← Beranda
Dua Laga Penentuan PSIS Bersama Kas Hartadi, Bisakah Laskar Mahesa Jenar Lepas dari Ancaman Degradasi?
Andre Rizal HanafiKamis, 23 April 2026 | 14.49 WIB
Pelatih kepala PSIS Semarang Kas Hartadi. (Istimewa)

 

JawaPos.com–PSIS Semarang mengambil langkah penting di pengujung musim Pegadaian Championship 2025/26. Manajemen resmi menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi dua laga terakhir musim ini.

Kehadiran pelatih senior tersebut diharapkan mampu membawa Laskar Mahesa Jenar keluar dari ancaman play off degradasi yang masih membayangi. Penunjukan Kas Hartadi diumumkan manajemen pada Selasa malam (21/4), setelah sebelumnya posisi pelatih kepala ditinggalkan Andri Ramawi yang mengundurkan diri pekan lalu.

Kas Hartadi akan langsung memimpin latihan tim mulai Rabu (22/4) sebagai persiapan menghadapi laga krusial kontra Kendal Tornado FC dan PSS Sleman. Situasi PSIS saat ini memang belum sepenuhnya aman. Di klasemen sementara Grup 2 Pegadaian Championship 2025/26, PSIS berada di posisi kedelapan dengan koleksi 20 poin.

Baca Juga: Eber Bessa Tebar Ancaman untuk Bali United, Persita Bidik Kemenangan di Banten International Stadium

Selisih mereka dengan Persiba Balikpapan yang menghuni zona play off degradasi hanya dua angka.Artinya, dua pertandingan tersisa akan menjadi penentu nasib PSIS musim ini. Manajemen PSIS menaruh harapan besar kepada pengalaman Kas Hartadi yang sudah lama berkecimpung di sepak bola Indonesia.

Nama Kas Hartadi dikenal pernah menangani sejumlah klub besar seperti Sriwijaya FC, Persik Kediri, Dewa United hingga PSMS Medan.

Asisten manajer PSIS Moch Reza Handhika mengatakan, keputusan menunjuk Kas Hartadi bukan sekadar memenuhi kebutuhan tim di sisa musim, tetapi karena manajemen percaya dengan kapasitas dan pengalaman yang dimiliki sang pelatih.

Baca Juga: Persita vs Bali United: Carlos Pena Minta Lini Depan Pendekar Cisadane Lebih Efektif

Dengan pengalaman menghadapi tekanan di berbagai klub, Kas Hartadi diharapkan mampu membangkitkan mental pemain PSIS yang tengah berada dalam situasi sulit. Selain memperbaiki organisasi permainan, faktor mental diyakini menjadi kunci penting dalam dua laga penentuan nanti.

Namun tantangan yang dihadapi tentu tidak mudah. Waktu persiapan yang singkat membuat Kas Hartadi harus bergerak cepat untuk memahami kondisi tim. Dia juga dituntut mampu memaksimalkan potensi pemain agar PSIS bisa meraih poin aman secepat mungkin.

Laga melawan Kendal Tornado FC akhir pekan nanti menjadi ujian pertama bagi Kas Hartadi. Hasil positif akan sangat penting untuk menjaga peluang PSIS menjauh dari ancaman playoff degradasi sebelum menjalani pertandingan terakhir melawan PSS Sleman.

Kini pertanyaannya, mampukah Kas Hartadi membawa PSIS bertahan dan menyelamatkan musim mereka? Jawabannya akan ditentukan dalam dua laga terakhir yang penuh tekanan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah