JawaPos.com - Althaf Indie memuji kekompakan para pemain Persis Solo saat menang comeback melawan Bhayangkara FC di Super League pekan ke-29. Laga yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut dimainkan di Stadion Manahan, Rabu (22/4).
Kemenangan melawan Bhayangkara FC sangat disyukuri oleh Althaf Indie karena diraih dengan cara yang sangat sulit. Pemain 23 tahun tersebut menyoroti kekompakan dan disiplin rekan setimnya.
"Saya mengucapkan syukur karena kita tahu melawan Bhayangkara tidak mudah. Mereka tim kuat tapi kita lihat di lapangan kita bermain kompak disiplin dan mengikuti instruksi pelatih dan alhamdulillah kita meraih tiga poin," kata Althaf Indie dalam sesi jumpa pers yang dikutip laman resmi Persis, Kamis (23/4).
Baca Juga: Dari Timnas U17 ke Liga Profesional, Evandra Florasta Akhirnya Tampil Bersama Bhayangkara FC
Setelah memenangkan laga melawan Bhayangkara FC, perasaan optimistis Althaf kembali tumbuh. Pemain nomor punggung 36 tersebut yakin bahwa Persis Solo bisa keluar dari zona degradasi.
"Kita akan berjuang sampai akhir, apapun nanti hasil akhirnya, Persis harus bisa bertahan di Super League,” ujar Althaf.
Pemain kelahiran Bekasi tersebut menjadi starter dan bermain sangat tajam di lini depan Persis. Secara individu, melihat statistik permainannya dari laman I League, Althaf melepaskan dua tendangan ke arah gawang dan menciptakan dua kreasi peluang.
Baca Juga: Big Match Persib vs Arema FC: Bojan Hodak Percaya Diri Jaga Asa Juara BRI Super League
Di sisi lain, pelatih Persis, Milomir Seslija mengungkapkan bahwa anak asuhannya bisa lebih berani untuk melepaskan tendangan jika memiliki peluang. Dia juga senang bahwa Persis bermain sangat bagus dan mulai mengalihkan fokus melawan Persija Jakarta pada 27 April.
"Tim tadi bermain dengan sangat bagus dan hasil ini membuat para pemain menambah keberanian untuk menatap laga selanjutnya. Dan selanjutnya kita akan melawan Persija yang hari ini bermain imbang dan mungkin kita perlu penyegaran karena tidak akan mudah menghadapi Persija di Jakarta," ucap Milo.
"Saya mengucapkan selamat kepada para pemain dan seperti saya bilang di laga sebelumnya untuk sering melakukan tendangan ke arah gawang ketika ada peluang," pungkas pelatih 61 tahun itu.
Keberanian untuk melepaskan tendangan terlihat dari statistik pertandingan. Persis berhasil melepaskan sembilan tendangan ke arah gawang berbanding dua tendangan dari Bhayangkara FC.
Persis masih belum aman dari zona degradasi. Laskar Sambernyawa masih terpaut satu poin dengan Madura United yang bakal bermain melawan Dewa United pada 25 April.