← Beranda
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 22 April 2026 | 21.55 WIB
Bruno Moreira di Gelora Bung Tomo. (Dok. Bruno Moreira)

 

JawaPos.com–Persebaya Surabaya kembali bersiap menghadapi laga penting saat bertandang ke markas Malut United di pekan ke-29 Super League 2025/2026. Namun, sorotan tak hanya tertuju pada hasil pertandingan, melainkan juga masa depan sang kapten, Bruno Moreira, yang berada di ujung kontraknya.

Laga Malut United vs Persebaya Surabaya menjadi magnet bagi pecinta sepak bola nasional pekan ini. Duel di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4) pukul 19.00 WIB itu menyimpan banyak cerita, termasuk kemungkinan menjadi awal perpisahan.

Situasi ini semakin menarik karena kontrak Bruno Moreira akan berakhir pada 30 April 2026 berdasar data Transfermarkt. Artinya, winger asal Brasil tersebut hanya menyisakan dua pertandingan bersama Persebaya Surabaya jika tak ada perpanjangan kontrak dalam waktu dekat.

Baca Juga: Eksel Runtukahu Pilih Merendah Soal Kans Dipanggil Timnas Indonesia: Butuh Kerja Ekstra Lagi

Dua laga tersebut bukan pertandingan biasa karena sarat makna emosional dan tekanan kompetitif. Pertama melawan Malut United di pekan ke-29, lalu disusul laga panas pekan ke-30 kontra Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Selasa (28/4).

Jika tak ada perubahan soal kontrak baru, duel melawan Arema FC berpotensi menjadi laga terakhir Bruno Moreira berseragam Persebaya Surabaya. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi suporter yang selama ini menjadikannya sebagai salah satu ikon tim.

Bruno Moreira bukan sekadar pemain asing biasa di skuad Green Force. Sejak bergabung pada 1 Juli 2023, dia menjelma menjadi sosok penting baik di dalam maupun luar lapangan.

Baca Juga: Tak Pernah Kalah! Rekor Sakti Bernardo Tavares Jadi Senjata Rahasia Persebaya Surabaya di Kandang Malut United

Pemain bernama lengkap Bruno Moreira Soares itu lahir di Cajamar, Brasil, pada 8 April 1999. Di usia 27 tahun, dia berada pada fase matang sebagai pesepak bola profesional dengan pengalaman dan kualitas yang sudah teruji.

Dengan tinggi badan 1,78 meter dan kaki dominan kanan, Bruno dikenal sebagai winger eksplosif. Posisi utamanya adalah sayap kiri, namun ia juga fleksibel bermain sebagai gelandang serang maupun sayap kanan.

Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp 6,95 miliar menurut data Transfermarkt. Angka tersebut mencerminkan kontribusi dan performanya yang konsisten bersama Persebaya Surabaya selama beberapa musim terakhir.

Tak hanya berperan sebagai pemain, Bruno Moreira juga dipercaya sebagai kapten tim. Kepemimpinannya di lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mentalitas dan semangat juang Green Force.

Namun, menjelang akhir kontraknya, situasi Bruno Moreira justru diwarnai kabar kurang ideal. Dia dikabarkan masih dalam proses pemulihan cedera dan belum kembali berlatih bersama tim.

”Dilansir dari @emosijiwakucom, Coach Bernardo Tavares mengatakan Bruno Moreira masih belum mengikuti sesi latihan tim karena mengalami cedera,” tulis media fanbase @onlinepersebaya sebelum laga menghadapi Madura United di pekan ke-28.

Baca Juga: Legenda Spanyol David Villa dan Raul Gonzalez Coaching Clinic Class of Stars di Jakarta

Kondisi tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar terkait kesiapan Bruno Moreira tampil di dua laga sisa musim ini. Padahal, kehadirannya sangat dibutuhkan dalam momen krusial yang menentukan posisi tim di klasemen.

Absennya Bruno Moreira dalam pertandingan sebelumnya membuat pelatih Bernardo Tavares harus memutar otak. Dia dituntut menemukan solusi alternatif untuk menjaga daya serang tim tetap tajam tanpa kehadiran sang kapten.

Di sisi lain, suporter mulai berspekulasi soal masa depan pemain asal Brasil itu. Belum adanya kabar resmi terkait perpanjangan kontrak membuat kemungkinan perpisahan semakin terbuka lebar.

Baca Juga: Anto Van Java Soroti Peluang Promosi Kendal Tornado FC di Dua Laga Penentuan Grup Timur Pegadaian Championship

Jika benar berpisah, Bruno Moreira akan meninggalkan jejak yang cukup dalam di Persebaya Surabaya. Dia dikenal sebagai pemain yang tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi terhadap tim.

Kontribusinya dalam mencetak gol, membuka ruang, hingga memberikan assist menjadikannya sosok krusial dalam skema permainan. Tak heran jika kepergiannya nanti akan menjadi kehilangan besar bagi Green Force.

Namun, sepak bola selalu menghadirkan dinamika yang sulit ditebak. Masih ada peluang bagi manajemen untuk memperpanjang kontraknya jika kedua pihak mencapai kesepakatan.

Baca Juga: Prediksi PSIM vs Persija: Momentum Kebangkitan atau Kekalahan Laskar Mataram Berlanjut?

Saat ini, fokus utama tetap pada dua laga tersisa yang akan dijalani Persebaya Surabaya. Hasil pertandingan melawan Malut United dan Arema FC bisa menjadi penentu akhir perjalananatau justru harus menepi karena cedera, semuanya masih menjadi tanda tanya. Yang jelas, setiap menit di lapangan akan terasa lebih berarti bagi sang kapten.

Bagi suporter, dua pertandingan ke depan bukan sekadar soal poin. Ini bisa menjadi momen terakhir menyaksikan Bruno Moreira mengenakan jersey kebanggaan Persebaya Surabaya di kompetisi resmi.

Waktu terus berjalan menuju akhir April 2026. Bruno Moreira kini berada di persimpangan, antara bertahan sebagai legenda atau mengakhiri kisah bersama Persebaya Surabaya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah