← Beranda
Persib Bandung Tekankan Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual Demi Masa Depan Industri Olahraga
Andre Rizal HanafiSelasa, 28 April 2026 | 23.50 WIB
Ngopi Pagi Bareng Kantor Wilayah Kemenkum Jabar bertema Jawara Kekayaan Intelektual, Jawara Olahraga di Persib Store, Kota Bandung, Senin (27/4). (Istimewa)

 

JawaPos.com–Momentum Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026 dimanfaatkan Persib Bandung untuk menegaskan pentingnya pengelolaan brand dan perlindungan hak kekayaan intelektual dalam dunia olahraga modern.

Pesan tersebut disampaikan dalam acara Ngopi Pagi Bareng Kantor Wilayah Kemenkum Jabar di Persib Store, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (27/4). Kegiatan bertema Jawara Kekayaan Intelektual, Jawara Olahraga itu menghadirkan narasumber dari berbagai sektor.

Di antaranya Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Barat Asep Sutandar, Vice President Commercial PT Persib Bandung Bermartabat Budi Ulia, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Sigit Iskandar.

Baca Juga: Persib dan Borneo FC Poin Sama, Bojan Hodak Akui Lima Laga Tersisa Bakal Sangat Berat

Dalam diskusi tersebut, Budi Ulia menjelaskan bahwa Persib Bandung kini tidak hanya dikenal sebagai klub sepak bola. Tapi telah berkembang menjadi brand dengan nilai ekonomi yang besar.

Karena itu, perlindungan kekayaan intelektual dianggap penting untuk menjaga identitas klub di tengah perkembangan industri olahraga yang semakin kompetitif. Menurut Budi, perlindungan hak kekayaan intelektual mencakup banyak aspek. Mulai dari logo klub, desain jersey, hingga berbagai kampanye yang dijalankan Persib Bandung.

Dia menilai hal itu berkaitan langsung dengan kepercayaan suporter terhadap klub. ”Yang kami jaga bukan hanya identitas klub, tetapi juga kepercayaan Bobotoh kepada Persib Bandung,” ujar Budi dikutip dari persib.co.id.

Baca Juga: Hasil Arema FC vs Persebaya Surabaya! Derbi Jawa Timur Berakhir 0-0 di Babak Pertama

Terkait masih maraknya produk tidak resmi di pasaran, Persib Bandung memilih pendekatan edukatif kepada suporter. Klub mengajak Bobotoh untuk lebih memahami pentingnya membeli produk resmi sebagai bentuk dukungan langsung kepada tim.

Budi menambahkan, membeli merchandise resmi bukan sekadar soal kualitas produk, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata untuk mendukung perkembangan klub ke depan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Barat Asep Sutandar mengapresiasi langkah Persib Bandung yang dinilai konsisten menjaga legalitas merek dan karya kreatifnya. Langkah tersebut bisa menjadi contoh bagi pelaku industri olahraga maupun ekonomi kreatif di Jawa Barat.

Menurut dia, perlindungan kekayaan intelektual sangat penting agar karya dan identitas sebuah brand tidak mudah ditiru pihak lain yang dapat merugikan pemiliknya.

Hal senada disampaikan Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar. Dia menilai pengelolaan kekayaan intelektual yang baik mampu memberikan dampak ekonomi luas, termasuk mendukung perkembangan sport tourism dan kesejahteraan pelaku olahraga.

Menutup diskusi, Budi Ulia menegaskan Persib Bandung akan terus membuka peluang kolaborasi di masa depan tanpa meninggalkan identitas klub yang telah dibangun selama ini.

Baca Juga: Usai Menang Besar, Mauricio Souza Minta Persija Tutup Musim dengan Penuh Kebanggaan

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah