JawaPos.com — Ambisi besar diusung Madura United jelang duel panas kontra Persebaya Surabaya. Laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi jadi penentu arah nasib kedua tim di papan klasemen.
Pelatih caretaker Madura United, Rakhmat Basuki, datang ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dengan target jelas. Ia ingin membawa timnya mencuri poin penuh dalam laga yang digelar Jumat (17/4) malam.
“Kami respek, tapi kami juga butuh poin dan target kami tentu mendapatkan poin penuh,” kata Rakhmad Basuki saat konferensi pers prapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Kamis. Pernyataan itu menegaskan bahwa Madura United tak datang hanya untuk bertahan.
Ia memahami betul bahwa Persebaya Surabaya bukan lawan sembarangan. Dengan status sebagai tim besar dan dukungan suporter fanatik, laga ini diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal.
Menurutnya, duel ini akan berjalan menarik karena kedua tim sama-sama punya kepentingan besar. Madura United butuh keluar dari tekanan, sementara Persebaya Surabaya ingin segera bangkit.
Rakhmat juga menyoroti kondisi terkini Green Force yang baru saja mengalami kekalahan telak dari Persija Jakarta. Ia menilai hasil tersebut justru bisa menjadi bahan bakar kebangkitan tim tuan rumah.
“Saya pikir tim sekelas Persebaya punya mental bagus, ini bisa jadi momentum mereka untuk bangkit dan itu harus kami antisipasi,” ucapnya. Pernyataan ini menunjukkan kewaspadaan tinggi terhadap potensi reaksi Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, Madura United datang dengan bekal positif usai meraih kemenangan pada laga sebelumnya. Hasil itu menjadi suntikan moral penting bagi para pemain yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.
Rakhmat melihat peningkatan kepercayaan diri sebagai modal utama menghadapi tekanan di GBT. Ia berharap seluruh pemain bisa tampil maksimal dan menjaga konsistensi permainan sepanjang laga.
“Kami berharap semua pemain bisa tampil dan memberikan tontonan yang bagus untuk pecinta sepak bola Indonesia,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam menghadapi atmosfer besar di Surabaya.
Sementara itu, gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, turut menunjukkan optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa timnya siap menghadapi laga bertajuk derbi Suramadu tersebut.
“Ini pertandingan besar, kami datang dengan kepercayaan diri setelah menang pekan lalu,” kata Jordy. Kepercayaan diri ini menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan dari ribuan Bonek di stadion.
Jordy menyebut seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk membawa pulang tiga poin. Ia menilai kemenangan di laga sebelumnya memberi dampak signifikan terhadap mental tim.
Bahkan, ia secara terbuka menyatakan optimisme bisa mencuri poin dari kandang Green Force. Hal ini menunjukkan bahwa Madura United tidak gentar menghadapi tekanan laga tandang.
“Mereka punya pemain bagus, tapi kami juga punya lini tengah yang kuat dan itu motor tim kami,” tuturnya. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa duel lini tengah akan jadi kunci pertandingan.
Pertarungan di sektor tengah memang diprediksi menjadi penentu jalannya laga. Kedua tim memiliki karakter permainan yang mengandalkan distribusi bola cepat dan pressing ketat.
Jika Madura United mampu mengontrol lini tengah, peluang mencuri poin terbuka lebar. Sebaliknya, Persebaya Surabaya tentu tak ingin kehilangan dominasi di hadapan pendukung sendiri.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan akan menjadi faktor tambahan dalam pertandingan ini. Dukungan suporter tuan rumah bisa menjadi energi ekstra, namun juga tekanan tersendiri bagi tim tamu.
Situasi ini menuntut Madura United tampil disiplin dan tidak mudah terpancing emosi. Fokus sepanjang pertandingan akan menjadi kunci jika ingin membawa pulang hasil positif.
Di kubu tuan rumah, Persebaya Surabaya juga dipastikan tidak tinggal diam. Kekalahan sebelumnya menjadi cambuk untuk segera kembali ke jalur kemenangan.
Pertandingan ini pun diprediksi berlangsung terbuka dengan intensitas tinggi. Kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar yang bisa memicu duel sengit sejak awal laga.
Dengan segala faktor tersebut, laga derbi Suramadu kali ini layak dinantikan. Bukan hanya soal gengsi, tetapi juga tentang perjuangan mempertahankan posisi di klasemen.
Apakah Madura United mampu mewujudkan ambisi mencuri tiga poin di GBT, atau justru Persebaya Surabaya yang bangkit di hadapan publik sendiri? Jawabannya akan tersaji dalam duel panas yang sarat emosi dan determinasi tinggi.