← Beranda
Pelatih Persita Carlos Pena Bidik Curi Poin Dikandang Persebaya Surabaya
Andre Rizal HanafiSelasa, 31 Maret 2026 | 21.48 WIB
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena (tengah), memberikan instruksinya kepada para pemain Pendekar Cisadane sebelum menghadapi Persebaya Surabaya. (Dok. ILeague)

 

JawaPos.com - Persita Tangerang akan kembali melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi BRI Super League 2025/26 dengan menghadapi laga tandang yang tak mudah. Pendekar Cisadane dijadwalkan bertemu tuan rumah Persebaya Surabaya pada pekan ke-26, Sabtu (4/4/2026).

Setelah hampir satu bulan kompetisi terhenti karena libur Hari Raya Idul Fitri dan agenda internasional, seluruh tim kini bersiap kembali ke lapangan. 

Jeda panjang ini menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga ritme permainan para pemain.

Baca Juga: Peran Baru Calvin Verdonk Jadi Sorotan di Laga Timnas Indonesia vs Bulgaria

Pelatih Persita, Carlos Pena, mengaku tidak sabar untuk kembali bertanding. Ia menilai timnya sedang berada di jalur yang tepat dan berambisi menutup musim dengan hasil terbaik sepanjang sejarah klub.

“Kami dalam jalur yang tepat untuk bisa finis di posisi terbaik dalam sejarah Persita, dan itu akan menjadi motivasi besar kita,” ujar Pena dikutip dari persitafc.com.

Menurutnya, performa Persita sejauh ini cukup konsisten. Mereka mampu bersaing dengan tim-tim kuat, mencatat kemenangan penting, serta produktif dalam mencetak gol. 

Baca Juga: SUV Changan UNI-T Resmi Diproduksi di Brasil, Ini Spesifikasinya

Meski demikian, sang pelatih menegaskan bahwa timnya belum puas dan ingin mengakhiri musim dengan pencapaian yang lebih baik.

Namun, Pena juga menyoroti dampak dari jeda kompetisi yang cukup panjang. Ia menilai kondisi tersebut tidak ideal bagi tim yang tengah berusaha menjaga momentum positif.

“Ini bukan cara terbaik untuk mempersiapkan tim. Banyaknya jeda membuat kontinuitas permainan dan kebugaran pemain jadi terganggu,” jelasnya.

Sebagai solusi, Persita memanfaatkan waktu jeda dengan menggelar sesi latihan intensif serta pertandingan uji coba. Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi fisik pemain sekaligus mempertahankan atmosfer kompetitif di dalam tim.

“Kami mencoba berbagai strategi dalam latihan dan juga memainkan laga uji coba agar tim tetap siap. Fokus kami adalah menjaga pemain tetap dalam kondisi terbaik untuk pertandingan berikutnya,” tambah Pena.

Baca Juga: Fasilitas Layanan Kanker di Indonesia Masih Banyak Kesenjangan, Kolaborasi Multidisiplin Dibutuhkan

Saat ini, Persita menempati posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 41 poin. Mereka hanya terpaut empat angka dari zona empat besar yang dihuni Malut United FC. Artinya, peluang untuk naik posisi masih terbuka lebar jika mampu meraih hasil positif di laga ini.

Laga melawan Persebaya diprediksi akan berjalan sengit, mengingat tuan rumah dikenal kuat saat bermain di kandang. Meski begitu, Persita tetap percaya diri membawa pulang poin penting dari Surabaya.

EDITOR: Banu Adikara