← Beranda
Bernardo Tavares Pusing 7 Keliling! Persebaya Surabaya DIhantui Krisis Pemain dan Performa Buruk di Kandang Malut United
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 23 April 2026 | 23.14 WIB
Bernardo Tavares menegaskan Persebaya Surabaya tetap waspada meski Persija Jakarta kehilangan dua bek utamanya. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi situasi pelik jelang duel krusial melawan Malut United pada pekan ke-29 Super League, Kamis (23/4/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tapi juga momentum kebangkitan di tengah tekanan yang terus menggunung.

Bermain di Stadion Kie Raha, Maluku, Persebaya Surabaya datang dengan kondisi yang jauh dari ideal. Performa yang menurun dalam dua laga terakhir membuat Green Force kehilangan pijakan di papan atas klasemen.

Kekalahan menyakitkan dalam derbi Suramadu melawan Madura United menjadi pukulan telak bagi mental tim. Itu menjadi kali pertama Persebaya Surabaya tumbang di kandang sendiri dalam laga sarat gengsi tersebut.

Baca Juga: Bintang Kolombia Dikabarkan Tinggalkan PSBS Biak, Persebaya Surabaya Tertarik? Sosok 10 Gol Ini Jadi Rebutan!

Dampaknya langsung terasa pada posisi klasemen yang kini melorot dari lima besar. Posisi Persebaya Surabaya bahkan harus direbut Bhayangkara FC yang tampil lebih konsisten dalam beberapa pekan terakhir.

Tekanan semakin besar karena setelah laga ini, Persebaya Surabaya sudah ditunggu rival abadi Arema FC pada pekan ke-30. Situasi ini membuat setiap poin menjadi sangat krusial untuk menjaga asa tetap bersaing di papan atas.

Di sisi lain, Malut United juga tidak dalam kondisi terbaiknya jelang pertandingan ini. Tuan rumah tercatat sudah empat pekan tanpa kemenangan, sebuah catatan yang membuat mereka turun di klasemen.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Malut United vs Persebaya Surabaya: Duel Penuh Luka di Kie Raha!

Meski demikian, bermain di hadapan publik sendiri menjadi modal penting bagi Malut United. Mereka tentu tidak ingin kembali kehilangan poin dan menjadikan laga ini sebagai titik balik menuju tren positif.

Kondisi ini membuat pertandingan diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk mengakhiri periode buruk mereka.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengakui situasi timnya saat ini tidak mudah. Ia bahkan harus memutar otak lebih keras untuk menyusun strategi terbaik dengan kondisi skuad yang terbatas.

Masalah utama yang dihadapi adalah badai cedera yang menghantam beberapa pemain kunci. Hal ini membuat pilihan pemain menjadi sangat terbatas, terutama untuk menjaga keseimbangan tim.

“Kami berharap tim medis bisa membantu memulihkan beberapa pemain agar kami memiliki lebih banyak pilihan. Saat ini saya masih harus melihat siapa saja yang tersedia,” tandasnya.

Kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian serius dalam persiapan tim. Jadwal padat dan kelelahan mulai berdampak pada performa di lapangan dalam beberapa laga terakhir.

Baca Juga: Ernando Ari dan Bruno Moreira Diragukan Tampil! Persebaya Surabaya Uji Mental di Kandang Malut United

Tidak hanya soal cedera, aspek mental juga menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persebaya Surabaya. Kekalahan beruntun jelas memengaruhi kepercayaan diri pemain saat menghadapi tekanan pertandingan.

Bernardo Tavares harus mampu mengembalikan semangat bertanding anak asuhnya. Apalagi, laga tandang seperti ini membutuhkan mental kuat untuk menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah.

Secara head to head, Persebaya Surabaya sebenarnya memiliki catatan yang cukup berimbang melawan Malut United. Pada pertemuan terakhir, Green Force mampu meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Baca Juga: Bernardo Tavares Blak-blakan Perjalanan ke Ternate Menyulitkan Timnya, tapi Bikin Persebaya Surabaya Lebih Kuat saat Hadapi Malut United

Namun, Malut United juga pernah mencuri kemenangan di kandang Persebaya Surabaya pada 2025 dengan skor 2-0. Bahkan, satu laga lainnya berakhir imbang tanpa gol yang menunjukkan kekuatan kedua tim relatif setara.

Fakta ini membuat duel kali ini sulit diprediksi. Kedua tim memiliki peluang yang sama besar untuk meraih kemenangan, tergantung siapa yang lebih siap secara mental dan fisik.

Persebaya Surabaya jelas tidak ingin kembali kehilangan poin dalam laga ini. Selain untuk memperbaiki posisi di klasemen, kemenangan juga penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

Sebaliknya, Malut United akan memanfaatkan status tuan rumah untuk menekan sejak awal. Dukungan suporter bisa menjadi faktor pembeda dalam pertandingan yang diprediksi berjalan ketat ini.

Situasi yang dihadapi Persebaya Surabaya saat ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Bernardo Tavares. Kemampuannya meracik strategi di tengah keterbatasan akan sangat menentukan hasil akhir laga.

Jika mampu mencuri poin di kandang lawan, itu bisa menjadi titik balik bagi Persebaya Surabaya. Namun jika kembali gagal, tekanan akan semakin besar menjelang duel panas melawan Arema FC.

Pertandingan ini bukan hanya soal taktik dan strategi, tetapi juga tentang mentalitas dan daya juang. Siapa yang lebih siap menghadapi tekanan, dialah yang berpeluang keluar sebagai pemenang.

EDITOR: Banu Adikara