JawaPos.com — Performa Bhayangkara Presisi Lampung FC benar-benar sedang panas. Tim asuhan Paul Munster itu terus tancap gas demi menjaga jarak dari kejaran Persebaya Surabaya di papan klasemen.
Kemenangan dramatis 3-2 atas Persija Jakarta pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 jadi bukti nyata konsistensi mereka.
Hasil itu sekaligus memperpanjang tren luar biasa The Guardian dengan enam kemenangan beruntun.
Baca Juga: Piala AFF U-17 2026 Dimulai 11 April, Ini Jadwal Timnas Indonesia dan Peta Persaingan Grup A
Rentetan hasil positif ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat kebangkitan Bhayangkara FC di fase krusial musim. Tambahan 18 poin dari enam laga membuat posisi mereka kini semakin kokoh di papan atas.
Bhayangkara Presisi Lampung FC kini mengoleksi 44 poin dan duduk di peringkat kelima klasemen sementara. Mereka mulai menjauh dari tekanan Persebaya Surabaya yang menguntit di posisi keenam dengan 42 poin.
Di atas mereka, persaingan papan atas juga tak kalah sengit dengan Persib Bandung memimpin klasemen dengan 61 poin.
Baca Juga: 10 Kesalahan Fatal Saat UTBK SNBT 2026 yang Bikin Fokus Terganggu dan Berujung Gagal Lolos
Borneo FC Samarinda membuntuti di posisi kedua dengan 57 poin, disusul Persija Jakarta dengan 52 poin dan Malut United FC dengan 46 poin.
Menariknya, kebangkitan Bhayangkara FC justru dimulai saat menumbangkan Persebaya Surabaya di kandangnya sendiri. Kemenangan 2-1 di Surabaya pada pekan ke-21 menjadi titik balik performa tim berjuluk The Guardian tersebut.
Setelah itu, laju mereka benar-benar tak terbendung. Bhayangkara FC sukses menaklukkan Persik Kediri dengan skor 4-3, lalu menggulung Semen Padang FC 4-0 di kandang.
Tak berhenti di situ, mereka juga mencuri kemenangan 2-0 dari Dewa United FC di laga tandang. Momentum itu dilanjutkan dengan kemenangan atas Arema FC dan ditutup dengan kemenangan penting atas Persija Jakarta.
Pelatih Paul Munster mengakui kemenangan atas Persija bukan perkara mudah. “Ini adalah laga yang menyenangkan karena kami mendapatkan tiga poin. Tapi tidak mudah, karena Persija adalah tim yang kuat,” ujarnya usai pertandingan.
Kini, fokus Bhayangkara FC beralih ke laga berikutnya yang tak kalah menantang. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu (11/4/2026) mendatang.
Baca Juga: 5 Rahasia Aman Beli Mobil Bekas Kilometer Tinggi, Jangan Sampai Tertipu
Meski secara posisi klasemen Bhayangkara FC lebih unggul, Persijap bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Tim tuan rumah justru sedang dalam tren positif dengan lima laga tanpa kekalahan.
Persijap mencatat satu kemenangan dan empat hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir. Konsistensi tersebut membuat mereka berpotensi menjadi batu sandungan bagi ambisi Bhayangkara FC.
Namun, kepercayaan diri Bhayangkara FC sedang tinggi. Apalagi mereka memiliki sosok Moussa Sidibe yang tengah onfire di lini depan.
Baca Juga: Spanyol Bersikap Keras Atas Israel yang Gempur Lebanon, Sekutu Barat Makin Terpecah
Pemain andalan tersebut tampil tajam dengan mencetak delapan gol dari sembilan penampilan di putaran kedua musim ini. Kontribusinya menjadi salah satu kunci kebangkitan Bhayangkara FC.
Kehadiran Sidibe memberi dimensi berbeda dalam serangan The Guardian. Ia tidak hanya tajam, tetapi juga mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Situasi ini jelas menjadi ancaman serius bagi lini belakang Persijap. Jika tidak diantisipasi dengan baik, tren kemenangan Bhayangkara FC bisa berlanjut tanpa hambatan.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya harus mulai waspada dengan perkembangan ini. Selisih dua poin membuat posisi mereka sangat rentan tergeser lebih jauh jika gagal meraih hasil maksimal di laga-laga berikutnya.
Tekanan semakin terasa karena kompetisi memasuki fase akhir. Setiap poin kini menjadi sangat berharga dalam menentukan posisi akhir klasemen.
Persebaya Surabaya tak punya banyak ruang untuk melakukan kesalahan. Jika Bhayangkara FC terus melaju, maka peluang Green Force untuk kembali menembus lima besar bisa semakin menipis.
Persaingan di papan atas Super League musim ini memang berlangsung ketat. Tidak hanya perebutan gelar juara, tetapi juga persaingan menuju posisi lima besar yang tak kalah panas.
Baca Juga: Rusia Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Desak Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku Regional
Bhayangkara FC kini menjadi salah satu tim dengan momentum terbaik. Konsistensi mereka dalam beberapa pekan terakhir membuat peta persaingan berubah drastis.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap laga akan terasa seperti final. Tim yang mampu menjaga konsistensi berpeluang besar mengakhiri musim dengan hasil manis.
Bhayangkara FC tampaknya memahami betul situasi ini. Mereka tidak hanya menang, tetapi juga menunjukkan mentalitas kuat dalam menghadapi tekanan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 10 April 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin mereka bisa merangsek lebih tinggi di klasemen. Bahkan, posisi empat besar kini mulai terlihat realistis untuk dikejar.
Sementara itu, Persebaya Surabaya dituntut untuk segera bangkit. Jika tidak, mereka berisiko hanya menjadi penonton dalam perebutan posisi elite di akhir musim.
Duel demi duel ke depan akan menjadi penentu segalanya. Satu hal yang pasti, Bhayangkara FC sedang berada di jalur yang tepat untuk menciptakan kejutan besar.