JawaPos.com — Arema FC menang telak 3-0 atas PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (9/5) sore. Laga berlangsung panas dengan sejumlah keputusan kontroversial wasit yang memicu protes pemain, namun Arema tetap tampil dominan hingga akhir pertandingan.
Kemenangan ini membuat Arema FC naik ke posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 42 poin. Sementara PSM Makassar tertahan di peringkat ke-13 usai mengumpulkan 34 poin dari 32 pertandingan.
Baca Juga: Milik Legenda Persebaya Surabaya! Tijjani Reijnders Pakai Jersey Timnas Indonesia 1991
Penalti Cepat Dalberto Buka Keunggulan Arema FC
Arema FC langsung tampil agresif sejak menit awal dan berhasil membuka skor pada menit kesembilan lewat penalti Dalberto. Hadiah penalti diberikan setelah Gabi dijatuhkan Yuran Fernandes di dalam kotak terlarang.
Dalberto yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper PSM Makassar, Hilmansyah. Gol tersebut membuat Arema FC unggul cepat 1-0 dan meningkatkan tekanan kepada tim tamu.
Keunggulan itu membuat Arema semakin percaya diri dalam membangun serangan. PSM Makassar sempat mencoba keluar menekan, namun lini pertahanan Arema tampil cukup disiplin sepanjang babak pertama.
Keputusan Wasit Jadi Sorotan di Babak Pertama
Kontroversi pertama muncul pada menit ke-16 ketika Arkhan Fikri dijatuhkan Victor Dethan di area tengah permainan. Wasit langsung meniup peluit pelanggaran saat bola justru mengarah ke Gabi yang sudah berdiri bebas dan tinggal berhadapan dengan kiper PSM Makassar.
Pemain Arema FC sempat melayangkan protes keras karena merasa peluang emas mereka terhenti akibat keputusan wasit yang terlalu cepat meniup peluit. Namun keputusan tetap tidak berubah dan pertandingan kembali dilanjutkan.
Setelah momen tersebut, Arema kembali menciptakan peluang pada menit ke-23 melalui tendangan keras Matheus Nascimento. Sayangnya, upaya itu masih mampu diblok Hilmansyah.
PSM Makassar bukan tanpa peluang pada babak pertama. Rizky Eka sempat mengancam gawang Arema FC lewat sepakan keras, namun masih bisa diamankan penjaga gawang tuan rumah.
Pada menit ke-32, Yuran Fernandes menunjukkan kualitasnya lewat umpan backheel kepada Rizky Eka di depan kotak penalti. Namun penyelesaian akhir Rizky Eka masih melebar tipis di sisi kiri gawang Arema FC.
Menjelang turun minum, PSM Makassar kembali memperoleh peluang melalui Savio pada menit ke-45. Akan tetapi, tembakannya masih bisa diamankan kiper Arema FC sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Baca Juga: Persis Solo vs Persebaya Surabaya Jadi Laga Emosional, 2 Eks Green Force Siap Tebar Ancaman
Gabi dan Dalberto Pastikan Kemenangan Telak
Memasuki babak kedua, Arema FC tampil semakin efektif memanfaatkan serangan balik. Pada menit ke-53, Gabi sukses menggandakan keunggulan setelah menerima umpan terobosan Dalberto.
Gabi mampu menuntaskan peluang tersebut dengan tenang untuk membawa Arema FC unggul 2-0. Gol itu membuat permainan PSM Makassar semakin tertekan dan sulit berkembang.
PSM sebenarnya mendapat peluang emas pada menit ke-60 lewat aksi Yuran Fernandes. Bek asing tersebut melepaskan tendangan backheel di depan gawang, namun bola hanya membentur tiang.
Momentum kegagalan itu dimanfaatkan Arema FC untuk kembali menghukum lini belakang lawan. Pada menit ke-69, Dalberto mencetak gol keduanya dalam pertandingan setelah sukses menuntaskan peluang di depan kotak penalti.
Gol tersebut memastikan Arema FC unggul nyaman 3-0 atas PSM Makassar. Dukungan penuh suporter di Stadion Kanjuruhan juga membuat mental pemain tuan rumah semakin meningkat hingga akhir laga.
Kontroversi Kembali Terjadi di Menit Akhir
Drama kembali muncul pada masa injury time tepatnya menit ke-90+1. Kiper Arema FC dianggap melakukan dua kali tangkapan bola sehingga wasit Iqbal memberikan tendangan bebas tidak langsung untuk PSM Makassar di depan gawang.
Keputusan tersebut sempat memicu kebingungan dan protes dari pemain Arema FC. Namun wasit tetap pada pendiriannya dan memberikan kesempatan emas kepada PSM Makassar.
Meski mendapatkan peluang berbahaya di depan mulut gawang, PSM Makassar gagal memanfaatkannya menjadi gol. Eksekusi tendangan bebas tidak langsung masih mampu digagalkan lini pertahanan Arema FC.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Arema FC. Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi tim Singo Edan untuk memperbaiki posisi di papan klasemen Super League 2025/2026.
Sementara bagi PSM Makassar, kekalahan ini memperpanjang tren kurang konsisten mereka dalam beberapa pertandingan terakhir. Tim Juku Eja juga harus segera bangkit karena persaingan papan bawah musim ini semakin ketat.