← Beranda
3 Bintang Persebaya Surabaya Wajib Dievaluasi, Desakan Bonek Kian Keras Usai Pesta Gol
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 5 Mei 2026 | 18.37 WIB
Pedro Matos absen saat Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC di Derbi Jawa Timur karena akumulasi kartu kuning. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya menang telak 4-0 atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026), namun Bonek justru menyoroti tiga pemain asing yang dinilai belum maksimal dan perlu evaluasi serius demi ambisi juara musim depan. Kemenangan besar ini tak sepenuhnya meredam kritik suporter terhadap komposisi tim.

Hasil impresif di pekan ke-31 Super League 2025/26 memang membawa Persebaya Surabaya naik ke posisi keempat klasemen dengan 51 poin. Namun di balik euforia, tuntutan pembenahan skuad langsung mengemuka dari tribun hingga media sosial.

Mengapa Tiga Pemain Asing Jadi Sorotan Bonek?

Bonek secara terbuka meminta evaluasi terhadap Mihailo Perovic, Leo Lelis, dan Pedro Matos karena kontribusi mereka dinilai belum konsisten sepanjang musim ini. Kritik ini muncul meski tim baru saja mencatat kemenangan dominan dengan empat gol tanpa balas.

Baca Juga: Gacornya Warisan Eduardo Perez! Milos Raickovic dan Francisco Rivera Meledak di Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares

Salah satu komentar Bonek menegaskan keresahan tersebut dengan menyebut, “Perovic + Lelis + Matos mungkin evaluasi. Cari striker ganas + 1 bek lagi + pelapis Rivera.”

Pernyataan ini mencerminkan harapan suporter agar Persebaya Surabaya lebih tajam dan solid di semua lini.

Baca Juga: 6 Rumor Panas Mengarah ke Persebaya Surabaya! Transfer Gratisan hingga Kejutan Abroad Bikin Heboh

Dalam 31 pekan berjalan, kebutuhan akan striker produktif dan lini belakang kokoh memang terasa. Apalagi target bersaing di papan atas menuntut kedalaman skuad yang lebih merata.

Bagaimana Performa Mereka Sepanjang Musim?

Performa Mihailo Perovic sebagai striker dinilai belum cukup menggigit di lini depan yang baru koleksi 5 gol dan 1 assist.

Minimnya kontribusi gol di momen krusial membuat lini serang kerap bergantung pada pemain lain seperti Francisco Rivera dan Milos Raickovic.

Sementara itu, Leo Lelis di sektor pertahanan belum sepenuhnya memberikan rasa aman. Meski beberapa kali tampil solid, inkonsistensi membuat Bonek merasa masih perlu tambahan bek berkualitas untuk menopang lini belakang.

Pedro Matos juga tak luput dari sorotan karena belum mampu menjadi pembeda di lini tengah. Perannya dianggap belum maksimal dalam menjaga keseimbangan permainan, terutama saat menghadapi tim-tim kuat.

Baca Juga: Pengorbanan Milos Raickovic! Kuping Tebal Gelandang Persebaya Surabaya Jawab Kritikan Bonek

Data pertandingan melawan PSBS Biak menunjukkan Persebaya Surabaya mencatat 29 tembakan dengan 14 on target. Namun dominasi tersebut lebih banyak ditopang pemain lain, bukan ketiga nama yang disorot.

Kemenangan Besar, Tapi Masalah Belum Tuntas?

Kemenangan 4-0 atas PSBS Biak memang menunjukkan kualitas permainan tim yang sedang meningkat. Francisco Rivera dan Milos Raickovic masing-masing mencetak dua gol, menjadi pembeda nyata di laga tersebut.

Milos bahkan mengungkapkan kepuasannya usai pertandingan dengan mengatakan, “Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Sebelum pertandingan, kami sudah tahu bahwa laga tidak akan berjalan mudah.”

Baca Juga: 3 Fakta Bikin Milos Raickovic Terharu! Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares Kian Menggigit

Ia juga menambahkan, “Di babak pertama kami menciptakan banyak peluang, tetapi kiper lawan tampil sangat baik. Baru di babak kedua, setelah kami berhasil mencetak gol, permainan menjadi lebih terbuka dan lebih mudah bagi kami.”

Namun kemenangan ini sekaligus menegaskan ketergantungan pada beberapa pemain kunci. Tanpa kontribusi merata, Persebaya Surabaya berisiko kesulitan saat menghadapi tekanan di musim depan.

Peran Bruno Paraiba dan Dinamika Lini Serang

Di tengah kritik terhadap tiga pemain tersebut, Bruno Paraiba justru mendapat apresiasi dari Bonek. Meski sering masuk sebagai pemain pengganti, kontribusinya dinilai efektif dalam mengubah jalannya pertandingan.

Dalam tiga laga terakhir, Bruno Paraiba mencatat dua assist penting. Ia memberikan umpan matang kepada Milos Raickovic saat melawan Malut United dan kembali berkontribusi saat menghadapi PSBS Biak.

Selain itu, ia juga hampir mencetak gol saat melawan Arema FC meski tendangannya membentur tiang. Performa ini memunculkan opini bahwa ia lebih cocok berperan sebagai supersub dibanding starter.

Baca Juga: Eksplorasi Visual ke Imajinasi! Cara Bonek Tunanetra Menyaksikan 4 Gol Persebaya Surabaya ke Gawang PSBS Biak

Komentar salah satu fanbase Bonek @onlinepersebaya pun menegaskan, “Sepertinya Bruno Paraiba lebih cocok sebagai supersub yang masuk di babak kedua, bagaimana menurut kalian?”

Pendapat ini menunjukkan adanya dinamika menarik dalam komposisi lini serang.

Apa yang Dibutuhkan Persebaya Surabaya Musim Depan?

Bonek menginginkan Persebaya Surabaya melakukan pembenahan di tiga sektor utama: striker tajam, tambahan bek, dan pelapis kreator seperti Francisco Rivera. Hal ini dianggap krusial jika tim ingin bersaing dalam perebutan gelar.

Baca Juga: Bernardo Tavares Ucap Terima Kasih! Usai Persebaya Surabaya Menang 3 Laga Beruntun dan Ulang Tahunnya Dirayakan

Dengan koleksi 51 poin dan posisi keempat klasemen, peluang masih terbuka. Namun tanpa evaluasi mendalam terhadap pemain yang kurang optimal, ambisi juara bisa kembali tertunda.

Milos Raickovic sendiri menegaskan pentingnya konsistensi tim dengan mengatakan, “Kami sangat puas dengan tambahan tiga poin ini. Kami ingin terus menjaga konsistensi dan melanjutkan tren positif di pertandingan berikutnya.”

Pernyataan tersebut selaras dengan harapan Bonek, tetapi konsistensi tak hanya soal hasil, melainkan juga komposisi pemain. Evaluasi terhadap Mihailo Perovic, Leo Lelis, dan Pedro Matos kini menjadi tuntutan nyata.

Jika manajemen mampu membaca sinyal ini, Persebaya Surabaya berpeluang tampil lebih solid musim depan. Dukungan penuh suporter jelas akan menjadi energi tambahan untuk mewujudkan target juara.

EDITOR: Edi Yulianto