← Beranda
Blunder Raickovic dan Gol Perovic Dianulir! Persija Jakarta Ungguli Persebaya Surabaya 1-0 di Babak Pertama
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 12 April 2026 | 02.58 WIB
Gol Mihailo Perovic dianulir karena offside saat Persebaya Surabaya menghadapi Persija Jakarta di GBK. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Duel panas Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di pekan ke-27 Super League 2025/2026 langsung menghadirkan drama sejak awal laga. Blunder Milos Raickovic dan gol Mihailo Perovic yang dianulir membuat Persebaya Surabaya harus tertinggal 0-1 di babak pertama.

Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan tidak memberi ruang sedikit pun untuk berkembang.

Persija Jakarta langsung menekan sejak menit awal melalui kombinasi lini serang mereka.

Peluang pertama datang pada menit ketiga saat Van Basty Sousa e Silva melepaskan tembakan, namun masih mampu diblok lini belakang Persebaya Surabaya.

Tak lama berselang, Allano Brendon de Souza Lima juga mencoba peruntungannya di menit keempat. Namun, upayanya masih belum menemui sasaran meski situasi sempat membahayakan gawang Persebaya Surabaya.

Tekanan Persija Jakarta akhirnya membuahkan hasil lewat momen krusial di menit ke-15. Blunder Milos Raickovic yang menjatuhkan Eksel Runtukahu di kotak penalti membuat wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Allano Brendon de Souza Lima yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan penaltinya tak mampu dihentikan Andhika Ramadhani dan membawa Persija Jakarta unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Persebaya Surabaya mencoba merespons melalui permainan yang lebih berani.

Toni Firmansyah sempat mendapatkan peluang di menit ke-27, tetapi tembakannya masih berhasil diblok pemain bertahan Persija Jakarta.

Persebaya Surabaya sebenarnya sempat membangkitkan harapan lewat aksi Mihailo Perovic di menit ke-30. Penyerang asal Serbia itu berhasil memanfaatkan umpan terobosan matang dari Francisco Rivera dan mencetak gol.

Namun, kegembiraan tersebut harus pupus setelah wasit menganulir gol tersebut. Mihailo Perovic lebih dulu berada dalam posisi offside sehingga skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Persija Jakarta.

Momentum tersebut membuat Persebaya Surabaya semakin meningkatkan intensitas serangan. Francisco Rivera sempat mencoba peruntungannya di menit ke-33, tetapi lagi-lagi upayanya masih mampu diblok pertahanan lawan.

Di sisi lain, laga juga diwarnai tensi tinggi antar pemain di lapangan. Arief Catur Pamungkas harus menerima kartu kuning pada menit ke-33 setelah melakukan pelanggaran keras.

Persija Jakarta tak tinggal diam dan tetap mencoba menambah keunggulan. Emaxwell Souza de Lima juga mendapatkan kartu kuning pada menit ke-36 setelah pelanggaran yang menghentikan serangan Persebaya Surabaya.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Persija Jakarta kembali menciptakan peluang berbahaya. Eksel Runtukahu mendapatkan kesempatan di menit ke-40, tetapi tembakannya masih melenceng dari sasaran.

Emaxwell Souza de Lima juga terus menjadi ancaman bagi lini belakang Persebaya Surabaya. Beberapa kali ia menciptakan peluang, namun belum mampu mengubah skor hingga menjelang turun minum.

Wasit memberikan tambahan waktu empat menit di akhir babak pertama. Meski kedua tim berusaha memaksimalkan waktu yang ada, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Persija Jakarta 1-0 atas Persebaya Surabaya. Gol penalti Allano Brendon de Souza Lima menjadi pembeda sementara dalam duel klasik yang sarat tensi ini.

Susunan pemain kedua tim menunjukkan kekuatan terbaik yang diturunkan sejak awal laga. Persija Jakarta mengandalkan nama-nama seperti Carlos Eduardo di bawah mistar serta Rizky Ridho di lini belakang.

Sementara itu, Persebaya Surabaya mengandalkan Andhika Ramadhani sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Risto Mitrevski dan Leonardo Lelis, dengan Francisco Rivera sebagai motor permainan di lini tengah.

Di lini depan, Persebaya Surabaya menurunkan trio Pedro Rodrigues, Riyan Ardiansyah, dan Mihailo Perovic. Kombinasi ini sempat memberikan ancaman, meski belum mampu membuahkan gol sah hingga babak pertama berakhir.

Pertandingan masih menyisakan babak kedua yang diprediksi akan berlangsung lebih sengit. Persebaya Surabaya tentu harus segera bangkit jika ingin mencuri poin di kandang Persija Jakarta.

Momentum kebangkitan sebenarnya sudah terlihat, terutama dari gol yang sempat dicetak Mihailo Perovic meski dianulir.

Jika mampu menjaga fokus dan meminimalkan kesalahan, peluang untuk menyamakan kedudukan masih terbuka.

Sebaliknya, Persija Jakarta dipastikan akan mencoba mempertahankan keunggulan sekaligus menambah gol. Dukungan suporter di Stadion Gelora Bung Karno menjadi energi tambahan untuk menjaga dominasi mereka.

Duel klasik ini masih jauh dari kata selesai. Babak kedua akan menjadi penentu apakah Persebaya Surabaya mampu membalikkan keadaan atau Persija Jakarta justru mengunci kemenangan.


Gol Allano sukses bikin Persebaya Surabaya tertinggal 1-0 menghadapi Persija Jakarta di GBK. (Dok. Persija)
Gol Allano sukses bikin Persebaya Surabaya tertinggal 1-0 menghadapi Persija Jakarta di GBK. (Dok. Persija)

 

EDITOR: Hendra