JawaPos.com — Persis Solo menghadapi laga hidup mati saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan Solo, Sabtu malam (9/5/2026). Laskar Sambernyawa wajib menang demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi setelah masih tertahan di zona degradasi dengan koleksi 27 poin dari 31 pertandingan.
Tekanan besar kini menghinggapi skuad Persis Solo karena kekalahan bisa membuat jalan mereka menuju keselamatan semakin berat.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan modal performa menakutkan usai menyapu tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan.
Persebaya Surabaya Datang dengan Tren Sangat Mengerikan
Persebaya Surabaya sedang berada dalam momentum terbaik menjelang lawatan ke Kota Bengawan.
Green Force sukses menghancurkan Arema FC 4-0, menundukkan Malut United 2-0, dan membantai PSBS Biak 4-0 dalam tiga laga terakhir.
Produktivitas lini depan dan kokohnya pertahanan membuat Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim paling stabil menjelang akhir musim.
Tim asal Surabaya itu kini menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 51 poin hasil dari 14 kemenangan, sembilan imbang, dan delapan kekalahan.
Baca Juga: Bernardo Tavares Wanti-Wanti Persebaya Surabaya! Persis Solo Bisa Jadi Batu Sandungan di Manahan
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui kualitas Persebaya Surabaya memang sedang sangat impresif.
Menurut pelatih asal Bosnia tersebut, keseimbangan permainan Green Force menjadi ancaman besar bagi timnya.
“Iya, saya tahu mereka bermain cukup baik dan mereka sedang dalam rentetan kemenangan. Dan ini menjadi semangat bagi kami untuk bisa menghentikan rekor tersebut supaya Persis bisa mencuri kemenangan,” ujar Milo.
Persebaya Surabaya juga memiliki catatan pertahanan yang luar biasa dalam tiga pertandingan terakhir.
Mereka mampu mencetak 10 gol dan belum sekali pun kebobolan, sebuah statistik yang menunjukkan efektivitas permainan tim asuhan Paul Munster.
Persis Solo Berada di Ujung Tanduk
Situasi Persis Solo jauh berbeda dibanding tamunya.
Laskar Sambernyawa kini tercecer di posisi ke-16 klasemen sementara atau tepat di zona merah dengan hanya mengumpulkan 27 poin dari 31 pertandingan.
Sepanjang musim ini, Persis Solo baru meraih enam kemenangan, sembilan hasil imbang, dan sudah menelan 16 kekalahan.
Catatan itu membuat mereka menjadi salah satu tim dengan performa paling tidak stabil di Super League musim ini.
Kondisi tersebut membuat pertandingan melawan Persebaya Surabaya menjadi laga yang tidak boleh gagal dimenangkan.
Dukungan penuh suporter di Stadion Manahan diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Ramadhan Sananta dan kawan-kawan.
Baca Juga: Persis Solo vs Persebaya Surabaya: Duel Pemain Kunci Bruno Gomes dan Francisco Rivera
Tekanan besar juga muncul karena kompetisi hanya menyisakan beberapa pertandingan lagi.
Persis Solo tidak lagi memiliki banyak ruang untuk kehilangan poin jika ingin tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
Milomir Seslija diyakini akan menurunkan komposisi terbaik demi meredam agresivitas Green Force.
Persis Solo diprediksi tampil lebih disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat untuk memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan.
Rekor Pertemuan Belum Memihak Persis Solo
Catatan pertemuan kedua tim musim ini juga belum menguntungkan Persis Solo.
Pada duel putaran pertama yang berlangsung di Surabaya pada November tahun lalu, Persis harus menyerah dengan skor 1-2 dari Persebaya Surabaya.
Hasil tersebut menjadi bukti Green Force masih lebih dominan dibanding Laskar Sambernyawa dalam beberapa musim terakhir.
Namun, situasi berbeda diprediksi terjadi di Stadion Manahan karena Persis Solo kini bermain dengan tekanan dan motivasi yang jauh lebih besar.
Persebaya Surabaya memang sudah cukup jauh dari persaingan perebutan gelar juara musim ini.
Meski begitu, Green Force dipastikan tetap tampil serius demi memperbaiki posisi akhir klasemen dan menjaga tren positif mereka.
Faktor itulah yang membuat pertandingan diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal.
Persis Solo membutuhkan kemenangan untuk bertahan, sementara Persebaya Surabaya ingin melanjutkan laju kemenangan impresif mereka.
Duel Mental dan Harga Diri di Stadion Manahan
Pertandingan ini dipastikan tidak hanya menjadi duel taktik, tetapi juga pertarungan mental kedua tim.
Persis Solo membawa tekanan besar karena nasib mereka di Super League musim depan bisa ditentukan dari hasil laga ini.
Sementara itu, Persebaya Surabaya datang dengan rasa percaya diri tinggi berkat performa konsisten dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Persebaya Surabaya On Fire Jelang Akhir Musim, Bernardo Tavares Puji Perkembangan Tim
Kombinasi produktivitas lini depan dan solidnya lini belakang membuat Green Force menjadi lawan yang sangat sulit dihentikan.
Persis Solo harus mampu tampil lebih efektif dibanding beberapa pertandingan sebelumnya jika ingin mencuri poin penuh.
Konsentrasi sepanjang pertandingan menjadi faktor penting karena Persebaya Surabaya memiliki kemampuan menghukum kesalahan sekecil apa pun.
Atmosfer Stadion Manahan juga diprediksi menjadi salah satu faktor penentu pertandingan.
Dukungan ribuan suporter tuan rumah bisa menjadi dorongan besar bagi Persis Solo untuk tampil habis-habisan demi mempertahankan harapan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kini semua mata tertuju pada duel panas di Solo malam nanti.
Persis Solo sedang berjuang menyelamatkan nasib, sedangkan Persebaya Surabaya datang untuk mempertahankan reputasi sebagai salah satu tim paling tajam di akhir musim.