JawaPos.com - Persija Jakarta kembali menghadirkan cara berbeda menikmati sepak bola lewat kegiatan edukatif bertajuk Persija Photography Workshop Vol. 5.
Program ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (11/4/2026), bertepatan dengan laga melawan Persebaya Surabaya.
Workshop ini menjadi ruang pertemuan antara dunia fotografi dan atmosfer pertandingan sepak bola profesional.
Didukung oleh Sony, Doss, serta Football Dept, kegiatan ini menawarkan pengalaman belajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga langsung dipraktikkan di lapangan.
Sejumlah materi menarik disampaikan oleh para pemateri berpengalaman. Diandra Kamila dari PT Sony Indonesia membuka sesi dengan pengenalan kamera Sony dan teknologi yang mendukung fotografi olahraga.
Setelah itu, Khairul Imam selaku fotografer resmi Persija membagikan pengalaman tentang bagaimana menangkap momen penting sebagai fotografer ofisial klub.
Tak hanya soal teknik, peserta juga dibekali pemahaman mengenai regulasi peliputan pertandingan melalui sesi yang dibawakan oleh Kukuh Wahyudi, Media Officer Persija.
Materi ini menjadi penting agar peserta memahami batasan dan aturan yang berlaku dalam kompetisi resmi.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Diskusi berlangsung aktif, dengan banyak pertanyaan yang muncul di setiap sesi.
Hal ini menunjukkan tingginya minat komunitas fotografi terhadap dunia sepak bola, khususnya dalam aspek dokumentasi visual pertandingan.
Pengalaman semakin lengkap saat laga dimulai pada pukul 19.00 WIB. Para peserta mendapatkan kesempatan eksklusif untuk memotret langsung dari tepi lapangan.
Momen ini menjadi ajang praktik nyata setelah menerima materi, sekaligus memberikan gambaran langsung tentang tantangan di lapangan.
Khairul Imam mengaku bersyukur kegiatan ini kembali terselenggara dengan baik. Ia berharap workshop ini bisa terus menjadi wadah berbagi ilmu sekaligus memperluas wawasan para peserta.
Di sisi lain, Dikutip dari persija.id Kukuh Wahyudi menekankan pentingnya pemahaman regulasi dalam dunia fotografi olahraga. Menurutnya, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi lintas komunitas di dalam sepak bola, tidak hanya terbatas pada fotografi.
Sejauh ini, Persija telah sukses menggelar lima edisi workshop dengan total lebih dari 200 peserta. Kegiatan tersebut sebelumnya juga digelar di beberapa stadion seperti Pakansari, Patriot Candrabhaga, hingga Jakarta International Stadium.
Program ini menjadi bukti bahwa sepak bola tidak hanya soal pertandingan, tetapi juga bisa menjadi ruang belajar dan kolaborasi bagi berbagai komunitas.