JawaPos.com - Kabar terbaru mengenai kesiapan legiun asing Persebaya Surabaya, Bruno Paraiba, akhirnya mulai menemui titik terang jelang pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
Penyerang asal Brasil tersebut dipastikan belum berada dalam kondisi fisik terbaik, sehingga peluang tampil sebagai starter masih sangat kecil.
Pelatih kepala Bernardo Tavares menegaskan bahwa tim pelatih tidak ingin mengambil risiko besar dengan memaksakan kondisi sang pemain.
Meski kebutuhan tim terhadap kontribusi Paraiba cukup tinggi, pendekatan konservatif tetap menjadi pilihan utama demi menjaga kebugaran jangka panjang.
Baca Juga: Bernardo Tavares Ungkap Titik Lemah Persebaya Surabaya: Transisi Bertahan Jadi PR Utama
“Dia belum dalam kondisi ideal. Memang ada perkembangan, tetapi kami tetap mengikuti arahan tim medis agar proses pemulihannya berjalan maksimal,” ujar Tavares dikutip dari ileague.id.
Sejauh ini, Paraiba baru mencatatkan total 43 menit bermain dalam dua pertandingan terakhir. Penampilannya yang paling disorot terjadi saat menghadapi Borneo FC Samarinda pada 7 Maret lalu.
Dalam laga tersebut, ia hanya bermain selama 24 menit sebagai pemain pengganti dan tidak mampu menghindarkan tim dari kekalahan telak.
Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Harap Putros Ukir Sejarah Bersama Irak di Piala Dunia 2026
Padahal, ekspektasi terhadap pemain berusia 31 tahun itu sempat melonjak tinggi usai debut impresifnya. Pada laga melawan PSIM Yogyakarta, Paraiba langsung mencetak gol hanya tiga menit setelah masuk dari bangku cadangan. Momen tersebut menjadi sinyal awal bahwa ia bisa menjadi pembeda di lini depan Bajul Ijo.
Namun, kondisi fisik yang belum stabil membuat tim pelatih harus lebih berhati-hati. Tavares menilai, memaksakan pemain dalam situasi seperti ini justru bisa berujung pada cedera kambuhan yang lebih serius.
“Kami harus menjaga keseimbangan. Pemain tentu ingin bermain, tapi jika stamina belum siap, risiko cedera akan semakin besar,” jelas pelatih asal Portugal itu.
Situasi ini membuat peluang Paraiba tampil sejak menit awal saat Persebaya menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4), menjadi semakin tipis. Ia kemungkinan kembali dipersiapkan sebagai opsi dari bangku cadangan.
Tim medis kini menjadi kunci dalam menentukan kapan Paraiba benar-benar siap kembali ke performa terbaiknya.
Baca Juga: Persaingan Ketat Menuju BRI Super League, PSS Sleman Andalkan Kombinasi Ideal Tim
Pihak pelatih pun meminta kesabaran dari suporter setia, Bonek dan Bonita, agar sang pemain bisa pulih sepenuhnya.
Dengan peran vitalnya dalam skema serangan, Persebaya jelas berharap Paraiba bisa segera kembali dalam kondisi prima.
Namun untuk saat ini, menjaga kebugaran sang striker menjadi prioritas utama dibanding memaksakan tampil di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.