← Beranda
Bek Kanan Jadi Titik Lemah, Ini Evaluasi Terbuka Pieter Huistra untuk PSS Sleman
Andre Rizal HanafiRabu, 15 April 2026 | 05.56 WIB
Pieter Huistra ungkap kebugaran pemain PSS Sleman usai menjalani libur Lebaran 2026. (Dok. PSS)

 

JawaPos.com - PSS Sleman tengah menghadapi pekerjaan rumah di sektor bek kanan setelah area tersebut kerap menjadi celah yang dimanfaatkan lawan dalam beberapa laga terakhir. 

Kondisi ini mendapat perhatian khusus dari Direktur Teknis, Pieter Huistra, yang mengungkap sejumlah faktor di balik situasi tersebut.

Menurut Huistra, rotasi pemain dan kondisi kebugaran yang belum sepenuhnya stabil menjadi penyebab utama belum solidnya posisi tersebut. 

Ia mencontohkan penampilan Saiful Djoge saat menghadapi Barito Putera yang dinilai sebenarnya tidak buruk, meski terdapat beberapa momen krusial yang kurang maksimal.

Baca Juga: Kekalahan dari Barito Putera Jadi Alarm Bahaya Posisi PSS Sleman di Puncak Klasemen

“Saiful sebenarnya tampil cukup baik. Hanya saja, dia terlihat kelelahan di beberapa momen penting,” ujar Huistra usai sesi latihan di Lapangan Pakembinangun, Selasa (14/4/2026) dikutip dari pssleman.id.

Huistra juga menambahkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, Saiful menunjukkan perkembangan yang cukup positif. 

Baca Juga: Persib Tetap Menang atas Bali United Meski Cuma Main 10 Orang, Marc Klok: Harus Survive!

Namun, ia menegaskan bahwa konsistensi masih menjadi tantangan utama bagi pemain muda tersebut untuk benar-benar mengamankan posisi di tim utama.

Selain Saiful, dua nama lain seperti Muhammad Fariz dan Ahmad Nuri Fasya juga menjadi opsi di sektor bek kanan. 

Namun, keduanya belum bisa langsung diandalkan sepenuhnya karena masih dalam tahap pemulihan usai mengalami cedera sepanjang musim.

“Fariz dan Nuri Fasya menjalani musim yang sulit karena cedera. Sekarang mereka sudah kembali latihan, tapi belum memiliki ritme pertandingan yang ideal,” jelas Huistra.

Kondisi tersebut membuat persaingan di posisi bek kanan masih terbuka lebar. Tim pelatih akan terus memantau perkembangan ketiga pemain tersebut dalam beberapa hari ke depan sebelum menentukan pilihan terbaik untuk laga berikutnya.

Huistra menegaskan bahwa aspek kebugaran menjadi faktor utama yang akan menentukan siapa yang layak tampil. 

Baca Juga: Teja Paku Alam: Kemenangan Persib Bandung Lebih Penting dari Rekor Clean Sheet!

Selain itu, konsistensi dalam performa juga menjadi kunci agar lini belakang PSS Sleman bisa tampil lebih solid.

Dengan jadwal kompetisi yang semakin padat, PSS dituntut segera menemukan solusi terbaik di sektor ini. Jika tidak, celah di sisi kanan pertahanan bisa kembali dimanfaatkan lawan dan berpotensi merugikan tim dalam persaingan papan atas.

EDITOR: Banu Adikara