← Beranda
Bonek Nggak Boleh Masuk Manahan! Laga Panas Persis Solo vs Persebaya Surabaya Tanpa Suporter Tamu
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 7 Mei 2026 | 00.17 WIB
Ribuan Bonek memadati Stadion Gelora Bung Tomo saat Persebaya Surabaya menghadapi Persita Tangerang di pekan ke-26 Super League 20252026. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Panitia pelaksana Persis Solo resmi melarang kehadiran Bonek dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 antara Persis Solo vs Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026), akibat sanksi disiplin dan keterbatasan kapasitas stadion yang berdampak langsung pada akses suporter tamu.

Keputusan ini diumumkan melalui surat resmi bernomor 0112/SH/PSS/V/2026 yang dikirim kepada manajemen Persebaya Surabaya. Dampaknya jelas, ribuan Bonek tidak bisa memberikan dukungan langsung dalam laga krusial tersebut.

Baca Juga: Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo

Mengapa Bonek Dilarang Hadir di Stadion Manahan?

Larangan ini muncul karena Persis Solo sedang menjalani sanksi dari Komite Disiplin yang berdampak pada penutupan sejumlah tribun di Stadion Manahan. Akibatnya, kapasitas stadion berkurang signifikan dan tidak memungkinkan kehadiran suporter tim tamu.

Dalam surat resmi, manajemen Persis Solo menyebut, “Persis Solo saat ini sedang menjalani sanksi Komite Disiplin yang menyebabkan penutupan beberapa sektor tribun. Kapasitas stadion menjadi sangat terbatas.” Kondisi ini menjadi alasan utama pembatasan akses penonton.

Selain itu, regulasi kompetisi juga mempertegas larangan tersebut. Dalam poin kedua surat disebutkan, “Merujuk pada regulasi BRI Super League, suporter tim tamu (Bonek Mania) dilarang hadir di Stadion Manahan.”

Baca Juga: Pesan Emosional Bonek ke Bruno Moreira! 2 Assist, 1 Kode Emosional, dan 9 Rekor Ganas Persebaya Surabaya

Seberapa Ketat Pengawasan di Stadion?

Panpel Persis Solo memastikan pengawasan akan dilakukan secara ketat selama pertandingan berlangsung. Pemeriksaan identitas penonton akan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah suporter tamu masuk.

Dalam pernyataan resminya ditegaskan, “Pihak keamanan akan melakukan pemeriksaan ketat. Penonton yang terindikasi suporter tamu atau bersikap tidak kooperatif akan ditolak masuk atau dikeluarkan dari area stadion.” Ini menunjukkan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran aturan.

Langkah ini diambil bukan hanya untuk mematuhi regulasi, tetapi juga menjaga keamanan pertandingan. Mengingat rivalitas dan potensi gesekan antar suporter, keputusan ini dinilai sebagai langkah preventif.

Baca Juga: Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak

Bagaimana Respons untuk Persebaya Surabaya?

Manajemen Persis Solo juga meminta kerja sama dari Persebaya Surabaya untuk menyampaikan imbauan kepada Bonek. Tujuannya agar tidak ada suporter yang tetap nekat datang ke Solo.

Dalam surat tersebut tertulis, “Kami memohon bantuan manajemen Persebaya untuk mengimbau rekan-rekan Bonek Mania agar tidak melakukan perjalanan ke Surakarta guna menghindari sanksi lebih lanjut bagi kedua klub.”

Imbauan ini penting karena pelanggaran bisa berujung pada hukuman tambahan. Tidak hanya bagi suporter, tetapi juga berpotensi merugikan klub secara administratif dan kompetitif.

Baca Juga: Jadi Rp 20 Ribu! Semen Padang Degradasi, Harga Tiket Kontra Persebaya Surabaya dan Persik Kediri Turun!

Bagaimana Performa Persebaya Surabaya Jelang Laga?

Di tengah kabar larangan tersebut, Persebaya Surabaya justru datang dengan performa impresif. Tim Green Force mencatat tiga kemenangan beruntun dengan catatan clean sheet.

Dalam tiga laga terakhir, Persebaya Surabaya menang 2-0 atas Malut United, 4-0 atas Arema FC, dan 4-0 melawan PSBS Biak. Total mereka mencetak 10 gol tanpa kebobolan satu pun.

Kekuatan utama terlihat di lini belakang yang tampil solid. Pertahanan mampu meredam agresivitas lawan sekaligus mendukung transisi cepat ke lini serang.

Baca Juga: Gacor! Top Skor Abadi Persebaya Surabaya Masuk Daftar 5 Hattrick Super League 2025/2026

Bagaimana Kondisi Persis Solo?

Sebaliknya, Persis Solo justru datang dengan hasil kurang meyakinkan. Dalam laga terakhir, mereka kalah telak 5-2 dari Malut United di Stadion Jatidiri Semarang.

Kekalahan tersebut menunjukkan masih adanya celah di lini pertahanan. Ini menjadi pekerjaan rumah besar menjelang menghadapi tim dengan tren positif seperti Persebaya Surabaya.

Meski bermain di kandang, tekanan justru lebih besar bagi Persis Solo. Selain harus bangkit dari kekalahan, mereka juga bermain tanpa dukungan penuh karena sanksi yang membatasi jumlah penonton.

Apa Dampak Laga Tanpa Suporter Tamu?

Absennya Bonek dipastikan mengubah atmosfer pertandingan. Biasanya, dukungan suporter tamu menjadi elemen penting dalam pertandingan besar seperti ini.

Tanpa kehadiran Bonek, Persebaya Surabaya harus mengandalkan motivasi internal tim. Ini menjadi ujian mental bagi para pemain untuk tetap tampil maksimal di tengah tekanan.

Di sisi lain, Persis Solo juga tidak sepenuhnya diuntungkan. Kapasitas stadion yang terbatas membuat dukungan suporter tuan rumah tidak maksimal.

Seberapa Penting Laga Ini?

Pertandingan ini tetap krusial bagi kedua tim di pekan akhir kompetisi. Setiap poin sangat menentukan posisi klasemen menjelang penutupan musim.

Persebaya Surabaya berpeluang mempertahankan tren positif untuk mengamankan posisi papan atas. Sementara Persis Solo butuh kemenangan untuk memperbaiki posisi dan menghindari tekanan di akhir musim.

Dengan kondisi yang ada, laga ini diprediksi berlangsung ketat. Faktor teknis dan mental akan menjadi penentu utama hasil akhir pertandingan.

EDITOR: Banu Adikara