JawaPos.com–Laga pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26 menyuguhkan persaingan yang semakin panas. Sepanjang akhir pekan lalu, total 10 pertandingan telah digelar dengan hasil yang cukup beragam.
Tim tuan rumah masih tampil dominan dengan mencatatkan enam kemenangan. Sementara tiga laga berakhir imbang dan hanya satu kemenangan berhasil dicuri tim tamu.
Satu-satunya kemenangan tim tandang pada pekan ini diraih Deltras FC. Tim berjuluk The Lobster itu sukses menaklukkan Persipal FC dengan skor 4-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (12/4).
Kemenangan tersebut terasa spesial bagi Deltras karena sekaligus mengakhiri tren buruk mereka setelah sebelumnya menelan lima kekalahan beruntun.
Di sisi lain, pertandingan antara Persipura Jayapura melawan Persela Lamongan menjadi laga yang paling minim peluang. Duel yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura itu berakhir tanpa gol. Kedua tim sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan sehingga harus puas berbagi satu poin.
Dari papan atas, duel antara PS Barito Putera melawan PSS Sleman juga menyita perhatian. Winger andalan PSS Riko Simanjuntak mencatatkan pencapaian individu yang cukup impresif.
Baca Juga: Fans Soroti Dua Keputusan Blunder Arne Slot yang Membuat Liverpool Tersingkir dari Liga Champions!
Hingga pekan ke-24, dia telah mengoleksi 51 kreasi peluang, menjadikannya pemain pertama yang mampu menembus angka 50 peluang tercipta musim ini.
Sementara itu, laga antara Adhyaksa FC Banten dan Persiraja Banda Aceh di Banten International Stadium juga menghadirkan catatan menarik. Persiraja kini tercatat sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak dari luar kotak penalti, yakni 10 gol hingga pekan ini. Di pertandingan tersebut, pemain Adhyaksa FC Ramiro Fergonzi, tampil menonjol dengan mencetak dua gol.
Namun, hasil paling menentukan datang dari kekalahan Persipal FC. Kekalahan 2-4 dari Deltras memastikan mereka harus turun kasta ke Liga Nusantara musim depan. Saat ini Persipal berada di dasar klasemen dengan koleksi tujuh poin.
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa di putaran ketiga, peluang Persipal untuk bertahan sudah tertutup. Secara matematis, poin maksimal yang bisa mereka raih adalah 16 jika menyapu bersih sisa laga.
Persiba Balikpapan yang berada di peringkat kesembilan sudah mengoleksi 17 poin, membuat Persipal tak mungkin lagi mengejar. Situasi ini menjadi pelajaran penting bagi Persipal untuk berbenah di musim berikutnya.
Sementara itu, persaingan di papan atas dan tengah klasemen dipastikan akan semakin ketat menjelang akhir musim.