← Beranda
Kisruh Tendangan Kungfu di EPA U-20, Komentar Sekjen PSSI Bisa Bikin Nangis Pelakunya
Edi YuliantoSelasa, 21 April 2026 | 02.03 WIB
Aksi tendangan kungfu yang dilakukan pemain Bhayangkara FC U-20 kepada pemain Dewa United U-20 di EPA U-20. (Dok. Dewa United)

 

JawaPos.com - Insiden tendangan kungfu yang terjadi di laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC vs Dewa United menjadi perhatian serius. PSSI selaku induk organisasi sepak bola di Tanah Air sangat menyesali kejadian tersebut.

Kejadian ini terjadi saat kedua tim bermain di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4). Aksi tak sportif pun terjadi ketika pemain Bhayangkara FC melakukan tendangan keras ke arah perut pemain Dewa United.

Dalam beberapa unggahan di media sosial, korban mengalami beberapa luka, termasuk di bagian wajah. Korban juga mengalami dislokasi bahu akibat tendangan tersebut.

Baca Juga: Layangkan Tendangan Kungfu di EPA Liga 1 U20, Sahroni Minta Pemain Bhayangkara FC Dipidana dan Dipecat

Situasi ini membuat manajemen Dewa United tak akan tinggal diam. Mereka berencana melanjutkan kejadian ini ke ranah hukum.

Presiden Dewa United, Ardian Satya, mengecam keras kejadian tersebut. Dia menilai tindakan itu tidak bisa dibenarkan, terlebih terjadi di level pembinaan.

Sementara Sekjen PSSI, Yunus Nusi, turut angkat bicara terkait insiden yang ramai diperbincangkan tersebut.

"Ya, PSSI sudah menerima laporan tentang kejadian antara pertandingan Dewa United dan Bayangkara di Elite Pro Akademi dan Ketua Umum sangat mengutuk keras atas kejadian ini, pemain yang melakukan hal itu, dan PSSI segera menyampaikan hal ini kepada Komite Disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya," terang Yunus Nusi, Senin (20/4).

Baca Juga: Liga 4 Sajikan Tendangan Kungfu Lagi! Kiper PSIR Rembang Bikin Dada Pemain Persikaba Blora Kesakitan

"Dan diminta ini menjadi prioritas sidang komdis untuk segera dilaksanakan dan diputuskan PSSI."

"Kita juga melihat ada kelalaian perangkat pertandingan ini juga akan menjadi atensi PSSI kepada Komite Wasit saudara Ogawa untuk melakukan evaluasi dan memberikan edukasi sanksi kepada perangkat pertandingan bila ternyata terbukti lalai."

Berdasarkan bukti kuat berupa foto dan tayangan video terkait tendangan kungfu itu, maka nama Fadly Alberto Hengga diyakini tak bisa tidur nyenyak belakangan ini.

Mantan pemain Timnas Indonesia U-17 yang kini membela Bhayangkara FC U-20 itu bakal mendapatkan konsekuensi atau sanksi berat atas ulahnya melakukan tendangan kungfu ke pemain lawan meski belum diketahui hukuman apa yang bakal diterima.

EDITOR: Edi Yulianto