampil dalam Piala Asia yang bergulir di Arab Saudi pada Januari 2027.

Baca Juga: Persib Bandung Bungkam Persija Jakarta, Eliano Reijnders: Derbi Ini Milik Kita!

John Herdman mengatakan, agenda Piala Asia 2027 sangat penting bagi Timnas Indonesia. Apalagi ajang tersebut dimainkan di luar negeri dan Skuad Garuda butuh tantangan seperti itu dalam proyek menuju Piala Dunia 2030.

”Piala Asia sangat penting dalam tujuan jangka panjang Indonesia karena kita harus mulai terbiasa bermain di luar Indonesia. Ini adalah langkah penting yang harus kita ambil,” kata Herdman dikutip dari situs Kita Garuda, Senin (11/5).

Berdasar undian grup Piala Asia 2027, Timnas Indonesia tergabung dalam grup neraka. Bagaimana tidak? Skuad Garuda berada di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Bisa dibilang, Indonesia berstatus underdog di grup tersebut karena memiliki ranking FIFA paling kecil.

Baca Juga: Berburu Tiket Kejuaraan Asia Pasifik di High School Basketball Championship

Namun, Herdman meminta kepada Timnas Indonesia untuk tidak gentar. Menurut dia, Skuad Garuda sudah seharusnya menghadapi lawan kuat. Menghadapi lawan yang tangguh dapat menjadi modal bagus untuk mewujudkan misi lolos Piala Dunia 2030.

”Pada saat yang sama, kita juga harus terbiasa menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat dan menutup jarak yang saat ini masih ada antara Indonesia dengan Jepang atau Qatar. Jika kita ingin lolos ke Piala Dunia 2030, maka jarak itu harus diperkecil,” tegas Herdman.

”Kami harus belajar mendapatkan hasil melawan lawan-lawan kuat tersebut. Semua persiapan yang kami lakukan selalu diarahkan menuju 2030. Ini tentang memberikan pengalaman kepada kelompok pemain ini,” sambung dia.

Pelatih asal Inggris itu menilai bahwa bermain di luar Indonesia dan terbiasa melawan yang lebih kuat akan berdampak positif bagi tim asuhannya. Pasalnya, Timnas Indonesia punya misi besar yakni lolos Piala Dunia 2030.

”Pengalaman-pengalaman itu, baik secara individu maupun kolektif, akan terus berkembang seiring kami lebih sering bersama dalam situasi bertekanan tinggi agar siap menghadapi momen besar di Kualifikasi Piala Dunia,” tandas Herdman.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah