JawaPos.com — Kompetisi Super League 2025-2026 memasuki pekan ke-32. Namun, aroma final sudah terasa di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Tepatnya dalam pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung sore ini (siaran langsung Indosiar pukul 15.30 WIB).
Bagi Persib, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen sekaligus menjauh dari tekanan Borneo FC Samarinda yang terus membayangi dengan poin sama 72. Maung Bandung akan berusaha mengalahkan Persija sambil berharap Borneo FC terpeleset saat bertandang ke markas Bali United.
Laga Hidup Mati
Sementara itu, bagi Persija, laga ini ibarat hidup dan mati. Macan Kemayoran yang saat ini berada di peringkat ketiga dengan 65 poin wajib menang jika masih ingin menjaga peluang menjadi juara. Tambahan tiga poin akan memangkas jarak sekaligus menjaga asa juara mereka tetap hidup hingga akhir musim.
Namun, jika imbang, apalagi kalah, harapan Persija untuk menjadi juara praktis tertutup. Jika Persija kalah, Persib akan mengoleksi 75 poin. Jumlah tersebut sudah tidak mungkin dikejar Persija dalam sisa pertandingan musim ini.
Karena itu, meski bukan partai perebutan trofi secara langsung, duel klasik Persija kontra Persib kali ini terasa seperti final sesungguhnya. Pelatih Persija, Mauricio Souza, pun tidak ingin mengambil pilihan lain selain menang.
“Kami akan terus berjuang keras sepanjang waktu untuk mendapatkan tiga poin,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Mauricio sudah belajar dari kekalahan 1-0 dari Persib pada putaran pertama Super League musim ini. Saat itu, meski bermain di Bandung, Persija mendominasi permainan. Berdasarkan statistik, Macan Kemayoran menguasai 57 persen penguasaan bola, berbanding 43 persen milik Persib.
Persija juga cukup berani melepaskan percobaan tembakan. Total ada tujuh tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Persib melepaskan sembilan tembakan dengan empat yang mengarah ke gawang.
Ada dua hal yang dipetik Mauricio dari pengalaman bermain di Bandung tersebut. Pertama, Mauricio tidak ingin ada pemain Persija yang meriak sebelum pertandingan. Saat itu, Persija harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Bruno Tubarao menerima kartu merah ketika pertandingan baru berjalan 54 menit.
“Pertandingan putaran pertama sebenarnya cukup seimbang bagi kedua tim. Namun, pada satu kesempatan, Bandung berhasil mencetak gol karena kesalahan kami. Pada babak kedua, kami kehilangan satu pemain karena kartu merah. Itu membuat segalanya menjadi sulit saat melawan tim besar seperti Persib,” beber mantan pelatih Madura United tersebut.
Pelajaran kedua yang didapat Mauricio adalah jangan sampai kebobolan lebih dahulu. Menurut mantan pelatih CR Vasco da Gama itu, pertahanan Persib sangat sulit ditembus jika sudah unggul.
“Ya, mereka punya pertahanan yang sangat kuat. Organisasi defensif mereka sangat bagus. Mereka adalah tim yang lebih banyak bertahan daripada menyerang. Akan selalu bagus jika bisa mencetak gol lebih dulu,” ungkap pelatih 52 tahun tersebut.
Bojan Hodak Ingin Lanjutkan Dominasi
Di sisi lain, pelatih Persib, Bojan Hodak, akan berusaha melanjutkan dominasi atas Persija. Selama melatih Persib, Bojan selalu mampu menggagalkan upaya Persija merebut kemenangan.
Hal bagusnya adalah dalam tiga tahun terakhir, Persib tidak pernah kalah melawan Persija. Jadi, kami akan mencoba melanjutkannya pada pertandingan nanti,” ucap mantan pelatih PSM Makassar itu.
Prediksi Susunan Pemain Persija vs Persib
PERSIJA JAKARTA (4-3-3)
1-Carlos E.; 3-Ricardo, 5-Ridho (c), 88-Bruno T.; 15-Van Basty, 98-Eksel, 17-Lima; 77-Dony Tri, 58-Rayhan, 99-Maxwell; 97-Calonego
Pelatih: Mauricio Souza
PERSIB BANDUNG (4-3-3)
14-Teja; 5-Kakang, 48-Matricardi, 93-Barba, 2-Eliano; 80-Andrew Jung, 25-Klok (c), 83-Haye; 98-Ramon, 8-Guaycochea, 7-Beckham Putra
Pelatih: Bojan Hodak
TV venue: Stadion Segiri, Samarinda
Live Indosiar: pukul 15.30 WIB
Prediksi Skor Persija vs Persib : 2-1