← Beranda
Kisah Claudia Scheunemann: Satu-satunya Pesepak Bola Putri Indonesia di Eropa, Ingin Ajak ”Claudia-Claudia" Lain Keluar dari Zona Nyaman
Rizka Perdana PutraRabu, 22 April 2026 | 16.48 WIB
Claudia Scheunemann bergabung dengan FC Utrecht Vrouwen dan jadi pemain wanita Indonesia pertama yang berkarier di Liga Top Eropa. (Dok. FC Utrecht)

JawaPos.com - Sata ini Claudia Scheunemann masih tercatat sebagai satu-satunya pesepak bola putri Indonesia yang berkarier di Eropa. Claudia memperkuat klub Belanda, FC Utrecht Vrouwen. Clau –sapaan akrabnya– bergabung dengan FC Utrecht sejak tahun lalu dengan kontrak berdurasi tiga musim.

Sebelumnya, pesepak bola berposisi striker itu memperkuat Hamburger SV di Frauen-Bundesliga pada musim 2024–2025.

Perjuangan R.A. Kartini yang memperjuangkan emansipasi perempuan pada masa kolonial pun relevan di dunia sepak bola putri tanah air. Keputusan Clau merantau ke Eropa diharapkan menjadi inspirasi bagi pesepak bola putri Indonesia lainnya.

Terlebih, Indonesia tak lagi memiliki liga sepak bola putri kompetitif sejak 2019. Saat itu kali pertama bergulir Liga 1 Putri.

Clau termotivasi supaya ada ”Claudia-Claudia lain” yang mengikuti jejaknya. ”Syaratnya, harus berani keluar dari zona nyaman. Mencoba sesuatu yang baru pasti sulit, tetapi harus dicoba,” tutur Clau yang genap berusia 17 tahun pada 24 April nanti,

Menurut Clau, talenta sepak bola putri Indonesia sebenarnya sangat potensial. ”Ke depannya, semoga banyak perempuan di Indonesia yang bermain sepak bola. Kalau laki-laki bisa, perempuan juga bisa dan tidak kalah jago. Itu yang bisa kita pelajari dari perjuangan Kartini,” bebernya.

Penggemar Lionel Messi, Neymar Jr, dan Alex Morgan ini memiliki mimpi besar. Suatu hari nanti dia bisa mengikuti jejak idolanya dengan bermain di Piala Dunia, sekaligus membawa Timnas Putri Indonesia ke ajang tersebut.

Selain itu, dia juga ingin merasakan atmosfer Liga Champions Wanita UEFA. Ambisi inilah yang membuatnya terus menata karier di Benua Biru. 

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta: Van Gastel Kecewa, Mauricio Souza Termotivasi Main di Bali

EDITOR: Hendra