← Beranda
4 Laga Penentu Mei 2026! Ini Jalan Terakhir Persebaya Surabaya Menembus Papan Atas Super League
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 1 Mei 2026 | 23.51 WIB
Persebaya Surabaya menghadapi jadwal padat penentu posisi di papan atas Super League 2025/2026. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya memasuki fase krusial pada Mei 2026 dengan jadwal padat yang bisa menjadi penentu nasib mereka di papan klasemen. Empat pertandingan tersisa bukan sekadar rutinitas, tapi peluang terakhir untuk mengunci posisi elite di akhir musim.

Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu PSBS Biak pada pekan ke-31 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026) sore. Laga ini di atas kertas menguntungkan, namun situasi tim ternyata jauh dari kata ideal.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tak menutup kondisi sebenarnya yang sedang dihadapi timnya. Jadwal yang terlalu rapat membuat persiapan teknis tidak berjalan seperti biasanya.

Baca Juga: Bruno Moreira Terdepak! Francisco Rivera Top Skor Baru Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026

“Tentang jadwal padat, tugas kami sekarang adalah mencoba pulih dengan cepat untuk melihat pemain mana yang siap. Sejujurnya kami tidak akan punya banyak waktu karena besok kami melakukan perjalanan, lusa kami pemulihan,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Kondisi ini memaksa tim pelatih mengubah prioritas jelang pertandingan. Fokus utama kini bukan lagi mengasah taktik, melainkan menjaga kebugaran pemain agar tetap kompetitif di lapangan.

“Beberapa pemain yang tidak main hari ini mungkin akan berlatih, tapi kami tidak punya banyak pemain jadi kami tidak bisa melakukan banyak hal taktis. Setelah itu kami ada latihan resmi,” imbuhnya.

Baca Juga: Masa Bakti Bruno Moreira Bukan Habis 30 April 2026! Ini Detail Baru Kontrak Kapten Persebaya Surabaya

Dengan waktu yang terbatas, Persebaya Surabaya tak punya banyak pilihan selain memaksimalkan sumber daya yang ada. Situasi ini jelas bukan skenario ideal untuk tim yang sedang berburu posisi papan atas.

“Jadi ini bukan waktu ideal yang kami inginkan untuk persiapan, tapi kami akan mencoba melakukan yang terbaik,” kata Bernardo Tavares.

Di tengah keterbatasan tersebut, Persebaya Surabaya tetap membawa modal penting berupa kepercayaan diri tinggi. Kemenangan telak 4-0 atas Arema FC pada laga sebelumnya menjadi bukti performa tim sedang menanjak.

Hasil itu bukan sekadar angka di papan skor, tapi juga sinyal kebangkitan kolektif skuad. Permainan yang lebih tajam dan efektif memberi harapan besar menghadapi laga-laga berikutnya.

Saat ini Persebaya Surabaya berada di posisi ke-5 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 48 poin. Jarak dengan empat besar masih terbuka, namun tidak ada ruang lagi untuk kehilangan poin.

Empat pertandingan di bulan Mei akan menjadi penentu apakah Persebaya Surabaya mampu menembus papan atas atau justru tertahan di zona tengah. Setiap laga memiliki tantangan berbeda yang harus ditaklukkan.

Baca Juga: Ini Bukan Waktu Ideal! Pengakuan Jujur Bernardo Tavares Bongkar Kondisi Ruang Ganti Persebaya Surabaya Lawan PSBS Biak

Setelah menghadapi PSBS Biak, Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2026). Laga tandang ini diprediksi tidak mudah karena Persis dikenal kuat saat bermain di kandang.

Selanjutnya, Green Force harus kembali menjalani laga tandang ke Stadion H. Agus Salim menghadapi Semen Padang pada Jumat (15/5/2026). Faktor kelelahan akibat perjalanan bisa menjadi tantangan tambahan bagi skuad.

Laga terakhir akan berlangsung di kandang saat menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (23/5/2026). Pertandingan ini berpotensi menjadi penutup dramatis musim jika posisi klasemen masih ketat.

Baca Juga: PSBS Biak Segera Resmi Degradasi di Pekan 31! Persebaya Surabaya Jadi Aktor Intelektual Penyebabnya

Rangkaian jadwal ini menunjukkan konsistensi akan menjadi kunci utama. Persebaya Surabaya tidak hanya dituntut menang, tetapi juga menjaga performa di tengah tekanan fisik yang tinggi.

Peran rotasi pemain menjadi sangat vital dalam kondisi seperti ini. Bernardo Tavares harus jeli memilih pemain yang benar-benar siap tampil tanpa mengorbankan kualitas permainan tim.

Selain itu, mentalitas juga akan berbicara banyak dalam fase akhir musim. Tim yang mampu menjaga fokus dan disiplin biasanya akan keluar sebagai pemenang di situasi penuh tekanan seperti sekarang.

Persebaya Surabaya sebenarnya memiliki modal kuat untuk bersaing di papan atas. Kombinasi pengalaman pemain senior dan energi pemain muda bisa menjadi pembeda jika dimaksimalkan dengan tepat.

Namun, semua itu akan sia-sia jika tidak diiringi manajemen kondisi yang baik. Jadwal padat seringkali menjadi jebakan bagi tim yang tidak siap secara fisik maupun mental.

Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana Persebaya Surabaya menjawab tantangan ini. Empat laga di bulan Mei akan menjadi cerita penutup yang menentukan arah musim mereka.

Jika mampu melewati fase ini dengan hasil maksimal, bukan tidak mungkin Persebaya Surabaya mengakhiri musim di posisi yang lebih tinggi.

Sebaliknya, kegagalan memanfaatkan momentum bisa membuat mereka menyesal di akhir kompetisi.

EDITOR: Edi Yulianto