← Beranda
Persebaya Surabaya Merasa Nggak Diuntungkan Meski Persija Jakarta Kehilangan Dua Pilar Lini Belakangnya
Ardha Ihsan Asy'AriKamis, 9 April 2026 | 17.25 WIB
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares lebih fokus mempersiapkan skuadnya saat menghadapi Persija meski tim asal ibukota negara itu kehilangan dua pemainnya. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Misi Persija Jakarta untuk memperpendek jarak dengan Borneo FC dan Persib Bandung dalam perburuan gelar juara Super League akan diuji habis-habisan saat menjamu Persebaya Surabaya, Sabtu (11/4) mendatang.

Namun, jalan terjal sudah menghantui skuad asuhan Mauricio Souza itu. Selain modal yang kurang baik saat kalah dari Bhayangkara Presisi pekan lalu, Persija juga dipastikan kehilangan dua pilar utama di lini belakang, yaitu Jordi Amat dan Thales Lira.

Jordi Amat harus menepi karena ia menjalani hukuman larangan bertanding akibat kartu merah yang ia peroleh saat kalah dari Bhayangkara Presisi. Sedangkan Lira tidak bisa merumput karena menjalani akumulasi kartu kuning.

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama: Kiper Persib Bandung Baru Kemasukan 11 Gol, Kiper Persebaya Surabaya Malah Ada di Urutan 11 Rekor Kebobolan

Sekilas tampaknya kondisi Persija itu akan menguntungkan Persebaya. Namun, bagi pelatih Bernardo Tavares, ia merasa tetap tidak diuntungkan, karena Macan Kemayoran punya kedalaman skuad yang mumpuni.

“Saya tidak melihat itu sebagai keuntungan bagi kami. Jordi dan Thales memang pemain bagus, tetapi Persija masih memiliki banyak pemain berkualitas yang siap menggantikan mereka,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

Sebagai informasi, selain Jordi Amat dan Thales Lira, Persija masih punya bek-bek tangguh seperti sang kapten Rizky Ridho, Shayne Pattynama, dan juga bek asal Brasil, Paulo Ricardo.

Baca Juga: AS Tegaskan Serangan ke Lebanon Tidak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Iran

Maka dari itu, daripada terbuai dengan Persija yang kehilangan dua bek andalannya, Tavares lebih memilih fokus pada kondisi kesiapan para pemainnya, baik secara fisik maupun mental.

“Saat ini fokus kami adalah melihat pemain mana saja yang tersedia. Kami berharap memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk pertandingan ini,” pungkasnya.

Hal yangg sama juga diutarakan oleh rekrutan baru yang didatangkan dari Malut United, yaitu Riyan Ardiansyah. Seperti komando dari Bernardo tavares, ia dan seluruh rekan-rekan setim sudah memfokuskan diri pada laga menghadapi Macan Kemayoran.

“Kami mempersiapkan diri seperti biasa dan fokus menjalani program latihan yang sudah disusun tim pelatih,” ujar Riyan.

Ia yakin Persija pasti akan merepotkan timnya karena mereka akan bermain di depan para Jakmania, dan mengusung misi bangkit setelah pekan lalu tim asuhan Mauricio Souza tersebut kalah dari Bhayangkara Presisi dan belum menang dalam tiga pertandingan terakhir.

“Persija adalah lawan yang kuat. Karena itu kami harus bekerja lebih keras dan menjaga konsistensi permainan. Secara pribadi saya ingin memberikan kontribusi terbaik agar Persebaya bisa meraih hasil maksimal,” tegas pemain berusia 29 tahun ini.

EDITOR: Banu Adikara