← Beranda
Diserbu Sejak Pagi! Kolaborasi Persib Bandung x Weekend Offender Bikin Bobotoh Rela Antre Panjang
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 10 April 2026 | 16.56 WIB
Jersey baru kolaborasi Persib Bandung x Weekend Offender. (Persib)

JawaPos.com — Graha Persib, Kamis pagi, 9 April 2026, menjadi saksi antusiasme luar biasa Bobotoh menyambut kolaborasi Persib Bandung dengan Weekend Offender. Jam baru menunjukkan pukul 08.00 WIB, tetapi ratusan orang sudah memadati area demi satu tujuan: mendapatkan jersey eksklusif yang baru dirilis.

Mereka datang dengan semangat yang sama, berburu identitas yang kini hadir dalam balutan desain streetwear kelas dunia.

Kolaborasi ini langsung mencuri perhatian karena memadukan kebanggaan klub dengan gaya urban yang sedang digandrungi.

Weekend Offender sendiri bukan nama sembarangan di dunia fashion.

Baca Juga: Persija Jakarta Berselisih Sembilan Poin dari Persib, Fabio Calonego Siap Lumat Persebaya Surabaya Demi Jaga Peluang Juara!

Brand asal Britania Raya ini dikenal memiliki akar kuat dalam subkultur casual sepak bola Inggris, dengan ciri khas desain sederhana dan nuansa “kenakalan” akhir pekan yang ikonik.

Didirikan pada 2004 oleh Sam Jones dan Rhydian Powell, label ini tumbuh menjadi simbol gaya bagi komunitas pecinta sepak bola.

Tak heran jika kolaborasi dengan Persib Bandung langsung terasa relevan dan memiliki daya tarik tersendiri bagi Bobotoh.

Sejak pagi, gelombang Bobotoh terus berdatangan ke Graha Persib. Mereka tidak hanya berasal dari sudut Kota Bandung, tetapi juga dari luar daerah, menunjukkan betapa besar magnet kolaborasi ini.

Baca Juga: Bernardo Tavares Koleksi 9 Poin Lawan Persija Jakarta! Modal Apik Persebaya Surabaya Melawat ke Gelora Bung Karno

Ada yang datang berdua, ada pula yang berkelompok, saling berbagi cerita di tengah antrean panjang. Bahkan, tak sedikit yang rela berangkat sejak subuh demi memastikan diri tidak kehabisan jersey incaran.

Di lantai 1, antrean panjang mengular hingga ke trotoar. Meski demikian, suasana tetap tertib, mencerminkan kedewasaan suporter dalam menyikapi euforia besar seperti ini.

Petugas terlihat sigap mengatur alur. Satu per satu Bobotoh menerima nomor antrean, yang menjadi “tiket” menuju kesempatan mendapatkan jersey kolaborasi tersebut.

Tepat pukul 09.35 WIB, gelombang pertama mulai bergerak menuju lantai 2, lokasi Persib Store. Di dalam, suasana terasa lebih terorganisir dengan alur antrean yang jelas dan ritme yang terjaga.

Setiap pembeli diberi batas maksimal dua potong jersey. Aturan ini diterapkan agar lebih banyak Bobotoh bisa merasakan momen spesial tersebut secara merata.

Baca Juga: Susul Mohamed Salah, Andy Robertson Tinggalkan Liverpool Akhir Musim Ini

Bagi Bobotoh, membeli jersey ini bukan sekadar transaksi biasa. Ada nilai emosional yang melekat, mulai dari kebanggaan hingga rasa memiliki terhadap klub kesayangan.

Kolaborasi ini menjadi simbol baru yang mempertemukan identitas klub dengan gaya hidup modern. Sebuah langkah yang menunjukkan sepak bola kini tak hanya hidup di lapangan, tetapi juga di keseharian para pendukungnya.

Di tengah antrean panjang, kesabaran menjadi kunci. Namun bagi Bobotoh, proses menunggu justru menjadi bagian dari pengalaman yang tak terlupakan.

Salah satu Bobotoh, Fanny asal Cikutra, mengaku datang sejak pukul 08.30 WIB demi mendapatkan jersey tersebut. Ia merasa perjuangannya terbayar setelah berhasil membawa pulang produk kolaborasi yang diincar.

Baca Juga: Koleksi 10 Gol dalam 5 Laga! Persija Jakarta Jauh Lebih Gacor Dibandingkan Persebaya Surabaya

"Saya sengaja datang untuk membeli jersey Persib x Weekend Offender. Senang banget karena akhirnya bisa mendapatkannya meskipun harus mengantre sejak pagi. Secara umum, semuanya berjalan tertib dan teratur," ujarnya.

Fanny juga mengapresiasi sistem antrean yang diterapkan. Menurutnya, pembatasan jumlah pembelian membuat suasana tetap nyaman dan adil bagi semua Bobotoh.

Di balik tingginya antusiasme tersebut, pihak klub melihat fenomena ini sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar penjualan produk. Ini adalah cerminan kuatnya hubungan emosional antara klub dan suporternya.

VP Commercial PT Persib Bandung Bermartabat, Budi Ulia, menilai momen ini sebagai refleksi kedekatan yang terus terjaga. Ia melihat antrean panjang sebagai bukti nyata loyalitas Bobotoh.

"Yang kami lihat hari ini bukan hanya antrean, tetapi bentuk keterikatan yang kuat antara Persib dan Bobotoh. Kolaborasi ini menjadi cara kami untuk menghadirkan Persib tidak hanya di dalam pertandingan, tetapi juga dalam gaya hidup sehari-hari," ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Weekend Offender merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan brand klub. Namun, identitas Persib Bandung tetap menjadi fondasi utama dalam setiap inovasi.

Menurutnya, dunia sepak bola modern menuntut klub untuk hadir di berbagai lini, termasuk industri lifestyle. Hal ini penting agar klub tetap relevan dan dekat dengan generasi baru.

"Antusiasme Bobotoh hari ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan dan kebanggaan untuk mengekspresikan identitas itu dengan cara yang berbeda," tambahnya.

Lebih jauh, ia melihat kesuksesan peluncuran ini sebagai awal dari peluang besar di masa depan. Kolaborasi semacam ini diyakini bisa membuka jalan bagi inovasi lain yang lebih luas.

Baca Juga: Bepe Blak-blakan Jelang Hadapi Persebaya Surabaya! Hidupkan Lagi Mimpi Persija Jakarta Raih Gelar Juara

"Ini menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya kuat secara komersial, tetapi juga memiliki makna bagi Bobotoh. Karena pada akhirnya, setiap produk yang kami hadirkan harus bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka sebagai Bobotoh," tutupnya.

Kolaborasi Persib Bandung dengan Weekend Offender bukan hanya soal fashion. Ini adalah pertemuan dua budaya, sepak bola dan streetwear, yang sama-sama lahir dari semangat komunitas.

Dan dari antrean panjang di pagi hari itu, satu hal terlihat jelas: bagi Bobotoh, kebanggaan tak hanya diteriakkan di stadion, tetapi juga dikenakan dengan penuh gaya.

EDITOR: Banu Adikara