← Beranda
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Susun Dua Langkah Strategis
Andika RachmansyahMinggu, 10 Mei 2026 | 21.01 WIB
Timnas Indonesia masuk grup neraka Piala Asia 2027. (Instagram @kevindiks2)

JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, langsung menyusun rencana strategis usai skuadnya tergabung dalam grup neraka di Piala Asia 2027. Herdman pun mengungkap satu per satu rencana terdekat yang akan dilakukan.

Berdasarkan hasil undian yang digelar Sepak Bola Asia (AFC) di At-Turaif District, Diriyah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026) malam waktu setempat, Timnas Indonesia masuk Grup F. Bisa dikatakan Garuda Garuda masuk neraka karena bersaing dengan Jepang, Qatar, dan Thailand.

Timnas Indonesia boleh dibilang sebagai underdog dalam grup tersebut, mengingat punya ranking paling rendah jika dibanding tiga lawannya. Skuad Garuda saat ini menempati posisi ke-122 dalam ranking FIFA. Sementara Jepang menjadi tim terkuat dengan ranking 18, disusul Qatar ke-55, dan Thailand berada di urutan 93 dunia.

Keberadaan Timnas Indonesia dalam grup neraka, tentunya membuat Herdman berleha-leha. Pelatih asal Inggris itu pun langsung menyusun rencana untuk menyiapkan Skuad Garuda dalam menatap turnamen Piala Asia 2027.

Langkah pertama yang akan dilakukan Herdman adalah mengevaluasi pemain yang berkarier di dalam negeri. Hal tersebut pun akan dilakukan dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia yang akan bergulir pada akhir Mei nanti. TC tersebut sebagai persiapan Piala AFF 2026.

“Langkah pertama adalah menguji pemain domestik. Salah satu langkah besar yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik," kata Herdman, dipetik dari laman resmi Kita Garuda, Minggu (10/5/2026).

"Pada pemusatan latihan bulan Mei ini, kami akan melihat pemain-pemain yang tampil baik sepanjang musim ini, termasuk pemain yang menurut kami mulai menunjukkan profil yang kami butuhkan untuk masa depan," tambahnya.

Pemusatan latihan tersebut akan dimanfaatkan Herdman untuk melihat potensi pemain untuk dibawanya ke agenda FIFA Matchday Juni 2026. Agenda tersebut akan dijadikan olehnya untuk meramu skuad terbaik. Nantinya, para pemain lokal terbaik yang dipanggil dalam TC akhir bulan Mei akan dipadukan dengan pemain yang berkarier di luar negeri.

“Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,” ujar Herdman.

Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2026, Luis Suarez Buka Peluang Comeback ke Timnas Uruguay Pascapensiun

Lebih lanjut, Herdman menyampaikan bahwa proses pembangunan Timnas Indonesia sejatinya bukan hanya soal evaluasi pemain, tapi juga perkembangan identitas permainan dan chemistry antarpemain. Tujuannya jelas untuk membawa Skuad Garuda ke level berikutnya.

“Ada dua bagian penting dalam proses ini. Pertama adalah evaluasi grup, kedalaman skuad, dan profil posisi pemain. Kedua adalah performa. Ini adalah training camp kedua saya bersama tim,” terang Herdman.

“Setiap kali kami berkumpul, fokusnya adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan kami, sekaligus membangun koneksi di dalam dan luar lapangan. Kami harus membangun brotherhood yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia,” pungkasnya.

Baca Juga: Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?

EDITOR: Hendra