← Beranda
Menangi Laga Klasik! Mauricio Souza Puji Persebaya Sebagai Tim Hebat, Tapi Persija Jakarta Lebih Layak Menang
Ardha Ihsan Asy'AriSenin, 13 April 2026 | 18.05 WIB
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza. (Dok. Persija)

 

JawaPos.com - Persija Jakarta dibayangi catatan buruk sebelum menghadapi Persebaya Surabaya, yaitu melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan. Sedangkan lawannya justru baru saja mengalahkan Persita Tangerang.

Namun, saat pertandingan klasik tersebut berlangsung, Persija bisa keluar dari bayang-bayang rekor buruk sebelumnya. Mereka memanfaatkan statusnya sebagai tuan rumah dan dukungan Jakmania dengan baik sehingga mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 3-0, Sabtu (11/4) di Stadion Gelora Bung Karno.

Allano mengawali pesta gol tuan rumah lewat gol penaltinya pada menit 17. Macan Kemayoran menambah dua gol lagi lewat brace dari penyerang lokal, Eksel Runtukahu pada babak kedua.

Baca Juga: Dibantai Persija, Pertahanan Persebaya Surabaya Bobrok! Selisih Gol Malah Minus di Era Bernardo Tavares

Pasca pertandingan, pelatih Persija, Mauricio Souza, menyambut kemenangan itu dengan gembira. Ia menilai timnya benar-benar bermain sesuai kemampuan terbaik mereka.

“Saya rasa hari ini kami benar-benar berhasil menunjukkan potensi yang dimiliki tim ini. Kami memainkan pertandingan yang hebat, kami mendominasi permainan sepenuhnya," ujar Souza seperti dikutip dari ILeague.

Memang, secara statistik, Macan Kemayoran unggul segalanya dari Persebaya. Mereka unggul penguasaan bola sebesar 67 persen berbanding 33 persen, menunjukkan bahwa Persija sangat mendominasi permainan.

Baca Juga: Bonek Murka! Ultimatum Keras untuk Presiden Azrul Ananda Usai Persebaya Surabaya Dipermalukan Persija Jakarta

Tak hanya itu, dominasi mereka juga terlihat dari aspek serangan dan agresivitas, di mana Rizky Ridho dkk melepaskan 12 tendangan, enam di antaranya tepat sasaran dan tiga diantaranya berbuah gol. Sedangkan Persebaya membuat 10 tendangan tanpa satu pun mengarah ke gawang, apalagi berbuah gol. 

Souza juga menyayangkan bahwa enam kreasi peluang milik timnya seharusnya bisa berbuah gol lebih banyak andaikan para pemainnya lebih tenang. Namun hal itu tidak terlalu membuatnya kecewa, karena skuad asuhannya juga mampu bertahan sebaik saat melancarkan serangan.

“Saya selalu mengatakan bahwa tim yang bagus adalah tim yang seimbang. Yaitu tim yang menyerang dengan baik dan bertahan dengan baik. Hari ini melakukan keduanya, bahkan para penyerang turut membantu pertahanan,” katanya lagi.

Ia pun tetap memuji Persebaya sebagai tim yang hebat, meski begitu, ia dengan tegas menyatakan bahwa Persija memang lebih layak untuk menang.

"Kami bermain melawan tim yang hebat, tetapi tim kami jauh lebih unggul dalam pertandingan hari ini. Jadi saya rasa para pemain pantas mendapat selamat atas semua yang mereka lakukan di lapangan hari ini,” tuturnya.

Di sisi lain, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengakui bahwa kehancuran timnya dimulai ketika Allano mencetak gol penalti. Sejak itu, tim lawan begitu leluasa membongkar pertahanan Green Force.

Baca Juga: Persija Gelar Photography Workshop Vol. 5 di GBK, Peserta Rasakan Langsung Atmosfer Laga 

“Setelah gol penalti itu, Persija bermain semakin nyaman. Apalagi mereka didukung ribuan suporternya di stadion. Kami terlalu banyak memberikan ruang kepada mereka,” ungkap Tavares.

Berkat kemenangan itu, Persija makin kokoh di peringkat tiga dengan mengumpulkan 55 poin, namun masih terpaut lima angka dari peringkat kedua, Borneo FC dan sembilan poin dari pemuncak klasemen sekaligus rival abadinya, Persib Bandung.

EDITOR: Edi Yulianto