← Beranda
Bruno Moreira Dikabarkan Absen Lagi Lawan Madura United! Bernardo Tavares Pusing Cari Mesin Gol Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 17 April 2026 | 14.58 WIB
Starting line up Persebaya Surabaya saat menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo tanpa Ernando Ari dan Bruno Moreira. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Derbi Suramadu kembali hadir dengan tensi tinggi dan penuh gengsi. Namun di balik duel panas itu, Persebaya Surabaya justru dihadapkan pada masalah serius: potensi absennya sang kapten, Bruno Moreira.

Menjamu Madura United pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026) malam, Green Force membidik kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan momentum kebangkitan setelah hasil buruk sebelumnya.

Persebaya Surabaya datang dengan tekad memperbaiki performa usai dihajar Persija Jakarta dengan skor telak 0-3. Kekalahan tersebut menjadi alarm keras bagi tim asuhan Bernardo Tavares untuk segera berbenah.

Baca Juga: Datang Tanpa Takut! Jordy Wehrmann Sesumbar Madura United Siap Curi Poin di Kandang Persebaya Surabaya

Evaluasi menyeluruh dilakukan dalam sesi latihan, mulai dari kesalahan individu hingga koordinasi tim. Ketajaman lini depan menjadi sorotan utama karena minimnya kontribusi gol dalam laga terakhir.

Masalah semakin kompleks setelah kabar absennya Bruno Moreira mencuat ke permukaan. Kapten tim tersebut belum terlihat dalam sesi latihan karena mengalami cedera.

“Dilansir dari @emosijiwakucom , Coach Bernardo Tavares mengatakan Bruno Moreira masih belum mengikuti sesi latihan tim karena mengalami cedera,” tulis media fanbase @onlinepersebaya.

Baca Juga: Risto Mitrevski Siap Tebus Luka! Persebaya Surabaya Usung Misi Wajib Menang Lawan Madura United demi Bonek

Situasi ini tentu membuat pelatih asal Portugal itu harus memutar otak lebih keras.

“Kemungkinan sang kapten kembali akan melewati pertandingan melawan Madura United hari Jumat mendatang.” Absennya Bruno Moreira jelas menjadi kehilangan besar bagi Persebaya Surabaya.

Peran Bruno Moreira selama ini sangat vital, bukan hanya sebagai pemimpin di lapangan tetapi juga sebagai motor serangan dengan koleksi 9 golnya yang menjadikan dirinya top skor tim.

Tanpa dirinya, Green Force harus mencari alternatif lain untuk menjaga daya gedor tim tetap optimal.

Di tengah situasi tersebut, Bernardo Tavares mencoba menjaga fokus anak asuhnya. Ia menegaskan hasil masa lalu tidak akan berpengaruh jika tim tidak menunjukkan perubahan nyata di lapangan.

“Apa yang dilakukan kedua tim sebelumnya tidak akan membantu untuk pertandingan besok jika kami tidak bermain lebih baik dari laga terakhir,” ujar Bernardo Tavares dalam konferensi pers.

Baca Juga: Dari Gerbong Kereta Api ke Persebaya Academy! Perjuangan 4 Jam Erlangga Kejar Mimpi Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Pesan itu menjadi penegasan kerja keras di lapangan jauh lebih penting dibanding statistik.

Meski begitu, catatan pertemuan tetap memberi sedikit harapan. Persebaya Surabaya memiliki rekor positif saat menghadapi Madura United.

Dari 13 pertemuan terakhir, Green Force berhasil meraih tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Statistik ini menunjukkan dominasi, meski tetap tidak bisa dijadikan jaminan kemenangan.

Baca Juga: 3 Poin Harga Mati di Derby Suramadu! Bernardo Tavares Tantang Nyali Persebaya Surabaya Bangkit Lawan Madura United

Bernardo Tavares pun tidak ingin anak asuhnya terlena dengan catatan tersebut. Ia memilih fokus pada kesiapan mental dan respons tim setelah kekalahan menyakitkan sebelumnya.

“Kami sudah berbicara dengan para pemain. Jika mereka tidak menunjukkan di lapangan bahwa ingin mengubah hasil pertandingan terakhir, maka perubahan itu tidak akan terjadi,” tegasnya.

Kalimat tersebut menggambarkan tuntutan tinggi yang diberikan kepada para pemain.

Di sisi lain, Madura United datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan atas Persik Kediri menjadi modal penting bagi Laskar Sape Kerrab untuk menghadapi derbi.

Situasi ini membuat laga diprediksi berjalan lebih ketat dan penuh tekanan. Persebaya Surabaya tidak hanya dituntut bermain lebih baik, tetapi juga harus mampu mengatasi tekanan sejak menit awal.

Kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal juga menjadi tantangan tersendiri. Beberapa pemain masih dalam pemantauan, sehingga komposisi tim belum bisa dipastikan.

Meski demikian, Bernardo Tavares tetap meminta seluruh pemain memberikan kontribusi maksimal. Ia menekankan pentingnya disiplin dan fokus sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Kami Butuh Tiga Poin! Rakhmat Basuki Siapkan Misi Senyap Madura United Bungkam Persebaya Surabaya di GBT

Selain faktor teknis, dukungan suporter juga diharapkan menjadi pembeda. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo diyakini bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain.

“Saya harap Bonek dan Bonita datang ke stadion dan membantu pemain mendapatkan kepercayaan diri dengan cepat. Terkadang energi dari suporter itulah yang membuat perbedaan di dalam pertandingan,” tandasnya.

Harapan itu menjadi penutup sekaligus ajakan bagi suporter untuk kembali memenuhi tribun.

Kini, sorotan tertuju pada siapa yang akan menggantikan peran Bruno Moreira jika benar absen. Derby Suramadu kali ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga ujian kedalaman skuad dan mental juang Persebaya Surabaya.

Apakah Green Force mampu bangkit tanpa sang kapten, atau justru semakin tertekan di laga krusial ini? Semua akan terjawab di atas lapangan.

EDITOR: Edi Yulianto