JawaPos.com — Laga Persita Tangerang vs Arema FC di pekan ke-27 Super League berakhir dramatis dengan skor tipis 0-1. Satu gol “tak biasa” dari Gustavo Franca jadi pembeda sekaligus penentu kemenangan Arema FC.
Pertandingan yang digelar di Stadion Banten International Stadium, Jumat (10/4/2026) malam, berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil ngotot demi mengamankan poin penting di fase krusial kompetisi.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Persita Tangerang dan Arema FC langsung terlibat duel terbuka. Jual beli serangan membuat tempo laga tinggi dan memaksa kedua lini belakang bekerja ekstra keras.
Persita Tangerang tampil disiplin dengan pressing ketat saat kehilangan bola. Sementara Arema FC terlihat kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah di awal pertandingan.
Peluang pertama yang cukup berbahaya datang dari Ramon Bueno pada menit ke-23. Gelandang Persita Tangerang itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun masih mampu ditepis Lucas Frigeri.
Kiper veteran Arema FC tersebut tampil sigap di bawah mistar gawang. Pengalamannya terlihat saat berkali-kali mengamankan situasi bola mati dan tekanan dari Persita Tangerang.
Wasit mulai mengeluarkan kartu kuning di menit ke-17 untuk Julian Guevara. Ia dinilai menghentikan serangan berbahaya yang dibangun Eber Bessa.
Tak lama berselang, Hansamu Yama juga menerima kartu kuning di menit ke-31. Bek Arema FC itu melanggar Nur Hardianto dalam duel perebutan bola di lini tengah.
Menjelang akhir babak pertama, Pablo Ganet hampir memecah kebuntuan lewat tendangan bebas. Sepakannya mengarah ke tiang jauh, namun kembali digagalkan Lucas Frigeri.
Babak pertama ditutup tanpa gol meski kedua tim sama-sama menciptakan peluang. Skor kacamata mencerminkan ketatnya duel di lapangan.
Memasuki babak kedua, Arema FC mulai tampil lebih agresif. Mereka berani mengambil inisiatif serangan untuk memecah kebuntuan yang tak kunjung terpecahkan.
Pablo Ganet kembali mencoba peruntungannya di menit ke-54. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti hanya membentur sisi luar jala gawang Arema FC.
Peluang emas juga didapat Aleksa Andrejic di menit ke-65. Namun sayang, ia terpeleset saat akan mengeksekusi bola sehingga peluang itu terbuang sia-sia.
Gol yang ditunggu akhirnya datang di menit ke-76, namun dengan cara yang tak biasa. Gustavo Franca melepaskan tendangan bebas ke arah tiang dekat yang sebenarnya tidak terlalu keras.
Kiper Persita Tangerang, Igor Rodrigues, mencoba mengantisipasi bola tersebut. Namun tangkisannya justru mengarah ke dalam gawang sendiri dan berbuah gol untuk Arema FC.
Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan. Arema FC bermain lebih tenang, sementara Persita Tangerang mencoba meningkatkan intensitas serangan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, langsung menarik keluar Gustavo Franca usai mencetak gol. Keputusan itu tampaknya untuk menjaga keseimbangan tim di sisa pertandingan.
Memasuki masa injury time, drama kembali terjadi di depan gawang Persita Tangerang. Dalberto Luan sempat mencetak gol melalui sundulan yang terlihat sempurna.
Namun selebrasi Arema FC harus tertunda setelah hakim garis mengangkat bendera tanda offside. Keputusan itu membuat gol kedua Arema FC dianulir.
Marcos Santos bahkan sempat meminta pengecekan VAR untuk memastikan keputusan tersebut. Meski begitu, keputusan wasit tidak berubah dan gol tetap dibatalkan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-1 untuk kemenangan Arema FC. Hasil ini menjadi tambahan tiga poin penting bagi tim tamu di papan klasemen.
Di sisi lain, Persita Tangerang harus menerima hasil pahit di kandang sendiri. Mereka sebenarnya tampil solid, namun kurang efektif dalam memanfaatkan peluang.
Kemenangan ini tak lepas dari peran penting lini belakang dan kiper Arema FC. Lucas Frigeri menjadi salah satu pemain kunci dengan sejumlah penyelamatan krusial.
Sementara itu, Dalberto Luan harus menunda ambisinya menambah pundi-pundi gol musim ini. Gol yang sempat ia cetak harus dianulir akibat posisi offside yang tipis.
Hasil ini membuat persaingan di Super League semakin menarik menjelang akhir musim. Setiap poin menjadi sangat berharga bagi tim yang berburu posisi terbaik di klasemen.
Susunan Pemain:
Persita Tangerang: Igor Rodrigues; Javlon Guseynov, Mario Jardel, Muhammad Toha, Tamirlan Kozubaev; Eber Bessa, Pablo Ganet, Ramon Bueno; Nur Hardianto, Hokky Caraka, Rayco Rodriguez.
Arema FC: Lucas Frigeri; Hansamu Yama, Rio Fahmi, Johan Farizi, Julian Guevara; Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Matheus Blade, Roberto Filho; Dalberto Luan, Gabriel Silva.