JawaPos.com - PSIM Yogyakarta akan kembali beraksi di hadapan pendukungnya saat menjamu Persita Tangerang pada laga pekan ke-30 Super League 2025/2026. Pertandingan ini digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4) pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi momentum penting bagi Laskar Mataram untuk bangkit sekaligus membalas kekalahan telak di putaran pertama.
Pada pertemuan sebelumnya, PSIM harus mengakui keunggulan Persita dengan skor mencolok 0-4. Hasil itu masih membekas, terlebih performa PSIM saat ini juga sedang menurun. Dalam enam laga terakhir, tim asuhan Jean Paul Van Gastel belum meraih kemenangan dengan catatan tiga kali imbang dan tiga kali kalah.
Baca Juga: Jelang Lawan PSIM, Carlos Pena Tegaskan Persita Harus Bangkit dan Rebut Tiga Poin
Kondisi tersebut membuat PSIM harus puas berada di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Posisi ini cukup jauh dari target awal mereka yang sempat stabil di papan atas pada putaran pertama.
Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, tetap menilai timnya sudah menjalani persiapan dengan baik. Namun ia mengakui ada kendala dari sisi skuad yang tidak lengkap.
“Persiapan kami untuk laga lawan Persita sudah dijalani dengan baik. Ada beberapa pemain yang absen karena cedera dan akumulasi kartu kuning,” ujar Van Gastel dalam sesi Pre Match Press Conference, Rabu (29/4) dikutip dari ileague.id.
Baca Juga: Persita Tantang PSIM di Bantul, Pendekar Cisadane Berburu Kebangkitan dari Tren Negatif
Setidaknya lima pemain PSIM dipastikan absen pada laga ini. Mereka adalah Rahmatsho Rahmatzoda, Anton Fase, dan Fahreza Sudin yang masih menjalani pemulihan cedera. Sementara Ezequiel Vidal dan Riyatno Abiyoso harus menepi akibat akumulasi kartu.
Meski hasil belum berpihak dalam beberapa laga terakhir, Van Gastel menegaskan bahwa timnya tidak kekurangan motivasi. Ia menilai faktor keberuntungan dan detail kecil masih menjadi pembeda di lapangan.
“Pemain tidak kekurangan motivasi. Di putaran kedua kami mungkin kurang beruntung. Kami juga sudah memperbaiki masalah di set piece. Jadi bukan soal permainan buruk, tapi hasil yang belum maksimal,” jelasnya.
Menjelang laga ini, PSIM berharap bisa tampil lebih efektif dan memanfaatkan peluang kandang untuk kembali ke jalur kemenangan. Duel melawan Persita diprediksi berlangsung ketat, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting di sisa musim.