← Beranda
Prediksi Malut United vs Dewa United, Ujian Konsistensi di Ternate
Edi Yulianto• Minggu, 12 April 2026 | 20.03 WIB
Pemain Malut United saat menggelar latihan sebelum menghadapi Dewa United. (Dok ILeague)

 

JawaPos.com - Malut United FC bersiap menghadapi ujian penting saat menjamu Dewa United Banten FC pada lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (12/4) malam.

Tim membawa satu tekad kuat kembali ke jalur kemenangan setelah dua hasil imbang melawan PSM Makassar dan Arema FC, sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi tim asuhan Hendri Susilo.

Kini, di hadapan pendukung sendiri, mereka ingin menjawab tantangan dengan performa yang lebih meyakinkan.

Baca Juga: Harapan Tinggi Gustavo Franca! Jelang Ladeni Dewa United, Kapten Malut Jamin Rekannya Fokus Penuh

Pemain asing sekaligus kapten tim, Gustavo Franca, tidak menutup mata terhadap kualitas lawan. Dia menegaskan bahwa Dewa United adalah tim yang tidak bisa dianggap remeh, siapapun pemain yang diturunkan.

"Dewa United adalah tim kuat, tak peduli siapa pun yang bermain. Malut United sebagai tim harus bersatu untuk melawan Dewa United," kata pemain asal Brasil itu.

Pernyataan tersebut menjadi cerminan Malut United yang mengedepankan kekuatan kolektif. Dalam situasi persaingan yang semakin ketat, kebersamaan tim menjadi faktor kunci untuk meraih hasil maksimal.

Baca Juga: Bintang Malut United Jadi Korban Rasisme Lagi Kontra Arema FC, Yakob Sayuri Harapkan Hal Ini

Dia memastikan bahwa seluruh pemain siap memberikan fokus penuh, terlepas dari hasil yang pernah diraih sebelumnya.

"Dalam kehidupan dan sepak bola, hasil tidak selalu sesuai dengan rencana. Tetapi, saya menjamin semua pemain selalu menatap pertandingan dengan fokus penuh," tutur Gustavo.

Sementara itu, pelatih Hendri Susilo pun menaruh perhatian besar pada kondisi fisik dan kesiapan pemainnya. Setelah jeda kompetisi, dia berharap seluruh pemain bisa kembali ke performa terbaik saat laga berlangsung.

"Sebelumnya, kondisi pemain ada di angka 75-80 persen. Semoga, pemain dapat kembali mencapai peak performance setelah libur panjang ketika tampil di pertandingan," kata mantan pelatih PSBS Biak ini.

Tidak hanya fisik, aspek mental juga menjadi fokus utama. Dia melihat adanya semangat besar dari pemain menunjukkan kualitas mereka di lapangan.

"Pemain terlihat antusias dan bersemangat untuk melawan Dewa United. Pelatih dan pemain sudah sepakat untuk bangkit bersama dan memenangi pertandingan," pungkasnya.

Baca Juga: Klasemen Terbaru! Persebaya Surabaya Tembus 5 Besar, Tekan Malut United di Momen Krusial

Saat ini, Malut United berada di posisi keempat klasemen dengan 46 poin. Kemenangan atas Dewa United menjadi sangat krusial untuk menjaga jarak dari pesaing terdekat, Bhayangkara Presisi Lampung FC yang terus membayangi.

Selain itu, catatan pertemuan kedua tim juga memberi suntikan kepercayaan diri. Dalam tiga laga terakhir melawan Dewa United, Malut United belum pernah kalah.

Sementara Dewa United mengusung misi besar saat melakoni laga tandang tersebut. Skuad berjuluk Banten Warriors ini dijadwalkan menantang tuan rumah Malut United FC di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Minggu (12/4).  Meski datang dengan modal positif, pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya.

Ia menyoroti performa tim saat menghadapi PSIM sebelumnya yang dinilai masih jauh dari harapan, meski berakhir dengan kemenangan. Riekerink mengaku tidak puas dengan cara bermain timnya belakangan ini. Ia menekankan bahwa kesalahan fundamental yang terjadi tidak boleh terulang jika ingin mencuri poin di Ternate. 

"Sejujurnya, persiapan saat melawan PSIM tidak begitu bagus dari sisi performa. Saya menunjukkan kepada pemain kesalahan-kesalahan yang kami buat, kesalahan yang sudah berminggu-minggu tidak kami lakukan," ujar Riekerink.

Baca Juga: Yakob Sayuri Kecam Serangan Rasisme di Stadion Kanjuruhan saat Laga Imbang Malut United Lawan Arema FC

Ia menegaskan bahwa standar permainan harus ditingkatkan demi menjaga asa merangkak ke papan atas klasemen. "Jika kami mengulangi kesalahan fundamental yang sama di delapan pertandingan sisa, kami akan lebih sering kalah. Lawan Malut United harus ada penampilan Dewa United yang berbeda," tambahnya. 

Dewa United dipastikan tampil tanpa bek jangkung Nick Kuipers yang harus absen lantaran sanksi akumulasi kartu. Kendati demikian, Riekerink merasa lega karena badai cedera mulai mereda dan beberapa opsi pengganti telah siap diturunkan. Untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Kuipers, pelatih asal Belanda tersebut memberikan sinyal akan melakukan rotasi atau perubahan skema.

"Kami memiliki beberapa opsi pemain dan mungkin akan menggunakan sistem yang berbeda tanpa Nick. Kami punya Wahyu Prasetyo yang juga pernah bermain di Malut United, dan saya sangat senang dia ada di tim. Lowe juga sudah kembali dan menjadi opsi di lini pertahanan," jelasnya. 

Pertandingan melawan Malut United dipandang sebagai ujian krusial untuk mengukur konsistensi tim sebelum menghadapi lawan berat lainnya, termasuk Persib Bandung di pekan berikutnya.  "Kami tahu target kami; kami ingin berada di posisi yang lebih baik dari sekarang. Targetnya adalah mengakhiri kompetisi setidaknya di enam besar, dan jika memungkinkan, kami akan mengejar posisi yang lebih tinggi lagi," tutup pelatih yang pernah menukangi Galatasaray tersebut. 

Laga ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat Malut United dikenal tangguh saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Kemenangan akan menjadi harga mati bagi Dewa United untuk terus menjaga peluang finis di posisi elit klasemen musim ini.

EDITOR: Edi Yulianto