JawaPos.com–Bali United FC menunjukkan wajah baru saat meraih kemenangan meyakinkan atas Malut United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu tidak lagi hanya mengandalkan aksi individu, tetapi tampil lebih terorganisir dengan strategi permainan yang matang di bawah arahan pelatih Johnny Jansen.
Kemenangan atas Malut United FC pada laga super league menjadi bukti bagaimana Bali United mampu mengendalikan pertandingan lewat pendekatan taktik yang efektif. Johnny Jansen sukses membaca kelemahan lawan dan memanfaatkannya untuk membuka ruang di lini pertahanan.
Keputusan paling menarik terlihat saat pelatih Bali United asal Belanda itu menurunkan Boris Kopitovic sebagai starter lawan Malut United. Padahal dalam dua pertandingan sebelumnya, penyerang asal Montenegro tersebut tidak menjadi pilihan utama. Namun keputusan itu ternyata menjadi kunci penting dalam permainan Bali United.
Baca Juga: Persija Jakarta Gagal Menang Lawan PSIM Jogjakarta, Mauricio Souza Sebut Banyak Peluang Terbuang
Johnny Jansen mengungkapkan bahwa penempatan Boris Kopitovic bukan semata untuk menambah daya serang. Dia sengaja menempatkan sang striker agar bek tangguh Malut United Gustavo Franca, lebih fokus menjaga pergerakannya.
”Ya, saya memilih Boris kali ini karena melihat bek lawan. Salah satunya ada Gustavo Franca yang memiliki postur tinggi dan kuat. Jadi Boris saya taruh agar Gustavo fokus pada Boris,” ujar Johnny Jansen dikutip ileague.id.
Strategi tersebut berjalan efektif. Pergerakan Kopitovic yang melebar di babak kedua membuat lini pertahanan Malut United mulai kehilangan keseimbangan. Celah demi celah terbuka dan dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Bali United.
Baca Juga: Persebaya Tertekan di BRI Super League 2025/26, Bernardo Tavares Buka Suara
Hasilnya, empat gol berhasil tercipta dalam laga tersebut. Teppei Yachida membuka keunggulan lewat titik penalti sebelum Joao Ferrari menambah skor. Boris Kopitovic kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor dan Thijmen Goppel menutup pesta gol Bali United.
Penampilan Joao Ferrari juga kembali mencuri perhatian. Selain tampil solid di lini belakang, mantan pemain PSIS Semarang itu turut menyumbang gol penting bagi tim.
”Saya sangat senang bisa mencetak gol tetapi saya lebih senang karena bisa menang di pertandingan ini,” kata Joao Ferrari.
Dia menilai kemenangan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan posisi Bali United di klasemen sementara.
Di sisi lain, perkembangan Teppei Yachida juga menjadi sorotan. Setelah sempat kesulitan beradaptasi di awal kedatangannya, gelandang asal Jepang itu kini mulai menunjukkan peran penting di lini tengah.
Johnny Jansen menilai proses adaptasi Yachida berjalan positif dan kini sang pemain mampu menjadi pengatur ritme permainan sekaligus motor serangan Bali United dalam beberapa pertandingan terakhir.
Baca Juga: Rendy Sanjaya Jadi Andalan Baru Persik Kediri, Bek Muda Ini Raih Player of the Match