← Beranda
Aksi Sosial Persija di Laga Pekan 27 Super League: Donor Darah Jadi Bukti Kepedulian Nyata Klub
Andre Rizal HanafiSelasa, 14 April 2026 | 22.48 WIB
Aksi donor darah yang digelar Persija Jakarta. (Istimewa)

JawaPos.com - Bertepatan dengan laga menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26, Persija Jakarta menggelar kegiatan sosial donor darah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4).

Program bertajuk “Donor Darah Bersama Persija” ini menjadi salah satu upaya klub untuk menghadirkan dampak positif di luar pertandingan.

Di tengah atmosfer kompetisi yang kental, Persija mencoba mengajak publik untuk ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.

Baca Juga: Resep Garang Asem Ayam Kuah Santan untuk 20 Porsi, Segar Asamnya Pas dan Selalu Jadi Andalan di Acara Keluarga

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen klub melalui Persija Foundation.

Menurutnya, sepak bola tidak hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga soal bagaimana klub bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kampanye “Satu Darah, Darah Indonesia” diharapkan mampu mendorong kesadaran publik untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan darah.

Baca Juga: Ramalan Kesehatan Zodiak Besok Rabu 15 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo dan Virgo

“Kegiatan ini merupakan aksi nyata Persija dan Persija Foundation sebagai bentuk kontribusi kami kepada masyarakat luas,” ujar Prapanca dikutip dari ileague.id.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI). Sekretaris PMI Jakarta Utara, Ramdansyah, menilai donor darah bukan sekadar kegiatan medis, tetapi juga simbol solidaritas yang melampaui berbagai perbedaan.

Baca Juga: Ramalan Karier Zodiak Besok Rabu 15 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces

Menurutnya, dalam proses donor darah, identitas seperti latar belakang sosial, suporter, hingga rivalitas menjadi tidak lagi penting. Yang tersisa hanyalah nilai kemanusiaan.

“Ketika darah mengalir dari satu tubuh ke tubuh lain, semua sekat itu hilang. Di situlah makna solidaritas benar-benar terasa,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra. Ia menilai program ini sebagai contoh nyata bahwa sepak bola memiliki peran sosial yang besar di tengah masyarakat.

Asep berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya oleh Persija, tetapi juga klub-klub lain di Indonesia.

Baca Juga: Tren Penguatan IHSG, Analis: Pasar Respons Positif Reformasi Pasar Modal OJK

Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah, kegiatan ini juga dikemas secara menarik untuk meningkatkan partisipasi suporter dan masyarakat umum.

Kehadiran aksi sosial ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sepak bola tidak melulu soal menang atau kalah.

Lewat langkah ini, Persija kembali menunjukkan bahwa semangat kompetisi bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Sebuah pesan sederhana, namun penting: dari sepak bola, lahir solidaritas untuk sesama.

EDITOR: Banu Adikara