← Beranda
Dewa United vs Persib Digelar Tanpa Fans, Ini Reaksi Riekerink
Andre Rizal HanafiSenin, 20 April 2026 | 19.57 WIB
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink (Dok. Dewa United)

 

JawaPos.com–Pelatih Jan Olde Riekerink memberikan respons terkait keputusan laga antara Dewa United Banten FC menghadapi Persib Bandung yang harus digelar tanpa penonton. Pertandingan pekan ke-28 BRI Super League itu dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium pada Senin (20/4) malam.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Riekerink mengibaratkan pesepak bola seperti aktor yang tampil di atas panggung. Baginya, kehadiran penonton menjadi elemen penting yang bisa memunculkan energi tambahan bagi pemain.

”Kita ini seperti aktor. Aktor itu sukanya main di atas panggung, sukanya ada tekanan, dan sukanya ada penonton,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Baca Juga: Peran Senior dan Energi Pemain Muda Jadi Andalan PSS Sleman Hadapi Tekanan

Menurut dia, atmosfer stadion yang hidup justru menjadi dorongan tersendiri untuk menampilkan performa terbaik. Sorakan, tekanan, hingga ekspektasi dari suporter disebutnya sebagai bagian dari dinamika pertandingan yang tidak tergantikan.

Meski begitu, Riekerink menegaskan bahwa timnya tetap harus menerima keputusan tersebut. Dia memahami bahwa ada pertimbangan tertentu di balik kebijakan pertandingan tanpa penonton, meskipun secara pribadi lebih menyukai laga dengan stadion penuh.

Kondisi ini memang bukan hal baru dalam dunia sepak bola, terutama sejak beberapa musim terakhir. Namun, bagi tim yang sedang dalam tren positif seperti Dewa United, absennya dukungan langsung dari tribun tetap menjadi kehilangan tersendiri.

Baca Juga: Tak Mau Terpeleset, PSS Sleman Siapkan Strategi Redam Kebangkitan Persiku

Riekerink juga mengakui bahwa kehadiran suporter selama ini memberi dampak besar terhadap performa timnya. Dukungan langsung di stadion kerap menjadi pemicu semangat tambahan, terutama saat menghadapi tekanan dari lawan.

Meski demikian, dia memastikan bahwa para pemain tetap fokus memberikan permainan terbaik. Target utama tim tetap sama, yakni menyajikan pertandingan menarik dan meraih hasil maksimal.

”Tugas kami adalah menghibur. Penonton mungkin tidak ada di stadion, tapi kami ingin mereka tetap menikmati pertandingan dari rumah. Kami akan berusaha menciptakan peluang dan mencetak gol,” tambah Jan Olde Riekerink dikutip dari ileague.id.

Dewa United sendiri tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejumlah hasil positif di paruh kedua musim. Kemenangan atas tim kuat seperti Borneo FC menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing di papan atas.

Laga kontra Persib diprediksi tetap berlangsung menarik, meski tanpa atmosfer suporter di stadion. Kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar untuk mengamankan poin penting di fase akhir kompetisi.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah