← Beranda
Arema FC Bidik Kebangkitan saat Hadapi PSM Makassar, Marcos Santos Targetkan Sapu Bersih Poin
Andre Rizal HanafiSabtu, 9 Mei 2026 | 20.37 WIB
Pemain Arema FC dalam salah satu laga Super League. (Arema FC)

 

JawaPos.com–Arema FC memasuki pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 dengan tekanan cukup besar setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam laga Derby Jawa Timur. Hasil tersebut membuat Singo Edan harus segera bangkit demi menjaga posisi mereka di papan klasemen sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.

Kesempatan itu datang saat Arema FC menjamu PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5) sore. Pertandingan ini bukan hanya soal perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa Arema masih mampu bersaing hingga akhir musim super league.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui, situasi tim memang tidak mudah. Namun, dia melihat adanya perubahan positif dalam persiapan tim sepanjang pekan ini.

Baca Juga: Bernardo Tavares Redam Euforia Persebaya, Persis Solo Dinilai Tetap Berbahaya

Menurut dia, para pemain menunjukkan semangat dan fokus yang lebih baik dibanding dua pertandingan sebelumnya.

”Persiapan berjalan baik, bahkan lebih baik daripada dua pertandingan terakhir. Mengingat tuntutan dari pendukung dan tingkat konsentrasi kami, kami tahu bahwa kami memiliki utang hasil baik,” ujar Marcos Santos dikutip dari ileague.id.

Pelatih asal Brasil itu menilai kondisi mental pemain mulai membaik setelah sempat terguncang akibat hasil buruk dalam beberapa laga terakhir. Selain itu, kondisi fisik pemain juga dinilai lebih siap menghadapi pertandingan penting melawan PSM Makassar.

Baca Juga: Persib Vs Persija Jadi Penentu Juara, Andrew Jung Siap Kubur Asa Macan Kemayoran

”Saya melihat para pemain lebih fokus kembali, dan yang terpenting mereka lebih bugar dan beristirahat,” lanjut Marcos Santos.

Sepanjang musim ini, Arema FC memang menghadapi berbagai persoalan yang membuat performa tim tidak stabil. Badai cedera menjadi salah satu faktor utama yang mengganggu kekuatan tim sejak awal kompetisi. Bahkan, Arema sempat kekurangan pemain di sektor pertahanan akibat banyaknya pemain yang harus menepi.

Tidak hanya itu, Singo Edan juga sempat menghadapi situasi emosional setelah meninggalnya Coach Kuncoro. Kehilangan tersebut memberi dampak besar terhadap suasana tim di ruang ganti.

Meski demikian, Marcos Santos tetap optimistis Arema FC mampu menutup musim dengan hasil positif. Dia berharap laga melawan PSM bisa menjadi titik balik kebangkitan tim di hadapan pendukung sendiri.

Menurut dia, aspek terpenting saat ini bukan hanya soal strategi permainan, melainkan bagaimana mengembalikan keberanian dan mental bertanding pemain di lapangan.

”Mental pemain sudah didukung suporter kemarin yang datang. Kita harus kerja keras, mental harus kembali,” kata Marcos Santos.

Baca Juga: Persis Solo Siap Mati-matian Hadapi Persebaya demi Menjaga Asa Bertahan di Liga 1

Dia juga menegaskan target Arema FC dalam tiga pertandingan terakhir musim ini adalah meraih kemenangan penuh demi memperbaiki posisi di klasemen akhir. ”Harus siap menang. Tiga pertandingan ini dapat 9 poin agar Arema bisa ke posisi atas lagi,” tandas Marcos Santos.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah