JawaPos.com - Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, akhirnya buka suara terkait dugaan rasisme yang dilakukan Marc Klok terhadap dirinya. Doumbia meyakini bahwa kapten Persib Bandung itu memang melontarkan ucapan rasial dari mulutnya.
Dugaan rasisme yang dilakukan Klok terhadap Doumbia terjadi pada laga Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra Persib Bandung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Kamis (30/4) lalu. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan The Guardians -julukan Bhayangkara Presisi Lampung FC- dijelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada babak pertama.
Terkait polemik tersebut, Klok sudah buka suara terlebih dahulu dan membantah semua tuduhan tersebut. Pemain berlabel Timnas Indonesia itu menegaskan tidak mengucap kata bernada rasis kepada Doumbia. Dia menjelaskan bahwa ada kesalahpahaman di antara mereka dalam kejadian tersebut.
Pernyataan Doumbia
Namun kini, Doumbia melalui akun instagram pribadinya mengeluarkan pernyataan resminya. Penyerang berpaspor Pantai Gading itu yakin ada ucapan tidak pantas yang dilontarkan dari mulut Klok terhadap dirinya. Dia menyebut, tidak akan membuat pernyataan seperti ini jika memang tidak sesuai fakta yang dialaminya dalam lapangan.
“Selama pertandingan, saya mendengar sebuah komentar yang saya anggap tidak pantas. Saya melaporkannya dengan itikad baik, sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemain profesional. saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya. saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya tidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius,” tulis Doumbia dalam instagramnya @henrydoumbia1, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga: Gacor! Top Skor Abadi Persebaya Surabaya Masuk Daftar 5 Hattrick Super League 2025/2026
Doumbia tidak mempermasalahkan adanya perbedaan versi yang sebelumnya telah diklarifikasi oleh Klok. Namun, ia tetap berpegang teguh pada pendiriannya. Karena itu, ia bersapa dengan klubnya mengambil langkah dengan membawa kasus tersebut ke Komdis PSSI sesuai dengan prosedur yang ada untuk menguji kebenaran.
“Saya memahami bahwa terdapat perbedaan versi mengenai kejadian ini. saya menghormati bahwa setiap pihak dapat memiliki pandangan yang berbeda, dan saya telah menyampaikan pengalaman saya melalui jalur yang tepat sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku,” terangnya.
“Sepanjang karier saya, saya telah bermain di berbagai negara dan lingkungan, dengan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai rasa hormat, profesionalisme, dan integritas. saya belum pernah terlibat dalam situasi seperti ini sebelumnya, itulah mengapa saya menyikapinya dengan serius dan penuh tanggung jawab,” tambah Doumbia.
Meski demikian, Doumbia tetap menghormati Persib Bandung dan Klok. Sejatinya, ia tak ingin menciptakan konflik, karena menurutnya sepak bola adalah ruang untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas. Dia ingin adanya peninjauan lebih lanjut untuk menemukan titik kebenaran dalam insiden tersebut.
“Di saat yang sama, saya menghormati Persib Bandung dan kapten mereka Marc Klok. Saya tidak ingin menciptakan konflik atau perpecahan. Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang penuh rasa hormat, dan ada hal-hal yang lebih penting dalam hidup yang mengingatkan kita untuk tetap bersatu dan fokus pada hal yang benar-benar berarti,” jelasnya.
“Saya percaya bahwa jika diperlukan, proses peninjauan akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya merasa telah menjalankan kewajiban saya dengan melaporkan hal ini secara tepat dan saya tidak akan memberikan komentar lebih lanjut secara publik,” pungkas Doumbia.