JawaPos.com — Derby Suramadu kembali memanas dan kali ini menghadirkan kejutan dari starting line up Persebaya Surabaya. Nama Bruno Paraiba langsung mencuri perhatian setelah dipercaya tampil sejak menit awal saat menghadapi Madura United.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026) malam, Green Force membawa misi besar untuk bangkit. Dukungan ribuan Bonek dan Bonita menjadi energi tambahan demi mengamankan tiga poin penting di kandang.
Persebaya Surabaya datang dengan tekanan usai kekalahan telak 0-3 dari Persija Jakarta. Hasil tersebut memaksa tim asuhan Bernardo Tavares melakukan evaluasi menyeluruh.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Boncos Rp 15 Miliar! Derbi Suramadu Lawan Madura United Terancam Jadi Mimpi Buruk
Meski begitu, pelatih asal Portugal itu tetap berpegang pada satu hal penting. Performa di lapangan menjadi satu-satunya penentu, bukan catatan masa lalu.
“Apa yang dilakukan kedua tim sebelumnya tidak akan membantu untuk pertandingan besok jika kami tidak bermain lebih baik dari laga terakhir,” ujar pelatih asal Portugal tersebut dalam konferensi pers.
Persebaya Surabaya memang unggul secara statistik dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Madura United. Namun, kondisi di lapangan bisa berubah kapan saja jika pemain tidak menunjukkan perkembangan.
“Kami sudah berbicara dengan para pemain. Jika mereka tidak menunjukkan di lapangan bahwa ingin mengubah hasil pertandingan terakhir, maka perubahan itu tidak akan terjadi,” tegasnya.
Menariknya, komposisi starting XI kali ini menunjukkan pendekatan yang lebih agresif. Bruno Paraiba dipercaya menjadi ujung tombak, didukung lini serang yang cukup dinamis.
Di bawah mistar, Andhika tetap menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi kombinasi pemain asing dan lokal yang diharapkan mampu meredam serangan cepat Madura United.
Nama seperti G. Fernandes dan R. Mitrevski menjadi tumpuan di sektor pertahanan. Sementara Arief Catur dan Jefferson Jr melengkapi barisan belakang untuk menjaga keseimbangan tim.
Masuk ke lini tengah, Persebaya Surabaya menurunkan P. Matos dan Toni Firmansyah sebagai motor permainan. Keduanya diharapkan mampu mengatur tempo sekaligus menjadi penghubung antar lini.
Peran kapten dipegang oleh F. Rivera yang menjadi otak serangan tim. Kreativitasnya akan sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan rapat Madura United.
Di sisi sayap, Gali Freitas dan Malik Risaldi siap memberikan ancaman lewat kecepatan dan penetrasi. Kombinasi keduanya diharapkan mampu membuka ruang bagi Bruno Paraiba di kotak penalti.
Bruno Paraiba sendiri menjadi sorotan utama dalam laga ini. Kepercayaan sebagai starter menjadi momentum penting untuk membuktikan ketajamannya di lini depan.
Secara keseluruhan, susunan pemain ini menunjukkan keberanian Bernardo Tavares dalam merespons hasil buruk sebelumnya. Ia tidak ragu melakukan perubahan demi mendapatkan hasil maksimal.
Di bangku cadangan, Persebaya Surabaya masih memiliki banyak opsi yang bisa dimainkan. Nama-nama seperti Perovic hingga Riyan Ardiansyah bisa menjadi pembeda jika dibutuhkan di babak kedua.
Sementara itu, Madura United datang dengan rasa percaya diri tinggi setelah kemenangan atas Persik Kediri. Hal ini membuat laga derby semakin sulit diprediksi.
Persebaya Surabaya pun tidak ingin mengulang kesalahan yang sama. Fokus dan disiplin menjadi kunci utama agar bisa mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
Selain taktik, faktor mental juga menjadi perhatian utama tim pelatih. Respon pemain setelah kekalahan sebelumnya akan sangat menentukan jalannya pertandingan.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Berbenah Jelang Hadapi Madura United, Tavares Soroti Mental dan Cedera Pemain
Dukungan suporter juga diyakini menjadi elemen penting dalam laga ini. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo sering kali menjadi pembeda saat Persebaya Surabaya bermain di kandang.
“Saya harap Bonek dan Bonita datang ke stadion dan membantu pemain mendapatkan kepercayaan diri dengan cepat. Terkadang energi dari suporter itulah yang membuat perbedaan di dalam pertandingan,” tandasnya.
Dengan komposisi pemain yang cukup berani dan motivasi untuk bangkit, Persebaya Surabaya punya peluang besar meraih hasil positif. Namun, konsistensi sepanjang pertandingan tetap menjadi kunci utama.
Derby Suramadu kali ini bukan sekadar soal gengsi. Ini juga menjadi pembuktian apakah Green Force benar-benar siap bangkit atau justru kembali terjebak dalam inkonsistensi.
Starting XI Persebaya Surabaya: Andhika; G. Fernandes, R. Mitrevski, Arief Catur, Jefferson Jr; P. Matos, Toni Firmansyah; F. Rivera (C), Gali Freitas, Malik Risaldi; Bruno Paraiba.