JawaPos.com–PSIS Semarang dipastikan tidak tampil dengan kekuatan terbaik saat menghadapi Persiku Kudus pada pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26. Laga yang akan berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Sabtu (11/4), menjadi ujian tersendiri bagi Mahesa Jenar yang tengah berjuang menjauh dari zona play off degradasi.
Beberapa pemain inti PSIS dipastikan absen dalam pertandingan tersebut. Rizki Darmawan harus menepi akibat hukuman kartu merah yang diterimanya saat melawan Persipal FC di laga Pegadaian Championship.
Selain itu, Delfin Rumbino dan Dani Ibrohim juga tidak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning. Kehilangan tiga pemain tersebut tentu berdampak besar, terutama di lini pertahanan PSIS.
Baca Juga: Drama Kursi Manajer Manchester United: Michael Carrick Difavoritkan, tapi Diragukan Paul Scholes!
Absennya Dani Ibrohim menjadi perhatian khusus karena pemain muda itu dalam beberapa laga terakhir selalu dipercaya mengisi lini belakang bersama Otavio Dutra. Pelatih PSIS Andri Ramawi mengakui kondisi ini bukan situasi ideal bagi timnya. Meski begitu, dia tetap optimistis dengan kedalaman skuad yang dimiliki saat ini.
”Yang jelas hilangnya mereka menjadi kerugian bagi kami, tapi tentunya kami akan maksimalkan pemain yang ada. Untuk lini belakang, masih ada nama-nama seperti Syiha Buddin, Aldair Simanca, atau Rio Saputro. Siapa yang paling siap tentu akan jadi pilihan,” ujar Andri dikutip dari ileague.id.
PSIS memang tengah berada dalam situasi yang cukup rawan. Hingga pekan ke-23, mereka menempati posisi kedelapan dari total 10 tim dengan raihan 19 poin.
Baca Juga: Bali United Siap Tantang Pemuncak Klasemen Persib
Jarak mereka dengan Persiba Balikpapan di peringkat kesembilan hanya terpaut dua angka, membuat setiap pertandingan sisa menjadi sangat krusial. Dengan hanya empat laga tersisa di putaran ketiga, PSIS tidak punya banyak ruang untuk kehilangan poin.
Oleh karena itu, persiapan tim terus dimaksimalkan, terutama dalam aspek taktik dan sistem permainan. Andri menegaskan bahwa timnya sudah mulai fokus pada pematangan strategi jelang laga tandang ini.
”Kita sudah mulai masuk ke taktikal game, playing system untuk laga lawan Persiku,” tegas Andri Ramawi.
Pertandingan melawan Persiku Kudus diprediksi tidak akan berjalan mudah. Selain bermain di kandang lawan, PSIS juga harus menemukan komposisi terbaik untuk menutup lubang yang ditinggalkan para pemain absen.
Hasil di laga ini bisa sangat menentukan langkah PSIS ke depan. Jika mampu mencuri poin, peluang mereka untuk menjauh dari zona berbahaya akan tetap terbuka. Namun jika gagal, tekanan di sisa musim akan semakin berat.