JawaPos.com–Persebaya Surabaya datang ke Jakarta dengan misi besar sekaligus tantangan serius. Kondisi tim yang belum sepenuhnya fit menjadi sorotan jelang duel panas kontra Persija Jakarta pada laga super league di Stadion Gelora Bung Karno.
Laga Persija vs Persebaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ada gengsi, ada sejarah panjang, dan ada ambisi besar yang dibawa Green Force untuk mematahkan tren buruk di kandang lawan.
Persebaya Surabaya tetap menatap laga ini dengan optimisme tinggi. Meski menghadapi tekanan dan kondisi pemain yang belum 100 persen, semangat mencuri poin tetap menyala.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tidak menutup fakta soal kondisi timnya. Dia menyebut masa persiapan kali ini memberi sedikit keuntungan, meski belum sepenuhnya ideal.
”Dalam masa persiapan ini, para pemain memiliki waktu istirahat yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Itu hal yang baik. Namun, beberapa pemain masih belum berada di kondisi 100 persen. Kami akan melihat kondisi mereka hari ini dan besok untuk memastikan kesiapan,” ujar Coach Tavares.
Situasi ini jelas menjadi perhatian serius tim pelatih. Kebugaran pemain akan sangat menentukan strategi yang diterapkan di lapangan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Premier League 11–14 April: Big Match Chelsea vs Manchester City Jadi Sorotan
Selain faktor fisik, Persebaya Surabaya juga fokus pada kesiapan taktik. Bernardo Tavares memastikan timnya tidak datang tanpa rencana menghadapi kekuatan Persija Jakarta.
”Kami juga menyiapkan rencana untuk pertandingan. Bermain di stadion ini tentu bagus, dan kami berharap tim bisa menampilkan permainan yang baik serta memberikan yang terbaik,” jelas Bernardo Tavares.
Namun, tantangan terbesar bukan hanya soal teknis. Statistik lima tahun terakhir menjadi bayang-bayang yang belum berhasil dihapus oleh Persebaya Surabaya.
”Kami tahu sudah lima tahun kami tidak menang di sini. Ini tidak akan mudah. Tapi tim kami akan berusaha maksimal,” sambung Bernardo Tavares.
Catatan tersebut membuat laga ini terasa lebih berat. Stadion Gelora Bung Karno seolah menjadi tempat yang belum bersahabat bagi Green Force dalam beberapa musim terakhir.
Jika melihat statistik pertemuan, duel kedua tim sebenarnya cukup seimbang. Dari 13 pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya meraih 4 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 3 kali menelan kekalahan.
Baca Juga: Persija Butuh 3 Poin di GBK, Fabio Calonego: Kami Akan Berjuang Sampai Akhir
Meski begitu, hasil di putaran pertama musim ini masih segar di ingatan. Saat itu, Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 1-3.
Kondisi ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi skuad Green Force. Mereka punya kesempatan untuk membalas sekaligus membuktikan perkembangan tim.
Bernardo Tavares juga mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan. Persija Jakarta tetap memiliki kualitas, terutama dari kedalaman skuad yang mereka miliki.
Baca Juga: Persib Bandung Fokus Jaga Puncak Klasemen, Frans Putros Tekankan Konsistensi Tim
”Persija juga memiliki pemain yang tidak bisa bermain, tetapi mereka punya kedalaman skuad yang baik. Jadi saya pikir besok akan menjadi pertandingan yang bagus,” jelas Bernardo Tavares.
Pernyataan ini menunjukkan kewaspadaan tinggi dari kubu Persebaya Surabaya. Absennya beberapa pemain lawan tidak serta-merta membuat pertandingan menjadi mudah.
Namun, satu hal yang pasti, Persebaya Surabaya tidak datang untuk bermain aman. Mentalitas menyerang tetap menjadi identitas yang diusung oleh tim besutan Bernardo Tavares.
Baca Juga: Link Live Streaming Persita Tangerang vs Arema FC: Jadwal, Kick Off, dan Info Siaran
”Namun, kami tidak pernah bermain untuk hasil imbang. Kami selalu berusaha untuk menang. Kami tahu ini akan sulit, tetapi dalam sepak bola selalu ada kemungkinan untuk membuat kejutan,” tandas Bernardo Tavares.
Keyakinan ini menjadi modal penting di tengah kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal. Sepak bola selalu menyimpan ruang bagi kejutan, dan itu yang ingin dimanfaatkan oleh Green Force.
Secara statistik musim ini, Persebaya Surabaya menunjukkan performa yang cukup kompetitif. Dari 26 pertandingan, mereka telah mencetak 38 gol dan kebobolan 30 kali.
Produktivitas tersebut ditopang oleh 17 assist yang tercatat sepanjang musim. Angka ini menunjukkan lini serang Persebaya Surabaya tetap memiliki potensi membahayakan.
Baca Juga: Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Terutama saat menghadapi tim dengan kualitas dan tekanan tinggi seperti Persija Jakarta.
Laga di Stadion Gelora Bung Karno akan menjadi ujian sesungguhnya. Bukan hanya soal kualitas permainan, tetapi juga mental bertanding dan daya tahan fisik pemain.
Jika mampu melewati tekanan dan memaksimalkan peluang, bukan tidak mungkin Persebaya Surabaya membawa pulang hasil positif. Meski tidak mudah, peluang itu tetap terbuka.
Baca Juga: Laga Penentuan! Barito Putera vs PSS Sleman Berebut Tiket Promosi ke Super League
Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Bernardo Tavares meracik strategi terbaik. Apakah Green Force mampu mematahkan kutukan lima tahun tanpa kemenangan di GBK, atau justru kembali pulang dengan kekecewaan.
Satu yang pasti, laga ini akan menjadi panggung pembuktian bagi Persebaya Surabaya. Di tengah kondisi belum 100 persen, mereka dituntut tetap tampil maksimal dan berani membuat kejutan.