JawaPos.com–Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengakui masalah penyelesaian akhir menjadi titik lemah timnya. Souza pun fokus mengasah finishing jelang melawan Persis Solo di pekan ke-30 Super League 2025/2026.
Persija Jakarta akan menjamu Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (27/4) pukul 19.00 WIB. Jelang duel tersebut, skuad Macan Kemayoran dihantui masalah yang cukup krusial, yakni soal kreativitas dan penyelesaian di lini serang.
Kelemahan tersebut tercermin pada dua pertandingan terakhir Persija Jakarta, ketika menang 1-0 lawan PSBS Biak (18/4) dan imbang 1-1 kontra PSIM Jogjakarta (22/4). Macan Kemayoran tampil dominan dan menciptakan cukup banyak peluang dalam dua laga tersebut, namun kesulitan untuk mencetak gol.
Baca Juga: Kiesha Alvano Belajar Nyemen, Nyangkul hingga Operasikan Eskavator di Film Tumbal Proyek
Situasi tersebut membuat Persija Jakarta mendapatkan banyak kritikan. Terkhusus dari kelompok suporter mereka, Jakmania.
Souza pun menyadari masalah tersebut. Juru taktik asal Brasil itu menegaskan bahwa tim asuhannya telah berlatih keras dalam hal penyelesaian akhir. Namun, masih kurang beruntung karena gol yang dinanti tak kunjung datang.
”Kami sudah mengerjakan hal ini sejak awal kompetisi. Ada kalanya bola memang tidak masuk. Kami selalu berusaha menganalisis permainan yang kami jalani dan menyusun latihan berdasarkan apa yang kami anggap sebagai titik lemah tim,” kata Souza dalam konferensi pers jelang laga kontra Persis Solo, Minggu (26/4).
Baca Juga: Mauricio Souza Keluhkan Singkatnya Waktu Persiapan Jelang Persija Jakarta Vs Persis Solo
”Jadi, seperti yang saya bilang, dalam dua pertandingan terakhir kami mampu menciptakan peluang, tetapi belum efektif di sepertiga akhir,” sambung dia.
Oleh karena itu, Souza memanfaatkan waktu persiapan yang minim ini dengan berfokus pada penyelesaian akhir. Eks pelatih Madura United itu berharap tim besutannya bisa mengkonversi segala peluang menjadi gol saat menghadapi Persis Solo.
”Karena waktu persiapan yang singkat, kami berusaha lebih banyak mengasah permainan di sepertiga akhir, dengan banyak latihan penyelesaian akhir dalam berbagai situasi. Namun, ini bukan sesuatu yang baru kami kerjakan sekarang. Kami sudah melatih hal ini sejak awal kompetisi,” tegas Souza.
Pertandingan kontra Persis Solo merupakan laga krusial bagi Persija Jakarta. Macan Kemayoran wajib mengunci kemenangan di laga kandang itu guna memanaskan persaingan papan atas klasemen sementara Super League 2025/2026.
Dalam tabel klasemen sementara, Macan Kemayoran masih terkunci di posisi ketiga dengan raihan 59 poin. Persija Jakarta tertinggal tujuh angka dari dua Persib Bandung dan Borneo FC yang memiliki nilai kembar 66.