← Beranda
Persis Solo di Ujung Tanduk! April Jadi Penentu Nasib Laskar Sambernyawa
Andre Rizal HanafiSelasa, 31 Maret 2026 | 22.21 WIB
Skuad Persis Solo akan berjuang keras lepas dari jerat degradasi Super League musim ini. (Dok. Persis)

 

JawaPos.com - Persis Solo bersiap menghadapi periode krusial sepanjang April 2026 dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26. Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjalani lima pertandingan penting yang bisa menentukan nasib mereka di papan bawah klasemen.

Saat ini, Persis masih tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi 20 poin. Posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena hanya terpaut tipis dari zona degradasi. 

Tim-tim seperti Madura United FC dan Semen Padang FC yang berada tepat di bawahnya memiliki poin yang sama. Bahkan PSBS Biak di dasar klasemen hanya berjarak dua poin saja.

Rangkaian laga berat akan dimulai dengan pertandingan tandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (4/4). 

Baca Juga: Prediksi Brasil vs Kroasia: Duel Taktik Ancelotti vs Dalic yang Layak Dinanti

Setelah itu, Persis kembali ke kandang untuk menjamu Semen Padang FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (12/4).

Tantangan berikutnya tidak kalah berat. Persis harus melakoni laga tandang menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (18/4). 

Selanjutnya, mereka akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Rabu (22/4), sebelum menutup bulan dengan laga tandang kontra Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, Senin (27/4).

Baca Juga: Tak Mau Remehkan Lawan, Marc Klok Tegaskan Persib Bandung Siap Hadapi Semen Padang

Menghadapi jadwal padat ini, pelatih Milomir Seslija memastikan timnya sudah melakukan persiapan maksimal. Usai jeda kompetisi Lebaran, Persis menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta pada 25-28 Maret 2026.

Dalam program tersebut, tim pelatih fokus membangun kebugaran fisik sekaligus meningkatkan kekompakan tim. Sesi ditutup dengan internal game untuk melihat perkembangan para pemain secara langsung.

Milo, sapaan akrab sang pelatih, menilai para pemain menunjukkan progres yang positif selama TC berlangsung. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan baik, baik saat latihan maupun pertandingan.

“Tujuan training centre kali ini adalah menciptakan kebiasaan yang baik. Tidak hanya memberikan 100 persen, tapi 110 persen dalam setiap sesi,” ujarnya dikutip dari ileague.id.

Selain aspek teknis, ia juga menyoroti pentingnya mental bertanding. Menurutnya, mental sebagai pemenang harus terus ditanamkan agar tim mampu menghadapi tekanan di papan bawah klasemen.

Baca Juga: Cedera Belum Pulih, Bruno Paraiba Diragukan Tampil di Laga Persebaya vs Persita

Ia optimistis, dengan kekompakan yang semakin terjalin antara pemain dan ofisial, Persis Solo mampu meraih hasil positif di sisa kompetisi. 

April pun menjadi bulan penentuan apakah Laskar Sambernyawa mampu menjauh dari ancaman degradasi atau justru semakin tertekan.

EDITOR: Banu Adikara