JawaPos.com — PSM Makassar tertinggal 0-1 dari Arema FC pada menit ke-11 babak pertama Liga 1 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026) sore. Gol tuan rumah dicetak Dalberto melalui eksekusi penalti setelah Gabriel Silva dijatuhkan Yuran Fernandes di kotak terlarang.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal pertandingan. Kedua tim langsung saling menekan demi membuka keunggulan lebih cepat.
Bagaimana PSM Makassar Mengawali Tekanan?
PSM Makassar sebenarnya tampil agresif pada awal pertandingan dengan menciptakan ancaman sejak menit kedua. Serangan cepat Green Force membuat lini belakang Arema FC sempat berada dalam tekanan.
Victor Dethan menusuk ke kotak penalti lalu mengirim cutback berbahaya ke depan gawang Arema FC. Namun, Alex Tank yang berada di posisi ideal gagal menyambut bola karena sudah terlanjur melewati arah umpan.
Serangan PSM Makassar belum berhenti pada momen itu. Alex Tank kembali mengirim umpan silang, tetapi bola justru mengenai pundak Victor Dethan sehingga hanya menghasilkan tendangan gawang.
Tekanan awal Green Force sempat membuat Arema FC kesulitan mengembangkan permainan. Meski demikian, tim tuan rumah perlahan mulai menemukan ritme serangan balik.
Kapan Arema FC Mulai Mengancam?
Arema FC mulai memberikan respons pada menit ketiga pertandingan melalui situasi sepak pojok. Skema tendangan sudut sempat menciptakan kemelut, tetapi belum menghasilkan peluang berbahaya.
Tiga menit kemudian, Arema FC kembali memperoleh kesempatan lewat tendangan bebas usai Savio Roberto melanggar Johan Ahmat Farizi. Arkhan Fikri mengangkat bola ke kotak penalti PSM Makassar, tetapi Savio Roberto sigap menyundul bola menjauh dari area berbahaya.
Permainan Arema FC terlihat semakin percaya diri memasuki menit-menit awal laga. Kombinasi Arkhan Fikri dan Gabriel Silva mulai merepotkan pertahanan PSM Makassar.
Tekanan itu akhirnya berbuah hasil pada menit kedelapan setelah Gabriel Silva melakukan aksi individu ke dalam kotak penalti. Bek PSM Makassar, Yuran Fernandes, dinilai melakukan pelanggaran sehingga wasit langsung menunjuk titik putih.
Bagaimana Penalti Dalberto Mengubah Jalannya Laga?
Dalberto dipercaya menjadi algojo penalti Arema FC pada menit ke-11 pertandingan. Penyerang asal Brasil itu tampil tenang saat menghadapi kiper PSM Makassar, Hilman Syah.
Dalberto melepaskan tendangan keras ke sisi kiri gawang. Sementara itu, Hilman Syah justru bergerak ke arah berlawanan sehingga bola meluncur mulus menjadi gol.
Gol tersebut membuat Arema FC unggul 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan. Dukungan penuh suporter tuan rumah juga membuat atmosfer pertandingan semakin panas.
Keunggulan cepat itu menjadi modal penting bagi Arema FC untuk mengontrol tempo permainan. Sebaliknya, PSM Makassar dipaksa bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.
Apa Dampak Gol Cepat bagi PSM Makassar?
Gol penalti Dalberto membuat skema permainan PSM Makassar berubah cukup signifikan. Tim tamu kini harus lebih berani menekan demi mencari gol penyama kedudukan.
Victor Dethan dan Alex Tank tetap menjadi tumpuan utama serangan Green Force dari sisi sayap. Namun, Arema FC mulai bermain lebih disiplin dalam menjaga area pertahanan mereka.
Di sisi lain, keunggulan 1-0 membuat Arema FC lebih nyaman memainkan serangan balik cepat. Gabriel Silva beberapa kali mampu memanfaatkan ruang kosong di belakang lini pertahanan PSM Makassar.
Pertandingan juga berlangsung cukup keras sejak awal babak pertama. Beberapa duel antarpemain terjadi di area tengah lapangan demi memperebutkan dominasi permainan.
PSM Makassar masih memiliki waktu untuk bangkit pada sisa babak pertama. Namun, Arema FC jelas berada dalam posisi lebih menguntungkan setelah gol penalti Dalberto.