JawaPos.com — Ernando Ari dan Bruno Moreira diragukan tampil saat Persebaya Surabaya menghadapi Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026 malam ini. Kondisi ini menjadi ujian serius bagi Green Force yang datang dengan misi mencuri poin di laga tandang krusial.
Pertandingan Malut United melawan Persebaya Surabaya menjadi duel yang sangat ditunggu penggemar di ajang Super League 2025/2026. Laga digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis malam pukul 19.00 WIB.
Malut United bertindak sebagai tuan rumah dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten sepanjang musim ini. Mereka berpeluang menurunkan kekuatan terbaik tanpa gangguan berarti di skuad utama.
Sebaliknya, Persebaya Surabaya datang dengan sejumlah kendala yang tak bisa diabaikan begitu saja. Absennya Gali Freitas akibat akumulasi kartu kuning membuat opsi di lini depan semakin terbatas.
Situasi makin rumit karena dua pemain kunci, Ernando Ari dan Bruno Moreira, masih dalam tahap pemulihan cedera. Keduanya belum dipastikan tampil, sehingga pelatih Bernardo Tavares harus menyiapkan skenario alternatif.
Kondisi tersebut memaksa Persebaya Surabaya mengandalkan kedalaman skuad yang ada untuk tetap kompetitif. Nama Andhika Ramadhani pun diproyeksikan kembali mengisi posisi penjaga gawang sejak menit awal.
Di lini depan, peran Bruno Moreira yang biasanya menjadi motor serangan tentu sulit tergantikan sepenuhnya. Namun, pemain seperti Malik Risaldi dan Ryan Ardiansyah diharapkan mampu mengisi celah yang ditinggalkan.
Persebaya Surabaya sendiri datang ke laga ini dengan tekad kuat untuk bangkit dari tren negatif. Dua kekalahan beruntun sebelumnya menjadi alarm serius yang tak ingin kembali terulang.
Green Force berambisi mencuri poin di kandang lawan demi menjaga posisi di klasemen tetap kompetitif. Namun, misi tersebut jelas tidak mudah mengingat kekuatan Malut United yang sedang menanjak.
Malut United dikenal sebagai salah satu tim paling produktif musim ini dengan torehan 54 gol hingga pekan ke-28. Produktivitas tersebut menjadikan mereka ancaman nyata bagi lini belakang Persebaya Surabaya.
Salah satu sosok yang patut diwaspadai adalah David da Silva yang tampil tajam sebagai mesin gol. Keberadaannya di lini depan membuat pertahanan Green Force harus ekstra disiplin sepanjang pertandingan.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyoroti efektivitas permainan lawan yang dinilai sangat berbahaya. Ia menilai Malut United mampu mengubah peluang kecil menjadi gol dengan efisiensi tinggi.
“Mereka tim yang sangat efektif. Tidak butuh banyak peluang untuk mencetak gol, bahkan setengah peluang pun bisa mereka manfaatkan,” ujar Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.
Menurutnya, fokus dan disiplin menjadi faktor utama yang harus dijaga para pemain di sepanjang laga. Kesalahan kecil diyakini bisa langsung berbuah gol bagi tim tuan rumah.
“Kami harus tetap fokus dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Apa yang kami lakukan di lapangan besok akan sangat penting. Kami harus menunjukkan bahwa kami adalah tim yang kuat,” sambungnya.
Selain aspek teknis, Tavares juga menekankan pentingnya mentalitas dalam menghadapi tekanan pertandingan tandang. Ia ingin para pemain tampil dengan rasa percaya diri dan tidak terbebani situasi.
“Yang paling penting, pemain harus menikmati permainan. Jika mereka menikmati, mereka akan lebih fokus dan memiliki mentalitas yang lebih kuat,” tandasnya.
Secara statistik, pertemuan kedua tim menunjukkan keseimbangan yang cukup menarik. Dari tiga pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Catatan tersebut memberi gambaran laga ini berpotensi berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim memiliki peluang yang relatif sama untuk meraih hasil positif.
Susunan pemain yang diturunkan juga mencerminkan strategi masing-masing pelatih dalam mengantisipasi kekuatan lawan. Malut United tetap mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan lini serang tajam.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya mencoba memaksimalkan potensi pemain yang tersedia meski tidak dalam kondisi ideal. Kedisiplinan dan kerja sama tim akan menjadi kunci utama dalam meredam agresivitas tuan rumah.
Dengan segala keterbatasan yang ada, Persebaya Surabaya tetap memiliki peluang untuk mencuri poin jika mampu bermain efektif.
Laga ini sekaligus menjadi ujian karakter bagi Green Force dalam menghadapi tekanan di fase penting musim.
Susunan Pemain:
Malut United: Angga Saputro (kiper), Igor Inocencio, Nilson Junior, Gustavo Franca, Yance Sayuri, Ridho S, Wbeymar Angulo, Yacob Sayuri, Tryonne del Pino, Ciro Alves, David da Silva.
Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani (kiper), Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, Jeferson Silva, Milos Raickovic, Toni Firmansyah, Fransisco Rivera, Malik Risaldi, Mihailo Perovic, Ryan Ardiansyah.