JawaPos.com - Fabio Calonego menanggapi perpindahan venue pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang sebelumnya akan digelar di Jakarta. Pada akhirnya laga El Clasico tersebut telah resmi dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5) pukul 15.30 WIB.
Melalui sosial media, Fabio Calonego mengomentari perpindahan venue laga Persija melawan Persib yang harus dimainkan di Stadion Segiri karena alasan keamanan.
"Unbelievable," tulis gelandang Persija tersebut di Instastory yang menunjukkan ketidakpercayaannya bahwa laga El Clasico harus dimainkan di luar Jakarta.
Meskipun tidak menyangka bahwa laga melawan Persib harus digelar di Samarinda, Fabio Calonego tetap menunjukkan optimismenya. Gelandang asal Brasil tersebut bertekad meraih kemenangan bersama Persija meski pertandingan harus digelar di markas Borneo FC.
"Melawan semua orang dan segalanya! Terlepas dari keadaan yang ada, kami akan berjuang sampai akhir. AYOO PERSIJA," tulis Fabio di Instastory.
Sejatinya Persija bisa mendapatkan banyak keuntungan jika diijinkan bermain di Jakarta. Macan Kemayoran bakal makin tampil percaya diri di depan Jakmania dan kemungkinan besar bisa meraih tiga poin dari Persib.
Baca Juga: El Clasico Persib Bandung vs Persija Jakarta, Thom Haye Minta Tim Lebih Tajam di Depan Gawang
Apalagi, dalam dua pertandingan kandang Persija selalu menang. Saat laga melawan Persebaya Surabaya dan Persis Solo, mereka mampu menang dengan skor telak dan tanpa kebobolan.
Di sisi lain, peringatan hari buruh menjadi alasan pihak kepolisian tidak mengeluarkan ijin pertandingan di gelar di Jakarta. Meskipun demikian, Ferry Paulus menegaskan bahwa laga tetap digelar sesuai jadwal saat dimainkan di Samarinda.
"Seperti diketahui bahwa bulan Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar daripada kewenangan atau keinginan dari aspek sepak bola itu sendiri,” kata Ferry Paulus di Mabes Polri, Rabu (6/5/2026).
“Teman-teman kan juga melihat salah satu apa namanya, beberapa runtutan yang ada di Jakarta ini mulai dari May Day, ada Hari Buruh dan sebagainya. Nah, itu yang ada kekhawatiran yang kami di liga juga merasa penting untuk dialihkan di tempat lain, tetapi waktu dan apa namanya, jamnya tetap diselenggarakan di tanggal 10 dan jam sore,” pungkasnya.
Laga El Clasico pada 10 Mei nanti akan terasa berbeda karena Persija dan Persib sedang dalam persaingan merebut gelar juara Super League. Menarik dinantikan siapa yang bakal memenangkan laga dan membawa tiga poin? Patut ditunggu.