JawaPos.com — Persib Bandung benar-benar menghadapi situasi tak ideal jelang duel panas kontra Semen Padang FC pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Dua pilar penting di lini belakang harus absen, membuat kekuatan Maung Bandung tergerus signifikan saat laga tandang krusial ini.
Dua nama yang dimaksud adalah Patricio Matricardi dan Frans Putros. Keduanya terpaksa menepi akibat akumulasi kartu kuning, dengan total nilai pasar mencapai sekitar Rp 13 miliar.
Kehilangan ini tentu bukan hal sepele bagi Persib Bandung.
Matricardi tercatat sudah mengoleksi empat kartu kuning, sementara Putros bahkan mengantongi tujuh kartu, membuat keduanya harus menjalani sanksi larangan bermain di laga penting ini.
Baca Juga: Uni Eropa: UU Hukuman Mati Israel Sangat Mengkhawatirkan
Absennya dua bek utama ini jelas berpotensi mengganggu stabilitas lini pertahanan Persib Bandung.
Apalagi, laga tandang ke markas Semen Padang dikenal selalu menghadirkan tekanan tinggi, baik dari sisi permainan maupun atmosfer stadion.
Meski begitu, pelatih Bojan Hodak memilih tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Ia menegaskan timnya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menutup lubang yang ditinggalkan kedua pemain tersebut.
Baca Juga: Derbi Jatim Bawa Pesan Damai! Cara Panpel Arema FC Amankan Duel Sarat Emosi Lawan Persebaya Surabaya
“Tanpa Pato (Matricardi) dan Putros, mereka terkena sanksi (akumulasi) kartu kuning. Tapi Lucho (Luciano) sudah kembali, Julio (Cesar) sudah kembali. Jadi saya pikir kami punya 23 sampai 25 pemain, jadi setiap orang harus bekerja keras untuk gajinya,” tutur Hodak.
Kabar baik datang dari kembalinya Julio Cesar yang telah pulih dari cedera. Kondisinya kini semakin fit dan siap menjadi opsi penting untuk mengisi kekosongan di lini belakang.
Tak hanya itu, gelandang kreatif Luciano Guaycochea juga sudah kembali mengikuti sesi latihan. Kehadirannya bisa menjadi tambahan energi baru bagi lini tengah Persib Bandung dalam mengatur ritme permainan.
Situasi ini membuat Hodak memiliki opsi rotasi yang cukup fleksibel. Ia menekankan seluruh pemain harus siap tampil maksimal kapan pun dibutuhkan, terutama dalam kondisi krisis seperti saat ini.
Di sisi lain, Semen Padang FC justru sedang berada dalam momentum kebangkitan. Tim berjuluk Kabau Sirah itu tengah berjuang keluar dari zona degradasi dan baru saja menunjuk pelatih anyar, Imran Nahumarury.
Baca Juga: Hodak Sebut Laga Lawan Semen Padang Bakal Sulit untuk Persib Bandung
Pergantian pelatih ini diyakini akan memberikan efek instan bagi performa tim. Motivasi berlipat ganda diprediksi akan ditunjukkan para pemain Semen Padang saat menjamu Persib Bandung di kandang sendiri.
Hodak pun menyadari ancaman tersebut. Ia menilai laga ini akan berjalan jauh lebih sulit karena faktor tuan rumah yang tengah dalam tekanan untuk keluar dari papan bawah klasemen.
“Melawan Semen Padang laga yang sulit karena mereka bermain di kandang dan mereka saat ini berada di zona degradasi. Saya pikir mereka akan tampil 200 persen, tentu akan menjadi sulit,” sebut Hodak.
Baca Juga: Cinta Datang Lebih Cepat! Jean Mota Sudah Terpikat Jakmania Sebelum Resmi Gabung Persija Jakarta
Tekanan besar dipastikan akan mengiringi langkah Persib Bandung sepanjang pertandingan. Selain kehilangan dua bek utama, mereka juga harus menghadapi tim yang bermain dengan determinasi tinggi demi bertahan di kasta tertinggi.
Namun, Persib Bandung tetap punya modal penting dari pengalaman musim lalu. Mereka berhasil meraih hasil positif saat bertandang ke Padang, yang bisa menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad saat ini.
Hodak berharap timnya mampu mengulang hasil tersebut. Ia menegaskan kunci kemenangan ada pada kerja keras dan kemampuan memanfaatkan peluang sekecil apa pun di pertandingan nanti.
“Saya harap kami menemukan cara untuk meraih hasil positif dari sana,” harap Hodak.
Pertandingan ini tak hanya soal tiga poin, tetapi juga ujian mental bagi Persib Bandung. Mampukah mereka tetap solid tanpa dua pemain bernilai miliaran rupiah, atau justru Semen Padang yang memanfaatkan situasi untuk bangkit?
Jawabannya akan ditentukan di atas lapangan. Yang jelas, duel ini dipastikan berlangsung panas dan penuh tensi sejak menit pertama.