← Beranda
5 Bintang Tumbang Jelang Duel Klasik! Persija Jakarta Dipaksa Berjudi Lawan Persebaya Surabaya di GBK
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 11 April 2026 | 13.10 WIB
Persija Jakarta menghadapi krisis pemain jelang duel panas kontra Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Persija)

 

JawaPos.com–Persija Jakarta menghadapi ujian berat jelang laga panas kontra Persebaya Surabaya pada lanjutan super league di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (11/4) pukul 19.00 WIB. Lima pemain penting dipastikan absen, memaksa Mauricio Souza memutar otak mencari komposisi terbaik di tengah tekanan besar dari publik sendiri.

Situasi jelang laga kontra Persebaya ini jelas bukan modal ideal bagi Macan Kemayoran Persija Jakarta yang tengah berusaha bangkit dari tren negatif. Tiga pertandingan terakhir tanpa kemenangan membuat posisi mereka di klasemen super league mulai terancam oleh para pesaing.

Namun, laga Persija melawan Persebaya Surabaya tetap menjadi momentum penting yang tak boleh disia-siakan. Bermain di hadapan Jakmania yang dipastikan memadati GBK, Persija Jakarta menargetkan kemenangan demi menjaga asa bersaing di papan atas super league.

Baca Juga: Misi Rachmat Irianto Ulang Memori Manis di GBK! Persebaya Surabaya Siap Libas Tuan Rumah Persija Jakarta

Tekanan untuk menang bukan sekadar soal poin, tetapi juga harga diri sebagai salah satu kekuatan besar di sepak bola Indonesia. Apalagi, duel Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya selalu menyajikan tensi tinggi dan gengsi yang sulit diukur dengan angka.

Dalam sepekan terakhir, Paulo Ricardo dan kolega menjalani latihan intensif untuk memperbaiki berbagai kekurangan. Evaluasi dilakukan menyeluruh, terutama setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.

Mauricio Souza memastikan timnya sudah siap tempur meski dalam kondisi pincang. Dia menegaskan seluruh pemain menunjukkan komitmen tinggi untuk memberikan respons positif di laga krusial ini.

Baca Juga: Bahaya di GBK! Persebaya Surabaya Belum 100 Persen, Bernardo Tavares Bertekad Curi Poin Lawan Persija Jakarta

”Kami tahu bahwa kami harus segera memberikan respons kepada suporter. Para pemain sadar dan termotivasi untuk pertandingan besok. Saya benar-benar berharap besok kami bisa memainkan pertandingan yang hebat dan kembali meraih kemenangan,” tutur Mauricio, Jumat (10/4).

Optimisme itu tetap dijaga meski lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan. Persebaya Surabaya datang dengan kekuatan penuh dan ambisi mencuri poin di kandang lawan.

Mauricio juga tak menutup mata terhadap kualitas yang dimiliki Green Force. Dia menilai Persebaya Surabaya sebagai tim dengan materi pemain solid meski performanya kerap naik turun.

”Terkait Persebaya, mereka adalah tim yang hebat. Mereka adalah tim yang juga cukup banyak berfluktuasi (naik turun performa) di kompetisi. Tetapi mereka memiliki skuad yang sangat kuat,” imbuh Mauricio Souza.

”Saya kenal beberapa pemain yang bermain di sana. Pertemuan besok tidak diragukan lagi akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Tapi saya berharap bahwa kami benar-benar bisa memberikan yang terbaik,” lanjut dia.

”Persija dan Persebaya adalah dua kekuatan besar di sepak bola Indonesia. Pertandingan ini punya segalanya untuk menjadi laga yang hebat nanti,” ucap Mauricio Souza.

Baca Juga: Persib vs Bali United: Misi Pertahankan Puncak, Maung Bandung Waspadai Ancaman Mematikan Lawan di GBLA!

Masalah terbesar Persija Jakarta justru datang dari absennya sejumlah pemain kunci. Kondisi ini membuat keseimbangan tim berpotensi terganggu, terutama di lini pertahanan dan tengah.

Hanif Sjahbandi dan Mauro Ziljstra masih harus menepi karena cedera yang belum pulih sepenuhnya. Kehilangan mereka sudah cukup membuat opsi rotasi menjadi terbatas.

Situasi makin rumit setelah tiga pemain lain dipastikan absen karena alasan berbeda. Thales Lira harus menepi akibat akumulasi kartu kuning yang ia terima di laga sebelumnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Premier League 11–14 April: Big Match Chelsea vs Manchester City Jadi Sorotan

Sementara itu, Jordi Amat tidak bisa tampil karena menjalani sanksi kartu merah. Kehilangan pemain berpengalaman seperti Jordi jelas menjadi pukulan besar bagi lini belakang Persija Jakarta.

Di sisi lain, Shayne Pattynama juga dipastikan absen akibat infeksi pencernaan. Kondisi tersebut membuat sektor kiri pertahanan kehilangan salah satu pemain andalannya.

Kombinasi absennya lima pemain ini memaksa Mauricio Souza untuk berpikir kreatif. Dia harus meracik ulang strategi sekaligus memastikan pemain pengganti mampu tampil maksimal.

Baca Juga: Persija Butuh 3 Poin di GBK, Fabio Calonego: Kami Akan Berjuang Sampai Akhir

”Kami memiliki beberapa pemain absen yang penting untuk pertandingan ini. Tetapi di dalam apa yang telah kami lakukan di minggu ini, kami berhasil mengeksekusi semuanya,” terang Mauricio.

Pernyataan itu menjadi sinyal Persija Jakarta tidak ingin mencari alasan di balik krisis pemain. Mereka tetap menargetkan kemenangan dengan siapa pun yang turun ke lapangan.

Duel ini diprediksi berjalan sengit sejak menit awal. Persebaya Surabaya yang datang dengan kepercayaan diri tinggi tentu akan mencoba memanfaatkan celah dari kondisi pincang tuan rumah.

Sebaliknya, Persija Jakarta akan mengandalkan semangat juang serta dukungan penuh suporter. Atmosfer GBK diyakini bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain yang tampil.

Baca Juga: Persib Bandung Fokus Jaga Puncak Klasemen, Frans Putros Tekankan Konsistensi Tim

Pertandingan ini bukan sekadar soal taktik, tetapi juga mental dan determinasi. Tim yang mampu menjaga fokus dan memanfaatkan peluang kemungkinan besar akan keluar sebagai pemenang.

Bagi Persija Jakarta, kemenangan akan menjadi titik balik yang sangat dibutuhkan. Sebaliknya, kekalahan bisa memperpanjang krisis sekaligus menambah tekanan pada tim dan pelatih.

Sementara itu, Persebaya Surabaya melihat laga ini sebagai peluang emas untuk mencuri poin. Mereka akan berusaha memanfaatkan kondisi lawan yang tidak dalam kekuatan terbaik.

Baca Juga: Link Live Streaming Persita Tangerang vs Arema FC: Jadwal, Kick Off, dan Info Siaran

Akhirnya, duel klasik ini kembali menyajikan cerita menarik yang layak dinantikan. Dengan segala drama absennya pemain dan ambisi kedua tim, laga di GBK dipastikan berlangsung panas hingga peluit akhir.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah