← Beranda
Persebaya Surabaya Banyak Kesalahan, Rachmat Irianto Minta Evaluasi Total Jelang Lawan Madura United
Andre Rizal HanafiJumat, 17 April 2026 | 02.46 WIB
Rachmat Irianto dapat sanksi tambahan 2 laga dari Komdis PSSI dan absen saat Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Persebaya)

 

JawaPos.com - Gelandang andalan Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, mengakui timnya tampil jauh dari harapan saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26. Kekalahan telak 0-3 di markas lawan menjadi pukulan tersendiri bagi skuad Green Force.

Pemain yang akrab disapa Rian itu tidak menutupi kekecewaannya. Ia menilai performa tim secara keseluruhan belum solid, bahkan banyak melakukan kesalahan mendasar yang berujung fatal di lapangan. 

Menurutnya, koordinasi antarlini menjadi salah satu masalah utama yang membuat permainan Persebaya tidak berkembang.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Bangkit! Risto Mitrevksi Bawa Motivasi Tinggi Jelang Duel Lawan Madura United

“Kita bermain tidak bagus dan perlu banyak evaluasi. Kami melakukan banyak kesalahan, baik di pertahanan maupun saat membangun serangan,” ujar Rian dikutip dari ileague.id.

Dalam laga tersebut, Persebaya memang terlihat kesulitan sejak menit awal. Gol cepat dari tuan rumah membuat tekanan semakin besar, sementara upaya untuk bangkit justru sering terhambat oleh kesalahan sendiri. Baik secara individu maupun kolektif, tim dinilai belum mampu menjaga konsistensi permainan.

Rian menegaskan, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Ia meminta seluruh pemain segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam menjaga fokus di momen-momen krusial pertandingan. Menurutnya, kehilangan konsentrasi menjadi faktor yang kerap merugikan tim dalam beberapa laga terakhir.

Baca Juga: Mandul di Empat Laga, Sergio Castel Tetap Dipercaya Bojan Hodak di Persib Bandung

Menariknya, di tengah situasi sulit tersebut, Rian juga mendapat pertanyaan terkait posisi personalnya dalam persaingan gelar musim ini. 

Ia diketahui memiliki kedekatan dengan bek Persija, Rizky Ridho, serta pernah membela Persib Bandung.
Namun, pemain berusia 26 tahun itu memilih bersikap profesional. Ia menegaskan tidak memihak klub mana pun dalam perebutan gelar juara.

“Saya netral. Fokus saya sekarang hanya untuk Persebaya,” katanya singkat.

Sikap tersebut mencerminkan komitmennya untuk membawa Persebaya bangkit dari situasi sulit. Rian ingin timnya segera menunjukkan respons positif, terutama saat kembali bermain di kandang.

Pada laga berikutnya, Persebaya dijadwalkan menjamu Madura United FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. 

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Bajul Ijo untuk memperbaiki performa sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.

Rian berharap rekan-rekannya bisa belajar dari kekalahan sebelumnya dan tampil lebih disiplin. Ia menegaskan, menjaga harga diri tim di hadapan pendukung sendiri menjadi motivasi tambahan untuk meraih hasil maksimal.

EDITOR: Banu Adikara