← Beranda
Taktik Mario Lemos Jitu, Persijap Sukses Bekuk Semen Padang di Laga Tandang
Andre Rizal Hanafi• Selasa, 21 April 2026 | 12.34 WIB
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Persijap Jepara membawa pulang hasil maksimal saat bertandang ke markas Semen Padang FC dalam lanjutan pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4) sore, tim berjuluk Laskar Kalinyamat menang meyakinkan dengan skor 2-0.

Dua gol kemenangan Persijap seluruhnya tercipta di babak pertama. Rendi Saepul membuka keunggulan pada menit ke-38 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Tak lama berselang, Carlos Franca menggandakan keunggulan pada menit ke-45 dan memastikan tim tamu menutup babak pertama dengan kepercayaan diri tinggi.

Kemenangan ini terasa sangat penting bagi Persijap yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 28 poin dan menempati peringkat ke-13 klasemen sementara.

Baca Juga: Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto Sebut Ada Sanksi Pemain Timnas Terlibat Keributan di EPA U-20

Posisi tersebut masih cukup rawan, mengingat perolehan poin mereka sama dengan PSM Makassar yang berada tepat di bawahnya.

Di sisi lain, tekanan masih menghantui tim-tim papan bawah. Madura United FC berada di posisi ke-15 dengan 26 poin, sementara zona merah diisi oleh Persis Solo (24 poin), Semen Padang (20 poin), dan PSBS Biak sebagai juru kunci dengan 18 poin.

Pelatih Persijap Mario Lemos mengakui pertandingan berjalan tidak mudah, terutama karena timnya bermain di kandang lawan. Namun, dia puas dengan performa anak asuhnya di babak pertama yang mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Baca Juga: Dewa United Desak Sanksi Tegas Insiden di EPA U-20

”Babak pertama kami bermain cukup baik dan bisa mencetak gol. Di babak kedua sempat kehilangan ritme, tapi yang terpenting kami bisa mempertahankan hasil,” ujar Mario Lemos usai laga dikutip dari ileague.id.

Lemos juga menegaskan bahwa timnya sengaja bermain lebih hati-hati dan tidak mengambil risiko berlebihan. Dia menilai Semen Padang memiliki potensi berbahaya, terutama dari situasi bola mati.

Strategi pergantian pemain di babak kedua pun menjadi bagian penting dari pendekatan taktis Persijap. Empat pergantian dilakukan untuk menambah energi baru di lini tengah yang mulai kehilangan kendali permainan.

”Kami butuh tenaga segar agar bisa kembali mengontrol laga,” tambah Mario Lemos.

Hasil ini sekaligus menjadi ajang balas dendam Persijap atas kekalahan mereka dari Semen Padang di putaran pertama. Lebih dari itu, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menjaga asa bertahan di kompetisi musim ini.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah