← Beranda
Skenario Gila Persis Solo Selamat dari Degradasi! Wajib Sapu Bersih dan Berdoa Rival Tergelincir
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 11 Mei 2026 | 15.27 WIB
Pemain Persis Solo berjuang menjaga asa bertahan di Super League 20252026 saat menghadapi laga krusial kontra Persebaya Surabaya di Stadion Manahan. (Dok. Persis)

JawaPos.com — Persis Solo masih memiliki peluang bertahan di Super League 2025/2026 meski berada di papan bawah klasemen, namun syaratnya sangat berat karena Laskar Sambernyawa wajib menyapu bersih tiga laga sisa dimulai dari duel kontra Persebaya Surabaya di Stadion Manahan. Tekanan besar kini menghantui tim kebanggaan Surakarta itu karena kegagalan meraih poin penuh bisa langsung menutup peluang mereka keluar dari zona degradasi.

Situasi Persis Solo semakin rumit karena mereka tak hanya bergantung pada hasil sendiri, tetapi juga harus berharap rival-rival terdekat terpeleset pada pekan-pekan terakhir musim ini.

Setiap pertandingan kini terasa layaknya partai final yang menentukan nasib mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Mengapa Laga Melawan Persebaya Surabaya Jadi Penentu?

Duel menghadapi Persebaya Surabaya menjadi pertandingan paling penting bagi Persis Solo karena digelar di Stadion Manahan yang selama ini dikenal mampu menghadirkan atmosfer besar.

Dukungan ribuan suporter di kandang sendiri diharapkan menjadi energi tambahan bagi Laskar Sambernyawa untuk merebut tiga poin krusial.

Persis Solo tak memiliki banyak ruang untuk melakukan kesalahan karena kehilangan poin akan membuat posisi mereka semakin sulit. Jika gagal menang saat rival seperti Persijap Jepara meraih kemenangan, maka jarak poin bisa semakin melebar dan membuat peluang bertahan makin tipis.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan seluruh pemain memahami betapa pentingnya tiga pertandingan tersisa musim ini.

Menurut dia, fokus dan disiplin menjadi faktor utama agar timnya mampu bertahan dari ancaman degradasi.

"Seluruh pertandingan tersisa adalah final bagi kami. Kami harus tetap fokus dan memberikan yang terbaik demi menjaga peluang bertahan," tegas Milo.

Baca Juga: Timnas Indonesia Masuk Grup F Piala Asia 2027! Bakal Ladeni Jepang, Qatar, dan Thailand

Persis Solo juga memiliki motivasi besar untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Stadion Manahan diprediksi dipenuhi suporter yang siap memberikan tekanan kepada Green Force sepanjang pertandingan berlangsung.

Hitung-hitungan Poin Persis Solo Masih Sangat Berat

Secara matematis, peluang Persis Solo memang belum sepenuhnya tertutup meski kondisi mereka berada di ujung tanduk.

Syarat utama agar bisa lolos dari zona merah adalah menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga terakhir musim ini.

Tiga pertandingan itu meliputi duel kontra Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang. Tambahan sembilan poin akan menjaga peluang Persis Solo tetap hidup hingga pekan terakhir kompetisi.

Namun, kemenangan saja belum tentu cukup jika rival di zona bawah juga terus meraih hasil positif.

Persijap Jepara menjadi salah satu pesaing yang paling diawasi karena hasil mereka sangat memengaruhi peluang Persis Solo untuk bertahan.

Apabila selisih poin melebar hingga tujuh angka dalam dua pertandingan tersisa, maka secara teknis peluang Persis Solo mengejar posisi aman akan tertutup.

Kondisi itu membuat setiap laga kini memiliki tekanan luar biasa besar bagi skuad Laskar Sambernyawa.

Situasi tersebut membuat Persis Solo tak boleh terpeleset sedikit pun dalam sisa musim ini. Hasil imbang apalagi kekalahan berpotensi menjadi akhir perjalanan mereka di Super League musim depan.

Dejan Tumbas Siap Pimpin Perlawanan Laskar Sambernyawa

Di tengah tekanan besar, Persis Solo mendapatkan suntikan semangat dari kesiapan para pemain utama mereka. Striker andalan Dejan Tumbas memastikan seluruh skuad siap bertarung habis-habisan demi menjaga asa bertahan.

Dejan Tumbas memahami kemenangan atas Persebaya Surabaya bukan hanya penting untuk tambahan poin, tetapi juga menjaga mentalitas tim tetap positif.

Kepercayaan diri pemain dinilai akan sangat menentukan dalam menghadapi dua laga berikutnya.

Lini depan Persis Solo diprediksi tampil agresif sejak menit awal demi memburu gol cepat di Stadion Manahan. Dukungan suporter diperkirakan menjadi dorongan emosional besar agar para pemain tampil lebih berani sepanjang laga.

Persis Solo juga menyadari tekanan besar akan hadir karena lawan yang dihadapi memiliki kualitas tinggi. Green Force tetap menjadi salah satu tim kuat di kompetisi sehingga laga nanti dipastikan berjalan ketat dan penuh tensi.

Meski demikian, situasi darurat membuat Persis Solo tidak memiliki pilihan selain bermain menyerang demi meraih kemenangan.

Tambahan satu poin saja dianggap belum cukup aman untuk menjaga peluang mereka keluar dari zona degradasi.

Nasib Persis Solo Ditentukan Tiga Pekan Terakhir

Tiga pertandingan terakhir Super League 2025/2026 kini menjadi penentu masa depan Persis Solo di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Laskar Sambernyawa harus menunjukkan mental bertarung maksimal jika ingin menghindari mimpi buruk degradasi.

Tekanan besar memang menyelimuti tim asal Surakarta tersebut, tetapi peluang bertahan masih terbuka selama mereka mampu memanfaatkan setiap pertandingan dengan kemenangan.

Fokus utama Persis Solo saat ini adalah menaklukkan Persebaya Surabaya sebelum memikirkan hasil rival-rival lain.

Persis Solo juga berharap tim-tim pesaing di papan bawah kehilangan poin pada pekan yang sama. Kombinasi kemenangan sendiri dan hasil buruk rival menjadi satu-satunya jalan realistis agar mereka bisa keluar dari ancaman degradasi.

Atmosfer Stadion Manahan dipastikan menjadi sorotan besar pada laga krusial nanti.

Ribuan pendukung Persis Solo diharapkan mampu menjadi pemain ke-12 yang membantu tim kesayangan mereka tetap bertahan di Super League musim depan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Masuk Grup F Piala Asia 2027! Bakal Ladeni Jepang, Qatar, dan Thailand

EDITOR: Hendra