← Beranda
Bonek Pusing! Persebaya Surabaya Disikat Madura United 0-1 di Babak Pertama
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 18 April 2026 | 03.33 WIB
Perjuangan Persebaya Surabaya hadapi Madura United di Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

JawaPos.com — Laga panas Derby Suramadu langsung menyajikan kejutan di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026). Persebaya Surabaya harus menelan kenyataan pahit usai tertinggal 0-1 dari Madura United di babak pertama.

Gol cepat tim tamu membuat suasana stadion sempat terdiam. Green Force dipaksa bekerja keras mengejar ketertinggalan di hadapan ribuan Bonek yang memadati tribun.

Petaka datang sangat cepat bagi Persebaya Surabaya saat laga baru berjalan 11 menit. Luiz Marcelo Morais dos Reis atau biasa disapa Lulinha sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist dari Roger Bonet Badia.

Gol tersebut bermula dari skema serangan rapi Madura United yang tak mampu diantisipasi lini belakang tuan rumah. Tembakan on target Luiz Marcelo menjadi pembeda sementara di pertandingan ini.

Baca Juga: Bruno Paraiba Starter! Susunan Mengejutkan Persebaya Surabaya di Derby Suramadu Bikin Penasaran

Tertinggal satu gol, Persebaya Surabaya langsung mencoba merespons. Peluang pertama datang pada menit ke-13 melalui Francisco Israel Rivera Davalos, tetapi tembakannya masih melenceng dari sasaran.

Green Force terus menekan demi menyamakan kedudukan. Jefferson Junio Antonio da Silva menjadi kreator serangan yang berusaha membuka ruang bagi lini depan.

Upaya Persebaya Surabaya semakin intens memasuki menit ke-19. Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas beberapa kali melepaskan tembakan tepat sasaran, namun masih mampu diamankan lini pertahanan Madura United.

Baca Juga: Jawab Kritik Netizen! Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Alasan Pemilihan Pemain Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan tuan rumah. Kombinasi permainan cepat dan distribusi bola dari lini tengah mulai merepotkan pertahanan lawan.

Pada menit ke-21, peluang emas kembali didapatkan Green Force. Gali lagi-lagi mengancam lewat tembakan on target, tetapi belum mampu mengubah skor.

Francisco Rivera juga turut aktif membantu serangan dengan menciptakan peluang tambahan. Sayangnya, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi Persebaya Surabaya.

Serangan bertubi-tubi belum cukup untuk menyamakan kedudukan. Bahkan, pada menit ke-22, Risto Mitrevski ikut mencoba peruntungan, namun tembakannya juga belum menemui sasaran.

Gali menjadi pemain paling aktif di lini depan Persebaya Surabaya. Ia tak hanya menciptakan peluang, tetapi juga terus mencari celah di pertahanan Madura United.

Namun, intensitas permainan yang tinggi membuat laga semakin keras. Pada menit ke-26, Gali harus menerima kartu kuning setelah pelanggaran yang dilakukannya.

Madura United bukan tanpa perlawanan setelah unggul. Pada menit ke-34, Iran da Conceicao Goncalves Junior sempat mengancam, meski tembakannya belum tepat sasaran.

Baca Juga: Arema FC Bidik Tiga Poin dari Persis untuk Masuk 10 Besar

Serangan tersebut menunjukkan Madura United tetap berbahaya dalam situasi serangan balik. Jose Brandao Gonçalves Júnior menjadi salah satu motor serangan yang aktif membangun peluang.
Pertandingan juga diwarnai kartu kuning untuk pemain Madura United. Giovani Jorim Herzon Dacosta Numberi diganjar kartu pada menit ke-36 setelah melakukan pelanggaran.

Memasuki akhir babak pertama, Persebaya Surabaya terus menggempur pertahanan lawan. Namun, efektivitas masih menjadi masalah utama yang belum terpecahkan.

Rivera kembali mencoba peruntungan pada menit ke-38. Sayangnya, tembakan yang dilepaskannya lagi-lagi belum mengarah ke gawang.

Gali juga tak berhenti memberikan ancaman. Dua peluang beruntun pada menit ke-39 dan 41 masih mampu diblok oleh pemain belakang Madura United.

Peluang terakhir di babak pertama datang dari Gustavo Fernandes Henrique Querino pada menit ke-42. Namun, hasilnya tetap sama, bola belum mampu bersarang ke gawang lawan.

Hingga peluit turun minum dibunyikan, skor tetap tidak berubah. Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan tertinggal 0-1 dari Madura United di babak pertama.

Situasi ini jelas membuat Bonek harap-harap cemas. Green Force dituntut tampil lebih tajam jika ingin membalikkan keadaan di babak kedua.

EDITOR: Banu Adikara